Seri Kajian

Pembahasan komprehensif

📅 2026
👨‍🏫 Ammi Nur Baits S.T., B.A.

🔍 Cari Materi Kajian

Daftar Materi

1

Hati Yang Hidup VS Hati Yang Mati

⏱️ Durasi: 52 menit
🎯 Kajian
puasaramadhan

Kajian ini menekankan bahwa kondisi hati sangat menentukan arah hidup seseorang—jika hati baik maka seluruh amal akan baik, dan jika hati rusak maka akan berdampak pada keseluruhan perilaku. Oleh karena itu, hati perlu dijaga dan dihidupkan dengan iman, ilmu, dan ketaatan kepada Allah.

Selengkapnya →
2

Bahaya Marah

⏱️ Durasi: 38 menit
🎯 Kajian
puasaramadhan

Pembahasan kajian ini adalah perihal bahaya marah dan emosi, orang jika marah biasanya akan berbicara ngawur, gerakannya tidak terkontrol, itulah contoh orang yang melampiaskan amarahnya, terkadang dalam keluarga jika suami isteri saling bertengkar keluar kata talak suami terhadap isterinya, padahal kalimat ini terkadang sah sebagai kalimat cerai, dalam islam cerai yang bisa rujuk itu 2 kali.

Selengkapnya →
3

Bahaya Hasad

⏱️ Durasi: 44 menit
🎯 Kajian
hasadiridengkiiblis

Materi ini membahas tentang penyakit hati berupa hasad (dengki), yaitu sikap tidak suka terhadap nikmat yang Allah berikan kepada orang lain, bahkan berharap nikmat tersebut hilang. Dijelaskan bahwa hasad berbeda dengan ghibthah; ghibthah adalah keinginan memiliki kebaikan seperti orang lain tanpa berharap nikmat itu hilang dari pemiliknya. Hasad merupakan dosa besar dan sangat berbahaya, karena dapat menimbulkan permusuhan, kebencian, bahkan sampai pada tindakan zalim seperti yang dicontohkan dalam kisah Iblis kepada Nabi Adam serta Qabil yang membunuh Habil. Penyakit ini juga sering muncul di lingkungan terdekat, seperti antar tetangga, teman, bahkan keluarga.

Selengkapnya →
4

Belajar Memurnikan Tauhid

⏱️ Durasi: 54 menit
🎯 Kajian
tauhidimantakwa

Materi ini menekankan pentingnya menjaga kemurnian tauhid dan menjauhi segala bentuk kesyirikan, karena syirik merupakan dosa paling besar yang dapat menghapus seluruh amal, menghalangi seseorang masuk surga, dan tidak akan diampuni jika dibawa hingga mati tanpa taubat. Berdasarkan dalil Al-Qur’an, bahkan para nabi pun mendapat peringatan keras tentang bahaya syirik, sehingga menunjukkan bahwa tidak ada toleransi dalam masalah ini. Syirik didefinisikan sebagai menyamakan selain Allah dengan Allah dalam hal yang menjadi kekhususan-Nya, seperti menciptakan, mengatur alam, memberi rezeki, dan mengetahui perkara gaib. Dalam kehidupan sehari-hari, praktik syirik dapat muncul dalam bentuk kepercayaan kepada dukun, tahayul, sesajen, atau keyakinan budaya tanpa dasar wahyu. Oleh karena itu, setiap muslim dituntut untuk memahami tauhid dengan benar, menjauhi keyakinan yang tidak bersumber dari Al-Qur’an dan Sunnah, serta beribadah secara ikhlas hanya kepada Allah.

Selengkapnya →
5

Serba Serbi Puasa Lansia

⏱️ Durasi: 53 menit
🎯 Kajian
puasalansiafidyahwajib

Materi talk show ini membahas berbagai aspek puasa bagi lansia dengan menekankan bahwa Islam adalah agama yang memberikan kemudahan dan tidak membebani di luar kemampuan hamba. Dijelaskan bahwa lansia yang masih mampu tetap wajib berpuasa, sedangkan yang tidak mampu terbagi menjadi dua: ketidakmampuan sementara yang wajib diganti (qadha), dan ketidakmampuan permanen yang diganti dengan fidyah berupa makanan untuk fakir miskin. Selain itu, dibahas juga rincian hukum terkait sakit, fidyah, zakat fitrah, serta kondisi khusus seperti demensia, ibu hamil/menyusui, dan orang yang meninggal dengan hutang puasa. Talk show ini menegaskan pentingnya memahami kondisi diri dalam beribadah, mengambil keringanan (rukhsah) ketika diperlukan, serta tetap menjaga amal wajib seperti salat dan puasa semampunya, khususnya bagi lansia agar tetap istiqamah dalam keterbatasan.

Selengkapnya →
6

Berlebihan Ketika Berbuka

⏱️ Durasi: 32 menit
🎯 Kajian
bukapuasaramadhanisrafmubazir

Materi ini menekankan pentingnya menghindari sikap berlebihan (israf) khususnya saat berbuka puasa, dengan mengingat bahwa Islam adalah agama yang mendorong keseimbangan dan kesederhanaan. Tubuh manusia sebenarnya mampu menyesuaikan diri saat berpuasa sehingga kebutuhan saat berbuka tidaklah banyak, namun sering kali hawa nafsu mendorong seseorang makan secara berlebihan hingga melampaui kebutuhan. Israf dijelaskan sebagai penggunaan hal yang halal tetapi melebihi batas, berbeda dengan tabdzir yang menggunakan harta untuk hal yang haram. Sikap berlebihan ini tidak hanya merugikan secara fisik, tetapi juga dibenci oleh Allah, sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an. Oleh karena itu, seorang muslim dianjurkan untuk mengontrol keinginan, tidak menuruti semua nafsu—termasuk dalam hal makanan—serta menjaga pola makan yang proporsional agar ibadah lebih optimal dan kehidupan tetap seimbang.

Selengkapnya →

🎉 6 Materi Tersedia

6 pertemuan Kajian Menjelang Berbuka telah tersedia untuk dipelajari

Mutiara Hari Ini

Abu Zubair Hawaary

"Akan datang suatu hari kematian menjemputku, tinggallah segala apa yang telah kutulis. Oh andai saja setiap yang membacanya berdo'a untukku, agar Allah Ta'ala melimpahkan ampunan untukku, serta memaafkan kekurangan dan buruknya perbuatanku."

QS. Al-Jumu'ah (62:10)

"Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung."