1

Video Kajian

Tentang Kajian Ini

Kajian pertemuan ke-14 dalam seri Kitab Khudz Aqidatak yang membahas tentang penyimpangan dalam tauhid asma wa sifat (kitab khudz aqidatak). Ammi Nur Baits, S.T., B.A. memberikan penjelasan rinci terkait topik ini.

2

Ringkasan

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

🗓️ Rabu, 7 Mei 2025

🏢 Masjid Al Hidayah, Purwosari, Sleman

Melanjutkan pembahasan kitab Khudz Aqidataka karya Syaikh Muhammad Jamil Zainu رَحِمَهُ الله تعالى, perihal Penyimpangan Dalam Tauhid Asma Wa Sifat.

Soal Apakah tauhid asma’ dan sifat Allah itu?

Jawaban Menetapkan apa yang Allah sifatkan tentang diri-Nya di dalam Al-Qur’an atau yang disifati Rasul-Nya di dalam hadits-hadits yang shahih sesuai dengan hakikatnya tanpa ditakwil, tanpa diserahkan (maknanya kepada Allah), tanpa diserupakan (dengan makhluk), dan tanpa dinafikan. Seperti sifat istiwa’ (tinggi), turun, tangan, dan selainnya sesuai dengan kesempurnaan-Nya.

Allah سبحانه و تعالى berfirman;

يۡسَ كَمِثۡلِهِۦ شَىۡءٌ۬‌ۖ وَهُوَ ٱلسَّمِيعُ ٱلۡبَصِيرُ

إِلَـٰهُكُمۡ إِلَـٰهٌ۬ وَٲحِدٌ۬‌ۖ لَّآ إِلَـٰهَ إِلَّا هُوَ ٱلرَّحۡمَـٰنُ ٱلرَّحِيمُ

Tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia, dan Dia-lah yang Maha mendengar dan Maha melihat. (QS. Asy-Syuura 11)

Rasulullah ﷺ bersabda Allah turun setiap malam ke langit dunia. (HR. Muslim)

Yaitu turun sesuai dengan kebesaran-Nya yang tidak menyerupai seorang pun dari makhluk-Nya.

Mempelajari aqidah asma wa sifat adalah perkara yang mudah, karena islam turun untuk rahmat bagi semesta alam, konsekuensinya ajaran islam itu seluruhnya bisa dipelajari & dipahami untuk diamalkan. Dalam hal kemampuan mengamalkan hamba itu bertingkat-tingkat, sesuai kemampuan masing-masing, sehingga mungkin ada yang paham namun tidak mampu mengamalkan.

Materi aqidah:

1. Berdasarkan dalil ; sangat mudah

2. Pengembangan ;:

menjawab kasus di masyarakat

menjawab syubhat dari tokoh filsafat religi

Beberapa hal tentang asma wa sifat Allah yang harus diperhatikan ;

1. Kaidah nama ; hanya Allah yang berhak sehingga harus berdasarkan dalil

2. Memberitakan tentang Allah, ini lebih longgar diungkapan dalam bentuk nama semisal Al Mutakallim, selama tidak ada pelanggaran syariat

3. Sifat Allah ; semua keterangan tentang Allah baik dalam Al Quran & Hadist Shahih.

Cara memberitahu obyek ada 3 ;

menunjukkan gambar

menunjukkan yang semisal

diberitahu dengan deskripsi, cara ini lebih mungkin untuk sifat Allah melalui dalil

Dusta atas nama Allah diantaranya cerita tentang Allah tanpa bukti, mengingkari perbuatan Allah

Wallahu 'alam

Mutiara Hari Ini

Abu Zubair Hawaary

"Akan datang suatu hari kematian menjemputku, tinggallah segala apa yang telah kutulis. Oh andai saja setiap yang membacanya berdo'a untukku, agar Allah Ta'ala melimpahkan ampunan untukku, serta memaafkan kekurangan dan buruknya perbuatanku."

QS. Al-Jumu'ah (62:10)

"Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung."