1

Video Kajian

Tentang Kajian Ini

Kajian pertemuan ke-102 dalam seri Kitab Bulughul Maram 2 yang membahas tentang makin banyak jamaah makin afdhal. Ammi Nur Baits, S.T., B.A. memberikan penjelasan rinci terkait topik ini.

2

Ringkasan

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

Makin Banyak Jamaah Makin Afdhal

Ustadz Ammi Nur Baits حَفِظَهُ الله تعالى

🗓️ Selasa, 9 Juli 2024

🏢 Masjid Ulil Albab UII Yogyakarta

Melanjutkan pembahasan hadits dalam Kitab Bulughul Maram tentang seputar shalat jamaah dan masjid yakni

َوَعَنْ أُبَيِّ بْنِ كَعْبٍ رضي الله عنه قَالَ قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم ( صَلَاةُ اَلرَّجُلِ مَعَ اَلرَّجُلِ أَزْكَى مِنْ صَلَاتِهِ وَحْدَهُ, وَصَلَاتُهُ مَعَ اَلرَّجُلَيْنِ أَزْكَى مِنْ صَلَاتِهِ مَعَ اَلرَّجُلِ, وَمَا كَانَ أَكْثَرَ فَهُوَ أَحَبُّ إِلَى اَللَّهِ تِعالى ) رَوَاهُ أَبُو دَاوُدَ, وَالنَّسَائِيُّ, وَصَحَّحَهُ اِبْنُ حِبَّان

Dari Ubay Ibnu Ka'ab Radliyallaahu 'anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bersabda Sholat seorang bersama seorang lebih baik daripada sholatnya sendirian, sholat seorang bersama dua orang lebih baik daripada sholatnya bersama seorang, dan jika lebih banyak lebih disukai oleh Allah 'Azza wa Jalla. (Riwayat Abu Dawud dan Nasa'i. Hadits shahih menurut Ibnu Hibban.)

Di masa Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam masih hidup, beliau mengabsen orang-orang yang hadir shalat jamaah di masjid, karena menjadi indikasi bagi mereka yang tidak hadir adalah orang-orang munafik

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu Ta’ala ‘Anhu, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda,

يْسَ صَلاَةٌ أثْقَلَ عَلَى المُنَافِقِينَ مِنْ صَلاَةِ الفَجْرِ وَالعِشَاءِ، وَلَوْ يَعْلَمُونَ مَا فِيهِمَا لأَتَوْهُمَا وَلَوْ حَبْواً

“Tidak ada satu shalat pun yang lebih berat bagi orang-orang munafik melebihi shalat subuh dan shalat isya’. Seandainya mereka mengetahui apa yang disiapkan oleh Allah Ta’ala bagi dua shalat itu, maka mereka akan datang untuk mengerjakan dua shalat itu walaupun dengan merangkak.” (Muttafaqun ‘alaih)

Faktor keimanan akan sangat mempengaruhi tingkat ketaatan ibadah seorang hamba maka semakin iman itu kuat maka ibadah akan semakin rajin & taat karena yakin dengan janji-janji Allah tentang pahala dan keutamaan amal tertentu

Ubay bin kaab, perawi hadits ini memiliki keistimewaan sebagaimana Nabi shollallohu ‘alaihi wasallam pernah bersabda,

سْتَقْرِؤُوْا القُرْآنَ مِنْ أَرْبَعَةٍ مِنْ عَبْدِ اللهِ بنِ مَسْعُودٍ وَسَالِمٍ مَوْلَى أَبِي حُذَيْفَةَ وَأُبَيْ وَمُعَاذِ بنِ جَبَلٍ

Pelajarilah Al Quran dari 4 orang Abdulloh bin Mas’ud, Salim maula Abi Hudzaifah, Ubay bin Ka’ab, dan Mu’adz bi Jabal (HR Bukhori)

Wallahu 'alam

Mutiara Hari Ini

Abu Zubair Hawaary

"Akan datang suatu hari kematian menjemputku, tinggallah segala apa yang telah kutulis. Oh andai saja setiap yang membacanya berdo'a untukku, agar Allah Ta'ala melimpahkan ampunan untukku, serta memaafkan kekurangan dan buruknya perbuatanku."

QS. Al-Jumu'ah (62:10)

"Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung."