1

Video Kajian

Tentang Kajian Ini

Kajian pertemuan ke-18 dalam seri Buku Prinsip Hidupku yang membahas tentang akhlak itu anugerah. Ammi Nur Baits, S.T., B.A. memberikan penjelasan rinci terkait topik ini.

2

Ringkasan Kajian

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

AKHLAK ITU ANUGERAH

🗓️ Selasa, 4 Februari 2025

🏢 Masjid Al Furqon, Godean, Sleman

Melanjutkan pembahasan Buku Prinsip Hidupku, pada bab akhlak baik bisa dipelajari, kita akan mengenal akhlak itu anugrah, seperti kita tahu ada orang yang punya kepribadian baik sejak lahir dan ada yang berakhlak baik karena dilatih.

Dalil bahwa akhlak baik itu anugrah dari Allah adalah, dalam sebuah hadits, dari Abdul Qais:

“Ketika kami datang ke Madinah, maka kami bersegera turun dari kendaraan-kendaraan kami lalu mencium tangan dan kaki Nabi ﷺ. ”Zari berkata, “Sedangkan Al Mundzir Al-Asyaj menunggu sampai dia mendatangi bawaannya lalu memakai dua bajunya kemudian mendatangi Nabi ﷺ. Nabi ﷺ berkata kepadanya, “Sesungguhnya pada dirimu ada dua sifat yang dicintai Allah, yaitu sifat Al hilm dan Al Anah.” Al mundzir berkata, “Wahai Rasulullah! Apakah saya berakhlak dengan keduanya ataukah Allah telah menciptakanku di atas keduanya?”.

Rasulullah ﷺ bersabda, “Allah lah yang telah menciptakanmu di atas keduanya.”

Al mundzir berkata, “Segala puji bagi Allah yang telah menciptakanku memiliki dua perangai yang dicintai Allah.” [HR Abu Dawud.]

Allah menyukai orang bersikap itu berhati-hati, tenang, dan penuh perhitungan tidak tergesa-gesa, sehingga kita perlu meminta kepada Allah karena akhlak itu anugrah dari Allah.

Doa memohon kepada Allah agar diberikan akhlak yang baik

اَللَّهُمَّ اهْدِنِي لِأَحْسَنِ الْأَخْلَاقِ لَا يَهْدِي لِأَحْسَنِهَا إِلَّا أَنْتَ، وَاصْرِفْ عَنِّي سَيِّئَهَا لَا يَصْرِفُ عَنِّي سَيِّئَهَا إِلَّا أَنْتَ

“Allaahummahdinii li-ahsanil akhlaaq, laa yahdii li-ahsanihaa illaa anta, wash-rif ‘annii sayyi-ahaa, laa yash-rifu ‘annii sayyi-ahaa illaa anta.”

“Ya Allah, tunjukkanlah aku kepada akhlak yang baik, tidak ada yang dapat menunjukkan kepadanya kecuali Engkau. Dan palingkanlah dariku kejelekan akhlak, tidak ada yang dapat memalingkannya dariku kecuali Engkau.”([2])
([2]) H.R. Muslim no. 771

Meskipun akhlak yang mulia bisa dipelajari sebagaimana diajarkan oleh Nabi ﷺ,
dari Abu Sa'îd al-Khudri raḍiyallāhu 'anhu secara marfū', bahwa ada sebagian orang dari Ansar yang meminta-minta kepada Rasulullah -ﷺ dan beliau beri. Kemudian minta lagi dan diberi lagi, sampai yang beliau miliki habis. Beliau berkata kepada mereka ketika apa yang beliau miliki sudah habis, "Apa pun kebaikan yang aku punya, aku tidak akan menyembunyikannya dari kalian. Barangsiapa menjaga kehormatan dirinya dari kejelekan, maka Allah akan memulyakannya. Barangsiapa merasa cukup (dengan karunia Allah) maka Allah akan mencukupinya. Barangsiapa melatih diri untuk bersabar, maka Allah akan menjadikannya penyabar. Dan tidaklah seseorang diberi suatu pemberian yang lebih baik dan lebih luas daripada anugerah kesabaran".[Hadis sahih]

  • [Muttafaq 'alaih]

  • Wallahu'alam

    Mutiara Hari Ini

    Abu Zubair Hawaary

    "Akan datang suatu hari kematian menjemputku, tinggallah segala apa yang telah kutulis. Oh andai saja setiap yang membacanya berdo'a untukku, agar Allah Ta'ala melimpahkan ampunan untukku, serta memaafkan kekurangan dan buruknya perbuatanku."

    QS. Al-Jumu'ah (62:10)

    "Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung."