1

Video Kajian

Tentang Kajian Ini

Kajian pertemuan ke-17 dalam seri Buku Prinsip Hidupku yang membahas tentang akhlak baik bisa dipelajari. Ammi Nur Baits, S.T., B.A. memberikan penjelasan rinci terkait topik ini.

2

Ringkasan Kajian

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

BELAJAR BERAKHLAK

Ustadz Ammi Nur Baits حَفِظَهُ الله تعالى

🗓️ Selasa, 28 Januari 2025

🏢 Masjid Al Furqon, Godean, Sleman

Melanjutkan pembahasan Buku Prinsip Hidupku, pada bab belajar berakhlak, bahwasanya akhlak baik itu bisa dipelajari, menyadari jika kita memiliki akhlak yang kurang baik maka perlu menjadi evaluasi diri. Ada beragam akhlak baik yang melekat pada manusia, diantara manusia yang akhlaknya mulia adalah Rasulullah ﷺ, sebagaimana firman Allah سبحانه و تعالى

وَإِنَّكَ لَعَلَىٰ خُلُقٍ عَظِيمٍ

Artinya: Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung.[Al-Qalam Ayat 4]

Kemudian firman Allah سبحانه و تعالى

لَعَمْرُكَ إِنَّهُمْ لَفِى سَكْرَتِهِمْ يَعْمَهُونَ

Artinya: (Allah berfirman): "Demi umurmu (Muhammad), sesungguhnya mereka terombang-ambing di dalam kemabukan (kesesatan)".[Al-Hijr Ayat 72]

Makhluk itu bagian dari tanda kekuasaan Allah سبحانه و تعالى , sehingga dengan menyebut Nabi ﷺ dalam sumpah menjadikan akhlak Nabi ﷺ sebagai mukjizat. Salah satu akhlak beliau ﷺ adalah tidak mencela makanan

عن أبي هريرة رضي الله عنه قال: ما عاب رسول الله صلى الله عليه وسلم طعاما قط، إن اشتهاه أكله، وإن كرهه تركه. [صحيح]
  • [متفق عليه]
  • Dari Abu Hurairah -raḍiyallāhu 'anhu-, ia berkata, "Rasulullah ﷺ sama sekali tidak pernah mencela makanan. Jika beliau suka makanan itu, beliau menyantapnya. Apabila tidak menyukainya, beliau membiarkannya."[Hadis sahih]

  • [Muttafaq 'alaih]

  • Nabi ﷺ diperintahkan untuk bertakwa kepada Allah, sebagaimana firmanNya

    يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّبِىُّ ٱتَّقِ ٱللَّهَ وَلَا تُطِعِ ٱلْكَٰفِرِينَ وَٱلْمُنَٰفِقِينَ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ كَانَ عَلِيمًا حَكِيمًا

    Artinya: Hai Nabi, bertakwalah kepada Allah dan janganlah kamu menuruti (keinginan) orang-orang kafir dan orang-orang munafik. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana,[Al-Ahzab Ayat 1]

    Nabi ﷺ diperintahkan untuk beristighfar:

    فَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ وَٱسْتَغْفِرْهُ ۚ إِنَّهُۥ كَانَ تَوَّابًۢا

    Artinya: Maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampun kepada-Nya. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penerima taubat.[An-Nasr Ayat 3]

    Nabi ﷺ diperintahkan untuk beribadah kepada Allah

    وَٱعْبُدْ رَبَّكَ حَتَّىٰ يَأْتِيَكَ ٱلْيَقِينُ

    Artinya: Dan sembahlah Tuhanmu sampai datang kepadamu yang diyakini (ajal).[Al-Hijr Ayat 99]

    Perintah takwa, istighfar, dan ibadah tidak ada ujungnya, dilakukan hingga akhir hayat.

    Wallahu'alam

    Mutiara Hari Ini

    Abu Zubair Hawaary

    "Akan datang suatu hari kematian menjemputku, tinggallah segala apa yang telah kutulis. Oh andai saja setiap yang membacanya berdo'a untukku, agar Allah Ta'ala melimpahkan ampunan untukku, serta memaafkan kekurangan dan buruknya perbuatanku."

    QS. Al-Jumu'ah (62:10)

    "Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung."