Bulan Ramadhan adalah bulan yang spesial, karenanya Rasulullah memberi kabar gembira kepada para sahabat dengan mengatakan:
أتاكم رمضان شهر مبارك"Sesungguhnya bulan ramadhan telah mendatangi kalian dan dia adalah bulan yang penuh dengan keberkahan"
Dikatakan berkah karena disitu banyak kebaikan dan menetap, isyarat bahwasanya pada bulan Ramadhan pahala banyak yang diberikan oleh Allah tidak seperti di bulan bulan biasanya.
Keutamaan & Keistimewaan Bulan Ramadhan:
1. Dibuka pintu langit (فتحت أبواب السماء), isyarat bahwasanya amal mudah diterima pada bulan Ramadhan, sebagaimana firman Allah Ta’ala:
إِلَیۡهِ یَصۡعَدُ ٱلۡكَلِمُ ٱلطَّیِّبُ وَٱلۡعَمَلُ ٱلصَّـٰلِحُ یَرۡفَعُهُۥۚ"Kepada Allah lah diangkat kata kata yang baik dan kepada-Nyalah diangkat amal shaleh" [Surat Fathir: 10]
Dalam riwayat lain, dibuka pintu rahmat (فتحت أبواب الرحمة), yaitu rahmat Allah sangat mudah mengenai seseorang di bulan Ramadhan, dan pertanda bahwasanya seorang mudah masuk surga karena masuk surga dengan rahmat Allah Ta’ala
Dalam riwayat lain, dibuka pintu-pintu surga (فتحت أبواب الجنة), sebagai pertanda ini adalah zamannya untuk mudah sebab masuk surga.
2. Ramadhan adalah sebab mudah untuk masuk surga dan dibebaskan dari neraka jahannam.
Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda:
إِنَّ لِلَّهِ عُتَقَاءَ فِي كُلِّ يَوْمٍ وَلَيْلَةٍ"Dan Allah memiliki hamba-hamba yang tercatat bebas dari neraka jahannam dan itu berlaku setiap malam (di bulan Ramadhan)."
Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda, "Sungguh merugi orang yang mendapatkan Ramadhan, lalu Ramadhan lewat lantas ia tidak diampuni oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala."
3. Pahala dilipat gandakan oleh Allah secara kuantitas maupun kualitas pada bulan Ramadhan.
Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda, "Siapa yang umroh dibulan ramadhan seperti haji bersamaku"
Ini dalil bahwasanya umroh dibulan Ramadhan berbeda dengan umroh dibulan bulan yang lain, dan ini dalil bahwasanya pahala dilipatgandakan secara kuantitas maupun kualitas.
4. Bulan Ramadhan adalah kesempatan diampuni dosa dosa oleh Allah.
Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda, “Shalat lima waktu, dari Jum’at ke Jum’at berikutnya dan dari Ramadhan ke Ramadhan berikutnya menghapuskan dosa diantara keduanya apabila dijauhi dosa-dosa besar."
Ramadhan diambil dari kata رمض yaitu panas, karena membakar dosa dosa dari seorang yang jika ia berpuasa di bulan Ramadhan.
Ibadah yang dianjurkan dan spesial yang bisa dilakukan dibulan Ramadhan:
1. Berpuasa
Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda:
من صام رمضان إيمانا واحتسابا غفر له ما تقدم من ذنبه"Barangsiapa yang berpuasa dibulan Ramadhan dengan penuh keimanan dan berharap pahala, maka diampuni dosa dosanya yang telah lalu"
Disini ada dua syarat dalam hadits diatas:
- penuh keimanan karena perintah Allah
- ihtisaban yakni berharap pahala, sebagian ulama mengatakan, Bedanya orang ihtisab dengan tidak ihtisab itu dia semangat karena ada yang dia harapkan, ihtisab menunjukkan semangat ketika berpuasa sehingga tidak menjadikan puasa beban dan berusaha mengalahkan perasaan beban dengan semangat bahwasanya dibalik puasa ini pahalanya sangat besar.
- Ibnu Abdil Hakam berkata, "Adalah Imam Malik kalo sudah datang ramadhan ia tinggalkan majelis hadits dan ia tinggalkan duduk dengan para ulama, maka Dia fokus untuk membaca Al Qur'an."
- Abdurrazzaq berkata, "jika sudah datang Ramadhan Sufyan Ats Tsauri meninggalkan seluruh amal ibadah dan ia fokus baca Al Qur'an."
Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda, "Sesungguhnya amalan para hamba dilipat gandakan 1 kebaikan menjadi 10 kali lipat sampai 700 kali lipat kecuali puasa, sesungguhnya puasa untukku dan pahalanya Aku yang akan membalasnya, dia meninggalkan makanannya, minumannya syahwatnya karena Aku."
Allah berfirman:
إنما يوفى الصابرون أجرهم بغير حساب"Sesungguhnya orang yang sabar pahalanya tanpa batas"
Pada puasa terkumpul 3 model kesabaran:
1. Sabar dalam ketaatan
2. Sabar meninggalkan maksiat
3. Sabar mengalami kesulitan / penderitaan (menahan lapar dan dahaga)
"Bahwasanya puasa itu tidak tercampur dengan riya' dan sum'ah" (Ibnu Hajar)
Amalan yang paling jauh dari riya' semakin dicintai oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala
2. Puasa menggugurkan dosa
Yang bisa menggugurkan dosa dosa karena fitnah adalah puasa
3. Puasa akan memberi syafaat kepada orang yang berpuasa pada hari kiamat kelak.
Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda, "Puasa nanti berkata, ya rabbku sesungguhnya aku telah mencegah dia dari makanan, minuman, syahwat, maka berilah izin kepadaku untuk beri syafaat kepada dia."
4. Qiyamul Lail
Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda:
من قام رمضان إيمانا واحتسابا غفر له ما تقدم من ذنبه"Barangsiapa yang shalat malam di bulan Ramadhan dengan penuh keimanan dan berharap pahala maka akan diampuni dosa dosanya yang telah lalu."
Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda, "Siapa yang shalat malam dengan imam sampai selesai, maka dicatat baginya shalat semalam suntuk".
Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda:
إذا مرض العبد أو سافر كتب له ما كان يعمل مقيما"Jika seorang sakit atau sedang safar tetap dicatat baginya pahala amal perbuatan ketika sedang sehat dan ketika tidak sedang safar".
Diantara bekal yang terbaik adalah qiyamullail, Rasulullah bersabda, "Hendaklah kalian shalat malam karena itu adalah kebiasaan orang-orang shaleh sebelum kalian." Shalat malam yang terbaik dibulan Ramadhan adalah di awal malam, karena dibulan Ramadhan ada shalat yang spesial yaitu shalat berjamaah. Adapun shalat malam diluar Ramadhan seorang shalat sendiri² dan diusahakan tidur dahulu lalu bangun di sepertiga malam. 5. Berdoa Ayat tentang Ramadhan surat Al Baqarah ayat 183, 184, 185, lalu diselipkan pada ayat 186 tentang doa, 187 tentang ramadhan lagi ✏ Kata Ibnu Katsir, diselipkannya ayat ini tentang doa diantara ayat ayat puasa (Ramadhan) menunjukkan bahwa doa di bulan Ramadhan sangat mudah dikabulkan dan ia ibadah yang agung, seakan akan Allah menyuruh banyaklah berdoa, banyaklah berdoa di bulan Ramadhan Rasulullah bersabda, "Doa itu adalah intisari ibadah." Karena ketika berdoa banyak ibadah yang terkumpul pada kita ; 1. Mengakui kerendahan/kehinaan kita 2. Tidak ada yang bisa menyelesaikan masalahnya kecuali kepada Allah, dan tauhid disini berjalan karena hanya Allah yang bisa menyelesaikan permasalahan 3. Husnudzan kepada Allah, dia tahu bahwasanya yang menentukan kebahagiaan hanya Allah ✏ ibadah itu puncak seorang menghinakan dirinya, dan puncak dia mencintai Allah Ta’ala Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda, "Tidaklah seorang muslim berdoa, yang dimana doa tersebut tidak berisi dosa atau memutus hubungan silaturrahmi kecuali pasti akan dikabulkan : 1. Dikabulkan di dunia 2. Ditunda dikabulkan di akhirat 3. Dipalingkan darinya keburukan yang setimpal apa yang dia minta dan dalam sebagian riwayat diampuni dosa-dosanya." Umar bin Khattab berkata, "Aku tidak peduli doa dikabulkan atau tidak, bagiku yang penting aku bisa berdoa, dan ketika Aku berdoa pasti dikabulkan." Dalam hadits qudsi, Allah mengatakan, "Wahai anak Adam, selama engkau berdoa kepadaku dan selama engkau berharap kepadaku, maka aku ampuni dosa dosamu dan aku tidak peduli betapa banyak dosamu." Waktu yang sering dilalaikan kaum muslimin adalah waktu sahur & juga ketika waktu menjelang berbuka puasa Rasulullah bersabda, "Doanya orang yang sedang berpuasa dikabulkan ketika dia berbuka" 6. Membaca Al Qur'an Allah berfirman, شهر رمضان الذي أنزل فيه القرآن "Bulan Ramadhan adalah bulan yang diturunkannya Al Qur'an"
- Adalah Zuhri (Tabi'i) kalo sudah masuk bulan Ramadhan lari dari majelis hadits dan Dia tidak mau ketemu para ulama, tapi beliau sibuk membaca Al Qur'an dari mushaf
- Ibnu Rajab mengatakan, larangan untuk mengkhatamkan Qur'an kurang dari 3 hari adapun waktu² khusus seperti Ramadhan terutama malam² yang diharapkan lailatul qadar maka silahkan baca quran banyak banyak, demikian juga tempat tempat mulia seperti di makkah ia boleh mengkhatamkan kurang dari 3 hari. Maka dianjurkan memperbanyak membaca Al Qur'an dalam rangka memanfaatkan waktu yang mulia maupun tempat yang mulia