بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم
Sabar
Ustadz Ammi Nur Baits حَفِظَهُ الله تعالى
🗓️ Rabu, 16 April 2025
🏢 Studio ANB Channel, Krajan, Yogyakarta
Melanjutkan pembahasan kitab Tazkiyatun Nafs, pada bab Sabar, namun terlebih dahulu kita lengkapi pembahasan tentang muhasabah jiwa diantaranya ;
1. Melihat aib yang ada pada dirinya, jika tidak pernah memperhatikan aib dirinya maka tidak akan berusaha menghilangkannya,
Yunus bin Ubaid pernah berujar, Sesungguhnya aku menjumpai seratus kebaikan Namun tidaklah aku melihat satu pun pada diriku.
Muhammad bin Wasi' mengatakan dengan penuh kerendahan diri padahal beliau adalah seorang ahli ibadah, Seandainya dosa-dosa itu mempunyai bau, sungguh tidak akan ada seorang pun yang sanggup duduk di dekatku
2. Mengetahui hak Allah yang harus ditunaikan, sehingga tidak akan ujub & riya dengan amalnya, dibukakan untuk pintu tawadhu' di hadapan Allah dan putus atas terhadap dirinya, tidak akan selamat kecuali hingga diampuni dan mendapat rahmat Allah. Allah harus selalu ditaati, disyukuri dan jangan dikufuri.
Berikutnya masuk pada bab sabar, nama buah yang pahit rasanya, namun bermanfaat karena mengandung obat, Allah menjadikan sabar sebagai kondisi kedermawanan yang tidak akan terjungkir dan pasukan yang tidak akan terkalahkan, merupakan benteng yang tidak pernah roboh, sabar dan pertolongan itu 2 yang bersaudara.
Allah memberikan pahala bagi orang sabar tanpa perhitungan, sebagaimana firman Allah سبحانه و تعالى
لْ يَٰعِبَادِ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱتَّقُوا۟ رَبَّكُمْ ۚ لِلَّذِينَ أَحْسَنُوا۟ فِى هَٰذِهِ ٱلدُّنْيَا حَسَنَةٌ ۗ وَأَرْضُ ٱللَّهِ وَٰسِعَةٌ ۗ إِنَّمَا يُوَفَّى ٱلصَّٰبِرُونَ أَجْرَهُم بِغَيْرِ حِسَابٍ
Artinya: Katakanlah Hai hamba-hamba-Ku yang beriman. bertakwalah kepada Tuhanmu. Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini memperoleh kebaikan. Dan bumi Allah itu adalah luas. Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah Yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.[Surat Az-Zumar Ayat 10]
Allah membersamai orang yang sabar dengan memberikan hidayah dan pertolongan, selain itu dengan sabar & yakin dijanjikan Allah kepemimpinan dalam agama, sebagaimana firman Allah سبحانه و تعالى
جَعَلْنَا مِنْهُمْ أَئِمَّةً يَهْدُونَ بِأَمْرِنَا لَمَّا صَبَرُوا۟ ۖ وَكَانُوا۟ بِـَٔايَٰتِنَا يُوقِنُونَ
Artinya: Dan Kami jadikan di antara mereka itu pemimpin-pemimpin yang memberi petunjuk dengan perintah Kami ketika mereka sabar. Dan adalah mereka meyakini ayat-ayat Kami.[Surat As-Sajdah Ayat 24]
Kunci sabar adalah yakin dengan janji-janji Allah & tidak ragu-ragu. Membangun yakin ini perlu filter yang jelas & filter itu harus benar karena ada pengetahuan yang masuk ke dalam hati yang akan berbuah keyakinan.
Wallahu 'alam