بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم
🗓️ Rabu, 23 April 2025
🏢 Masjid Al Hidayah, Purwosari, Sleman
Melanjutkan pembahasan kitab Khudz Aqidataka karya Syaikh Muhammad Jamil Zainu رَحِمَهُ الله تعالى, perihal Pembagian Tauhid.
Soal ; Apakah tauhid Rabb (rububiyah) itu?
Jawaban: Meng-esa-kan Allah dalam perbuatan-Nya seperti masalah menciptakan, mengatur (alam semesta) dan selainnya. Allah سبحانه و تعالى berfirman:
لۡحَمۡدُ لِلَّهِ رَبِّ ٱلۡعَـٰلَمِينَ
Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. (QS. Al-Fatihah : 2)
Rasulullah ﷺ bersabda: Ya Allah, Engkaulah Rabb langit dan bumi. (HR. Bukhari dan Muslim)
Soal: Apakah tauhid ilah (uluhiyah) itu?
Jawaban: Meng-esa-kan Allah dalam ibadah seperti berdoa, menyembelih, dan bernadzar.
Allah سبحانه و تعالى berfirman;
وَإِلَـٰهُكُمۡ إِلَـٰهٌ۬ وَٲحِدٌ۬ۖ لَّآ إِلَـٰهَ إِلَّا هُوَ ٱلرَّحۡمَـٰنُ ٱلرَّحِيمُ
Dan sesembahanmu adalah sesembahan yang Maha Esa. Tidak ada sesembahan yang haq melainkan Dia yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. (QS. Al-Baqarah : 163)
Rasulullah ﷺ bersabda: Maka jadikan dakwahmu pertama kali kepada mereka tentang syahadat Laa Ilaha Illallah. (HR. Bukhari dan Muslim)
Di dalam riwayat Bukhari dengan redaksi: agar mereka mentauhidkan Allah.
Soal: Apakah tauhid asma’ dan sifat Allah itu?
Jawaban: Menetapkan apa yang Allah sifatkan tentang diri-Nya di dalam Al-Qur’an atau yang disifati Rasul-Nya di dalam hadits-hadits yang shahih sesuai dengan hakikatnya tanpa ditakwil, tanpa diserahkan (maknanya kepada Allah), tanpa diserupakan (dengan makhluk), dan tanpa dinafikan. Seperti sifat istiwa’ (tinggi), turun, tangan, dan selainnya sesuai dengan kesempurnaan-Nya.
Allah سبحانه و تعالى berfirman;
يۡسَ كَمِثۡلِهِۦ شَىۡءٌ۬ۖ وَهُوَ ٱلسَّمِيعُ ٱلۡبَصِيرُ
Tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia, dan Dia-lah yang Maha mendengar dan Maha melihat. (QS. Asy-Syuura : 11)
Rasulullah ﷺ bersabda: Allah turun setiap malam ke langit dunia. (HR. Muslim)
Yaitu turun sesuai dengan kebesaran-Nya yang tidak menyerupai seorang pun dari makhluk-Nya.
Wallahu 'alam