1

Video Kajian

Tentang Kajian Ini

Kajian pertemuan ke-139 dalam seri Kitab Bulughul Maram 2 yang membahas tentang cara takbir ketika shalat ied. Ammi Nur Baits, S.T., B.A. memberikan penjelasan rinci terkait topik ini.

2

Ringkasan

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

Cara Takbir Ketika Shalat Ied

Ustadz Ammi Nur Baits حَفِظَهُ الله تعالى

🗓️ Selasa, 19 Agustus 2025

🏢 Masjid Ulil Albab UII Yogyakarta

Melanjutkan pembahasan Kitab Bulughul Maram, perihal cara takbir Shalat Ied, berikut ini haditsnya

456

  • وَعَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَدِّهِ - رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ - قَالَ: قَالَ نَبِيُّ اللَّهِ - صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ -: «التَّكْبِيرُ فِي الْفِطْرِ سَبْعٌ فِي الْأُولَى وَخَمْسٌ فِي الْأُخْرَى وَالْقِرَاءَةُ بَعْدَهُمَا كِلْتَيْهِمَا» أَخْرَجَهُ أَبُو دَاوُد، وَنَقَلَ التِّرْمِذِيُّ عَنْ الْبُخَارِيِّ تَصْحِيحَهُ
  • 456. Dari Amru bin Syu'aib dari bapaknya dari kakeknya, ia berkata, ' Rasulullah ﷺ telah berkata, "Membaca takbir pada shalat Iedul Fitri tujuh kali pada rakaat yang pertama dan lima kali pada rakaat yang kedua, serta membaca Al-Qur'an --Al-Fatihah dan surat yang lain-
  • di antara keduanya yaitu kedua rakaat tersebut." (HR. Abu Dawud, At-Tirmidzi telah menukil dari Al-Bukhari pentashihan hadits ini)
  • Takbir zawaid adalah takbir tambahan yang dilakukan dalam shalat Idul Fitri dan Idul Adha, hukumnya dianjurkan, tidak membatalkan shalat apabila jumlahnya kurang atau lebih. Berbeda dengan takbiratul ihram yang merupakan rukun dalam shalat.

    Perbedaan pendapat tentang jumlah takbir zawaid diantaranya ;

    1. Pendapat bahwa 7 takbir selain takbiratul ihram, 5 takbir selain takbir intiqal

    2. Pendapat berikutnya bahwa 7 takbir termasuk takbiratul ihram, 5 takbir selain takbir intiqal, ini pendapat yang lebih kuat, dalilnya adalah riwayat berikut

    نِ ابْنِ عَبَّاسٍ؛ أَنَّهُ كَانَ يُكَبِّرُ فِي الْعِيدِ، فِي الأُولَى سَبْعَ تَكْبِيرَاتٍ بِتَكْبِيرَةِ الافْتِتَاحِ، وَفِي الآخِرَةِ سِتًّا بِتَكْبِيرَةِ الرَّكْعَةِ، كُلُّهُنَّ قَبْلَ الْقِرَاءَةِ

    Dari Ibnu Abbas bahwasanya beliau bertakbir dalam (sholat) Ied pada rokaat pertama 7 takbir termasuk takbir permulaan dan di rokaat terakhir 6 takbir dengan takbir rokaat. Semuanya sebelum membaca (al-Fatihah). (Riwayat Ibnu Abi Syaibah, dinyatakan oleh Syaikh al-Albany sanadnya shahih sesuai syarat al-Bukhari dan Muslim).

    Dianjurkan untuk mengangkat tangan ketika takbir zawaid, sehingga termasuk perkara afdhaliyah. Walaupun ada sebagian ulama yang berpendapat tidak mengangkat tangan ketika takbir zawaid.

    idak ditemukan hadits yang mengajarkan doa khusus ketika takbir zawaid, namun terdapat riwayat yang shahih dari ibn mas’ud radliallahu ‘anhu, beliau menjelaskan tentang shalat Id:

    ين كل تكبيرتين حمد لله و ثناء على الله

    Di setiap sela-sela takbir tambahan dianjurkan membaca tahmid dan pujian kepada Allah. (HR. al-Baihaqi dan dishahihkan al-Albani)

    Wallahu 'alam

    Mutiara Hari Ini

    Abu Zubair Hawaary

    "Akan datang suatu hari kematian menjemputku, tinggallah segala apa yang telah kutulis. Oh andai saja setiap yang membacanya berdo'a untukku, agar Allah Ta'ala melimpahkan ampunan untukku, serta memaafkan kekurangan dan buruknya perbuatanku."

    QS. Al-Jumu'ah (62:10)

    "Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung."