Alhamdulillahirobbilalamin washolatu wassalamu ala asrofil mursalin nabiyyina wa Maulana Muhammadin wa ala alihi Wasallam muhammadan abduhu warosuluh Shallallahu Alaihi Wasallam
puji syukur kita haturkan kehadirat Allah Subhanahu Wa Ta'ala di kesempatan pagi ini kembali kita melanjutkan kajian rutin dengan membaca kitab atau membaca buku prinsip hidupku dan insya Allah kita masuk pada materi yang ke berapa ini keempat ya tentang waktu merupakan barang berharga yang sering terabaikan kita hidup dalam ruang berapa dimensi 4 dimensi 4 atau 3 4 ya pertama dimensi fisik yang kedua dimensi waktu tiga dimensi adalah tempat kita ada dan satu dimensi adalah waktu kita orang Kalau diberi waktu oleh Allah maka dia hidup sebaliknya ketika dia nggak punya waktu dia mati karena itu waktu adalah umur sehingga Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam pernah bersabdakan Yaumul Qiyamah Hatta yustan bagi seorang hamba di hari kiamat tidak akan geser sampai dia ditanya oleh Allah salah satunya adalah dia akan ditanya oleh Allah tentang umurnya untuk apa umur itu dia habiskan baik sekarang kita akan lihat Bagaimana kondisi waktu bagi seorang mukmin seorang mukmin ketika menjalani hidup waktu ibarat modal sedangkan amal ibadah amal ibadah seperti keuntungan melewati sebuah waktu tanpa menambah amal ibarat pengusaha yang berdagang dia menggunakan modalnya namun tidak mendapatkan keuntungan.
Ibnu Mas’ud pernah mengatakan manadzim tuh ala syaiin yaumin Walam yasdatfihi Amali tidak ada penyesalan yang lebih berat bagiku melebihi penyesalan yang aku alami ketika berlalu satu hari berharabat syamsuhu mataharinya tenggelam nakasofihi Ajali ummulku berkurang walam yazzatihi Amali sementara amalku tidak bertambah dan mungkin bagi kita biasa saja tapi bagi para sahabat ini hal yang sangat merugikan sehingga mereka ketika ngobrol dengan temannya ketika melakukan aktivitas tertentu dan mereka merasa dalam aktivitas yang aku lakukan ini nggak nambah amal ketika mereka merasa tidak menambah amal padahal waktunya sudah banyak yang hilang bagi sahabat itu penyesalan maka apa yang dikatakan oleh Imam mas'udzon belum pernah aku menyesal melebihi Penyesalanku ketika menjumpai satu hari bertambah atau dia tenggelam matahari umurku berkurang sementara tidak bertambah amalku.
Naam, Sehingga jamaah yang kami hormati coba ini dijadikan sebagai standar aktivitas standar aktivitas itu begini cara mengukur diri apakah kondisi kita itu sudah mirip seperti orang sholeh ataukah belum kira-kira Kalau waktu kita hilang hanya untuk kegiatan yang Nyantai ya Misalnya mikrol-nyekrol HP atau ngobrol dengan teman atau kegiatan nyantai yang lainnya yang 0% nggak ada nilai manfaatnya sama sekali mancing,nggolek cethol. Sehingga lama kita nungguin lama Kita bengong lama kita nganggur tapi nggak ada nilai yang signifikan bagi hidup kita tidak ada nilai yang yang berharga bagi hidup kita kalau kita sedih Insya Allah itu indikator kita ini orang orang baik tapi bagi kita kok biasa saja tidak ada yang perlu disesali berarti kita termasuk orang yang tidak bisa menghargai waktu makanya hilangnya waktu kita kita anggap hal yang biasa .
Baik, nganggur itu menyenangkan tidak Pak? hah?
Orang kalau nganggur ngapain Pak ?Ngelamun ngelamun tidur bagi mereka yang dia menganggap bahwa tidak ada kondisi kosong dari ibadah nganggur Itu Anugerah sehingga saat dia tidak ada kesibukan duniawi tidak ada aktivitas duniawi bagi dia waktu kosong nganggur itu anugerah bagi dia Anugerah untuk apa dia akan memanfaatkan waktu itu untuk hal produktif yang menurut dia saya belum sempat melakukannya pada saat saya punya kesibukan dunia Mungkin dia gunakan untuk dzikir dia menggunakan baca Quran dia gunakan untuk ABC dan selesai karena sebenarnya tidak ada kondisi nganggur bagi Mukmin ada nggak Mukmin waktu di mana Mukmin enggak bisa ibadah itu kapan?waktu dimana seorang mukmin tidak bisa ibadah itu kira-kira kapan? Hah di toilet Di toilet tapi kan sebentar sehingga kalau di toilet sesuai dengan kebutuhannya begitu selesai dia keluar Makanya kalau ada orang di toilet kok dia menikmati lama di toilet ndak metu-metu apalagi mohon maaf ya di toilet bawa HP terus dia nge-kim loh itu banyak Pak ya Ada banyak orang yang kebiasaan saya boleh sebut ini kebiasaan jahat pada dirinya Walaupun pelaku seperti ini mungkin mereka yang sudah rajin salat jamaah di masjid tapi termasuk orang yang jahat pada dirinya kalau dia di toilet bawa HP entah nge-game wa-an atau apapun itu jahat sama dirinya dia karena yang pertama tempat ini adalah tempat kotor yang kedua tempat ini disukai oleh setan yang ketiga tempat ini bukan tempat orang untuk berlama-lama seharusnya sesuai kebutuhan dia sudah nggak ada keinginan untuk buang hajat harusnya selesai kemudian segera keluar bongkar tempat untuk nyantai di situ bukan tempat untuk nyari inspirasi karena ini tempat disukai oleh setan Karena ini tempat disukai oleh setan Makanya kalau ada orang yang di toilet kok seperti itu kondisinya dia perlu belajar jadi manusia ini manusia yang banyak posisinya yang belum normal dia jahat sama dirinya masa di toilet main HP .
Ini mohon maaf saya cerita sedikit mungkin agak jorok ya toilet kalau di tempat-tempat umum itu kan bawahnya bolong Pak ya! bawahnya bolong, keramik keramiknya mantul Saya pernah Antri di toilet lama sekali dia nggak keluar-keluar kelihatan dari bayangan ini bayangan-bayangan semburat kalau auratnya enggak kelihatan ya jadi cuman bayangan karena ada lampu di atasnya, bawahnya kan kelihatan ada bayangan bayangan seperti siluet ya
Diam seperti ini oh pantes sih suwe baru setelah itu dia nyiram berarti kan dia biarkan najisnya ini bertahan ya mungkin kalau keluk nggak karuan keluar asap nggak tahu terus gini lagi Tak tungguin di Dodok lagi baru setelah itu dia Taruh dia cari dia cebok lama terus baru keluar Masya Allah ini orang perlu belajar jadi manusia kayak gini untuk menghargai dirinya jadi manusia saja dia nggak tahu kalau sebenarnya toilet ini bukan tempat untuk melakukan aktivitas seperti itu Masya Allah dan ini bukan orang yang jauh dari peradaban karena saya jumpai itu di Jakarta bukan orang yang pelosok yang jauh dari peradaban kan di pelosok enggak ada toilet kayak gitu ya makanya Mohon untuk hargai waktu yang kita miliki Jika waktu hilang dalam posisi kita tidak merasa sedih berarti kita bukan termasuk orang yang memberikan penghargaan terhadap waktu.
Karena hakikat dari manusia adalah deretan waktu yang menjadi rentang umurnya hakikat dari manusia adalah deretan waktu yang menjadi rentang umurnya ketika bagian waktunya hilang Berarti ada sebagian unsur manusia yang berkurang Hasan al-bashri pernah mengatakan ya benar Adam innama antaayamun Wahai Manusia hakikat dari kalian adalah deretan hari Jadi kita ini adalah deretan hari sejumlah umur yang Allah berikan kepada kita kalau satu hari Hilang berarti unsur kita berkurang kalau satu hari Hilang berarti unsur kita ada yang berkurang demikianlah pernyataan yang pernah disampaikan oleh Imam Hasan Al bashri menceritakan tentang realita kehidupan kita nah ini kalau hilang satu hari ini kalau hilang nggak ada isi pahalanya ibarat kita menggunakan modal tapi kita tidak mendapatkan keuntungan Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam telah mengingatkan akan nikmat waktu agar dimanfaatkan sebaik mungkin sebab tidak mungkin waktu itu berulang ibarat kalau kaset jalan Pak ya diulang bisa nggak bisa tapi kalau waktu diulang bisa nggak bisa dan mohon dipahami semakin dekat dengan akhir zaman waktu itu semakin singkat sebagaimana yang pernah disabdakan Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam dalam Hadits Riwayat Bukhari Muslim Hatta tidak akan terjadi kiamat sampai terjadi banyak kebodohan ilmu dicabut dan zaman itu berdekatan nah makna zaman itu berdekatan ulama beda pendapat salah satu diantara maknanya adalah sesuai dengan teks dari hadis Setahun rasanya seperti sebulan sebulan rasanya seperti sepekan sepekan rasanya seperti sehari-hari rasanya seperti satu jam sehingga makin pendek makin pendek makin pendek dan mungkin suasana seperti itu sudah mulai kita rasakan.
Makanya kadang kita ketemu teman Misalnya ini teman alumni sma dulu satu bangku kok rasane cepet ya kalau adewe SMA gek wingi to. kan baru kemarin rasanya kok cepat sekali padahal Orangnya sudah punya cucu ngomong kayak gitu karena nuansa itu Allah Subhanahu Wa Ta'ala dekatkan Sehingga dalam perasaan manusia waktu itu rasanya aja cepat makanya anda jangan merasa gerakan waktu ini lama sebab waktu ini bergulir dengan cepat sehingga kalau isinya kosong tanpa makna itu akan menjadi penyesalan bagi sang hamba Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam pernah bersabda ada dua nikmat di mana Banyak orang yang tertipu sehingga tidak memanfaatkannya dengan baik apa itu kondisi sehat yang kedua Wal Farah waktu luang sehingga ketika sehat orang tidak memanfaatkannya dengan baik dia gunakan waktu Sehatnya hanya untuk hal yang enggak ada makna yang sia-sia waktu kosong juga demikian padahal ini semuanya nanti akan dipertanggungjawabkan di akhirat Kenapa Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam menyebutnya sebagai maghbunun Disebut sering tertipu karena orang tidak memanfaatkannya dengan maksimal sehingga nanti dia akan menyesal makanya sebutan hari kiamat salah satunya adalah Yaumul TaghabunHari di mana orang membodohkan dirinya sendiri salah satu diantara nama hari kiamat ini kelihatan nggak Pak Hari Kiamat kelihatan Masya Allah lebih bagus whiteboard atau blackboard lebih terang hitam saya ganti kalau begitu ya gini lebih kelihatan malah nggak ada yang jadi lebih bagus kelihatan kelihatan enggak tidak ya tidak terbaca apa tulisannya kelihatan Masya Allah pakai ini aja ya
Saya tadi mau ngomong apa Pak?...hah?
Baik, ada nama hari kiamat namanya adalah hari at-taghabun, hari kiamat! salah satu namanya apa? yaum-yamutun tahgabun, bukan attaghabun ya tapi Yaum attaghabun, hari attaghabun. Kenapa hari kiamat itu disebut dengan yaumu taghabun? at taghabun dari kata alghobin artinya membodohi. Hari kiamat disebut sebagai Al ghobben karena pada hari itu semua orang merasa bodoh. yang kafir apalagi ya, dia merasa bodoh kenapa dulu tidak beriman, yang mukmin merasa bodoh kenapa dulu dia tidak memperbanyak amal saleh dan memanfaatkan kesempatan hidupnya untuk banyak berbuat baik. makanya disebut sebagai yaumut taghabun. sekarang ceto belum terasa, besok baru akan terasa sebab kita ini ditutupi dengan aljahl ini manusia ada sebuah tembok, tembok itu namanya tembok
aljahlu, aljahlu artinya apa? kebodohan!. dan juga ditutupi dengan azzulmu, azzulmu artinya, azzulmu kezaliman.
Nabi Sallahu alaii wasallam atau Allah Taala berfirman innahu kanaluman jahula-manusia itu zalim lagi bodoh.
Nah manusia ditutupi oleh tembok kebodohan dan tembok kezaliman sehingga dia tidak banyak
memikirkan masa depan, masa depan puncak itu di
mana? masa depan puncak itu di mana? akhirat! Ini masa depan puncak
kita jadi kalau anak kecil kita motivasi kamu harus berjuang demi masa depan kamu
Masa depannya kapan? Nanti kalau kamu sudah jadi seperti saya. Manusia menyangka kalau masa depan
dia adalah di hari tua. Dia belum itu, belum masa depan puncak, masa depan
puncak adalah akhirat. sehingga kita masih punya masa depan.
sudah, yang terjadi adalah ketika ada anak kecil, anak kecil ya dia tidak bisa
maksimal dalam belajar banyak bermain ya
banyak bermain dan seterusnya. Nah di sini ada masa depan
dia anak kecil atau anak remaja anak remaja ini banyak bermain
banyak keloyongan dan seterusnya sementara di sana ada masa depan dia sudah dia akan menuju masa
depannya. orang tua akan memberikan saran kepadanya kamu harus rajin belajar, rajin
ini, rajin ini, demi masa depanmu betul kayak gitu ya. Nah sampai
akhirnya ketika dia berada dalam kondisi tua, ini anak ada di sini ternyata dia banyak gagal, nyesal
enggak? orang nyesal kenapa saya dulu tidak ini, kenapa,
kenapa, kenapa, kenapa begitu? ya kenapa saya dulu tidak rajin belajar, kenapa
dulu saya tidak rajin baca Quran, kenapa dulu saya tidak berlatih, saiki ak-ku
wis tuo arep sinau moc
o Quran ora iso.
kenapa dulu saya tidak ini, sekarang
saya sudah kondisi lanjut usia mau melakukan itu sudah enggak bisa dan seterusnya. itulah yang terjadi pada
manusia. Kenapa anak ini dia nyesal karena dia bodoh dengan masa
depan, dia bodoh dengan masa depan, tertutupi dengan kenikmatan yang penting
pokoknya dia happy isi hidupnya. kalau enggak jalan-jalan, bermain dan
seterusnya. enggak ada makna karena dia bodoh, orang tua yang sudah tahu ini,
orang tua kan ngerti ya, kowe sesok nek wis tua iki koyo ngene, koyo ngene, koyo ngene. mungkin anak enggak
kepikiran kalau besok ketika dia sudah dewasa akan menghadapi itu maka
ngasih arahan, ortu ngasih arahan di saat ortu ngasih
arahan ada yang mau nurut dan ada yang banyak yang enggak mau. ada banyak yang
enggak mau nurut. Terus yang enggak mau nurut gimana Pak? sampai pada posisi di masa depannya
dia gagal, uripe rekoso, ora penak, dia enggak punya
ilmu, tidak dihargai oleh masyarakat. mulailah dia merasa nyesal kenapa dulu
saya tidak rajin belajar. penyesalannya ada di hari tua. Nah
kita semua akan seperti itu, di depan ini ada akhirat yang kita enggak
tahu tapi Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tahu karena beliau
pernah diajak oleh Allah untuk melihat surga, melihat neraka.
Bagaimana situasi
di akhirat beliau dapat Wahyu dari Allah sehingga beliau memberiahu kepada
manusia, wahai manusia lakukanlah ini, ini, ini, karena kau akan menjumpai masa depan
puncak di mana kau tidak akan pernah balik. kalau di sini menyesal, ini
menyesal tanpa ujung, kalau ini gagal misalnya, gagal
masa depan masih mungkin untuk diselamatkan tapi kalau di sini gagal
kira-kira gimana? Hah? enggak mungkin bisa sela,
selamat. manusia kalau sudah gagal di akhirat mau cari peluang apa untuk bisa
selamat. nah dalam kegiatan kajian seperti ini kan kadang kita diingatkan ini ya, kamu punya masa depan puncak di
mana masa depan puncakmu itu adalah akhirat. bagian ini kalau kau
gagal maka kau akan menyesal selamanya tapi manusia ditutupi oleh
kebodohan sebagaimana anak-anak tadi ya. anak-anak kecil, anak-anak remaja karena
dia ditutupi dengan bodoh, enggak ngerti tentang bagaimana hidup besok di masa
tua makanya kadang dia sak penake dewe akhirnya begitu terjadi di masa tua dia
banyak melakukan penyesalan.
Baik, demikianlah gambaran
yang diberikan oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi
Wasallam ada dua nikmat di mana banyak orang yang tertipu, sehat dan waktu
luang bagi para ulama. waktu lebih berharga dibandingkan kepingan
emas, mereka lebih pelit terhadap waktu dibandingkan pelitnya kita terhadap
uang. sehingga kalau ada orang minta waktunya enggak dikasih. sampean nek tak
kei duit tak kei nek njaluk duit tak kei.
Hasan albasri pernah
mengatakan, adroktu awaman Kanu ala
aqatihim asadda minkum hirsan ala darahimikum wa dananirikum
kata Hasan albasri aku menjumpai beberapa orang yang mereka lebih pelit terhadap
waktu mereka dibandingkan pelitnya kalian terhadap harta. demikianlah kondisi para ulama di
masa silam.
baik. Ayo kita
makan-makan mau enggak Pak? undangan makan-makan wes senang langsung beri gas G
Neng I golek kulineran Subhanallah! orang
Jogja golek mangan ning Magelang, orang Magelang golek mangan ning
Jogja. hanya untuk nyari kulineran kadang-kan sampai diperjuangkan ya.
macet-macet, sabar dia sampai di warung tujuan ngantri
ra entuk nggon ditunggoni, nyari apa? nyari meja dulu Pak!
nyari meja wah penuh semua, Ya sudah tolong bapak ngantri, ngantri ditungguin enggak?
ditungguin! sudah begitu dapat meja pak, menunya tinggal ini
pak! Wah tinggal apa ini? ini, ini, ini, ini masih ada enggak? masih ada!
Masyaallah perjuangan dia hanya untuk makan setelah-setelah itu dia makan lama enggak makannya? Hah? lama sekali karo
ngobrol lama sehingga yang cukup hanya dengan 15 menit dia makan bisa 1 seteng
jam dan banyak itu terjadi ya.
Maka waktu setengah hari hanya habis untuk makan
dia golek makan itu siang dia datang jam 10 wis mangkat sampai lokasi jam .00 jam
. makan sampai .30 salat asar mikir, makan
malam jadi uripnya mung hanya untuk ma-makan. apalagi tayangan-tayangan di masa
sekarang isinya cuman motivasi untuk makan kalau diajak makan tuh semangatnya
luar biasa. para ulama di masa silam sampai
kadang di antara mereka itu enggak sempat makan. Ada abu Hatim
arrazi, Abu Hatim arrazi bersama tiga temannya atau bertiga mereka ya namanya
Abu Hatim, plus dua teman berarti mereka
ini bertiga pernah suatu ketika tiga orang
ini datang ke majelis seorang
guru ternyata sampai di majelis ini sang Guru sedang sakit sehingga majelisnya
libur. sudah karena majelisnya libur maka beliau pulang
balik dan pulangnya itu dikos-kosan sebagaimana orang dulu pindah-pindah
dari satu tempat ke tempat yang lain. di tempat ini dia ngontrak, di tempat berikutnya dia ngontrak, terus seperti
itu dia pulang di tengah jalan mereka beli
ikan, beli ikan terus dibawa pulang sampai di rumah kita sudah masuk jam
kajian Syekh berikut akhirnya dia berangkat bertiga ini
berangkat ke majelis berikutnya.
sudah dan seperti
kebiasaannya dari satu majelis nyambung ke majelis yang lain majelis ini
nyambung ke majelis lagi terus seperti itu sampai malam kalau sudah malam sudah enggak ada
majelis. dulu majelis itu ketika kelihatan dan tidak ada penerangan
seperti yang kita punya sehingga majelisnya itu majelis
siang sampai malam pagi majelis lagi muutar seperti itu sampai ikan ini
bertahan selama 3 hari tidak dimasak enggak sempat Pak,
enggak sempat masak ikan. sudah hingga kemudian mereka merasa ini
ikan kalau enggak dimakan mubadzir. ikan 3 hari loh itu Pak, terus gimana ini? Ya
sudahlah kita makan saja dimangan mentah daripada buang sia-sia, ikan itu
dimakan mentah oleh tiga orang ini. Masyaallah seperti itu contoh bagaimana
ulama menghargai waktu sehingga dalam posisi ketika
mereka sibuk dengan majelis ilmu .
itulah waktu longgar dia itu pun
karena waktunya cuma pendek begitu 01 ini cuman dipakai untuk beli ikan sampai di tempat tinggal
ternyata sudah masuk waktu majelis berikutnya muar seperti itu terus sampai 3 hari sehingga kesempatan dia untuk
ngelah ikan itu enggak sempat maka dimakan mentah ya. beda
dengan kita ya urusan makan itu paling banyak menghabiskan waktu mungkin Bapak pernah lihat ya ada
model orang yang masak sambil nggrill diapain itu Pak? dibakar!
dikit-dikit dibakar, dimakan dibakar, dimakan habis berapa itu 1 jam hanya
untuk ngegrill makan sambil ngegrill butuh waktu 1 jam. ada juga yang model masak di
tempat disediakan kompor panci nanti dimasukkan dimakan, dimasukkan dimakan,
ada kayak gitu Masyaallah! hanya untuk makan mereka bisa
kehilangan berjam-jam, tinggalkan seperti ini Pak! kita hargai
waktu kita
baik. em Saya punya prinsip kalau cari warung
pak ya pertama dekat, kedua
sepi, ketiga enak,
keempat murah, terus kelima apa?
rasa, rasa itu mungkin taruh di paling belakang karena sebagian orang yang
terlalu ngejar seperti ini waktunya sia-sia habis. Ayo dong golek, iki golek
iki, golek iki, Masyaallah!, golek panganan sampai keluar kota itu golek duren
sampai ke luuar negeri. dulu ada ulama yang ke luuar
negeri nyari hadits. sekarang orang ke luar negeri cari
panganan. Makanya kalau ada warung rame sekali sudah tinggalkan saja cari yang
lain karena nanti kalau sudah masuk perut rasane podo sehingga tidak perlu terlalu
mendewakan rasa sebab kalau sudah masuk perut rasane podo.
nah nah ini nanti akan jadi pembahasan kita di pertemuan berikutnya tentang Sumpah Allah di surat
al-asr di mana Allah subhanahu wa taala bersumpah dengan menyebut waktu untuk
menyatakan bahwa semua manusia akan mengalami kerugian
disebabkan karena dia tidak bisa memanfaatkan waktunya. Insyaallah di pertemuan berikutnya akan kita bahas.
baik. demikian yang bisa kita sampaikan semoga bermanfaat
wasallallahu ala nabiyina Muhammadin wa ala alihi wasahbihi Wasallam
ada pertanyaan, Bagaimana batasan menghindari masalah dengan
pengecut maksudnya adalah menghindari sifat
pengecut, takut dakwah, takut gagal usaha, takut poligami,
termasuk pengecut berarti Pak? sing ora wani-wani nambah
ini.
Baik pengecut yang salah adalah pengecut yang sampai
bisa menyebabkan orang itu tidak mau melaksanakan
kewajiban sehingga ada sebagian orang yang saking pengecutnya sampai dia ketakutan untuk
melaksanakan kewajiban. misal ya kewajiban seseorang adalah bayar
zakat kalau dia punya harta tapi karena pengecutnya dia enggak mau bayar zakat,
takut apa? hartanya berkurang. ini pengecut yang
tercela.contoh yang lain di antara sifat pengecut yang tercela
adalah orang takut untuk kehilangan sesuatu ketika berangkat ke masjid.
misalnya, aku Eng nek neng masjid sandalku hilang, k neng masjid opo hilang,
opo hilang, misalnya kalau masalah sandal hilang bisa cari ganti. yang jadi masalah adalah
ketika sandal Anda enggak pernah dipakai ke masjid, itu masalah. ini termasuk di
antara sifat pengecut.
ada juga pengecut yang dia tidak mau mengingatkan orang
yang sedang melakukan perbuatan maksiat, aku enggak berani ya Pak! itu termasuk
sifat pengecut. makanya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam menyebut tingkatan dalam amar marruf nahi
mungkar yang paling rendah apa? mengingkari dengan hati, itu kata
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam, wzalika adaful Iman dia dalam posisi iman yang
paling rendah sehingga disebut sebagai tindak apa posisi iman yang paling rendah yang
paling lemah dalam masalah Amar Makruf nahi mungkar jadi kalau kita tuliskan
seperti ini, amal Amar Makruf nahi
mungkar, Amar Makruf nahi mungkar ini kan ada tingkatannya
ya iman yang bentuknya Amar Makruf nahi
mungkar itu ada tiga tingkatan; pertama diingatkan dengan
kekuatan diubah dengan tangan, kemudian dengan lisan, dengan hati.
begini ini enggak berani, ini enggak berani. tinggal ini disebut paling
lemah, paling lemah. Iman paling lemah, iman dalam apa Pak?
dalam Amar ma'ruf nahi mungkar. bukan seluruh iman, iman dalam amar ma'ruf nahi
mungkar.
nah pengingkaran dengan hati itu dengan cara apa enggak suka, benci, dan
seterusnya sekarang ada kasus ada seorang muslim dia menikmati
maksiat, dia menikmati maksiat,
menikmati kalau dia menikmati mengingkari enggak? kalau dia menikmati mengingkari atau
tidak? tidak! berarti ini kan enggak punya maka cabang iman yang paling lemah
dia enggak punya terus gimana itu pak Apakah dia keluar dari Islam tidak yang dimaksud
cabang Iman paling lemah di situ adalah cabang iman dalam perkara Amar mak'ruf
nahi mungkar karena iman itu punya banyak cabang
dia masih punya iman salat dia masih punya iman puasa dia masih punya iman-iman yang lain sehingga kalau dia
kehilangan salah satu cabang Iman dia tidak kehilangan semua
Iman Insyaallah paham ya baik meskipun demikian orang ketika
melihat kemungkaran kalau dia tidak berani untuk mendakwahi dan aneka
kegiatan Amar Amar Makruf nahi mungkar yang lainnya disebut oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam orang yang
lemah imannya sebab keberanian seorang muslim itu berbanding lurus dengan iman
wallahuam
ada enggak orang yang takut puasa karena takut sakit?
Hah? ada! padahal dia sehat walafiat awake segar awake kuat aku ra Wani Poso ya Mas
Nah kenapa engko nek puaso loro ini orang yang takut sakit ketika puasa dan
banyak orang seperti itu kita sebut orang ini apa pengecut.
nah bagaimana dengan mengutangi? karena sudah lama tak dibayar utangnya
saya niatkan sedekah kasihan ditagih pun tidak bisa bayar, apakah termasuk dapat
pahala niat di akhir. Insyaallah dapat pahala saat Anda
ngutangi awal dulu dapat pahala kemudian ketika dibebaskan saya sedekahkan juga
dapat pahala dua-duanya dapat pahala.
seorang imam yang tidak disenangi
makmum. Apakah konsekuensinya beliau tidak akan diterima amal Imam tersebut kepada
Allah tidak disenangi karena bacaan makhrajnya tidak benar, bagaimana dengan
makmum tersebut ada sebuah hadis di mana Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam menyebutkan tiga orang yang salatnya tidak bisa naik
melebihi telinganya, salatnya tidak bisa naik melebihi telinganya Maksudnya gimana
tidak diterima oleh Allah karena amal itu kalau diterima dia naik Allah Taala
berfirman ilaihi yas'adul kalimut thayyibu Wal amalus shh
yarfauhu kalimat-kalimat yang indah akan naik menuju Allah dan amal saleh akan
diangkat oleh Allah sehingga dinamakan atau disebut oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
salatnya tidak bisa naik melebihi telinga seperti apa itu kondisinya ya
salah satunya kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam orang yang ngimami masyarakat
wasu yakrohun sementara masyarakat tidak suka sama orang ini nah tidak suka sama
orang ini bukan tidak suka karena faktor pribadi tapi tidak suka karena yang
bersangkutan bukan orang yang layak jadi imam disebabkan dia banyak
maksiat masyarakat itu kan tahu dan dia bisa menilai ini ahli maksiat, ini orang
yang enggak benar dan seterusnya.
masyarakat bisa menilai kalau ada orang yang
aktivitasnya jahat misalnya seorang koruptor jadi imam dan masyarakat tahu ini orang suka
korupsi Mas dia orang yang enggak amanah kok dia jadi imam aku enggak senang karo
dia ketika masyarakatnya enggak senang sama orang ini salatnya si Imam ini enggak diterima
contoh yang lain ada imam yang dia tidak bisa menjaga kehormatannya punya banyak
skandal dengan orang lain misalnya dia punya skandal dengan wanita ini punya
skandal dengan ini dengan ini jadi imam terus enggak disenangi sama masyarakat
itu contoh Imam Yang Salatnya tidak diterima tapi kalau Imam tu komitmen
dengan Sunah lalu salatnya bagus Cuma makmumnya enggak senang Imam Ki nek
salat kesuen aku ora senang nah ini yang salah siapa
makmumnya di tempat kami masjid kan tidak jauh sebagaimana kita pak ya ada
masjid Krajan jarak sekian meter ada sekian ratus meter ada masjid Candi
Kebang ada salah satu imam yang Kalau ngimami agak lama sudah ketika salat
tarawih terutama makmum sebagian makmum ada yang enggak suka akhirnya dia enggak mau salat di
sini dia pindah ke masjid Sebelah di Gebang di sana ketemu Imam ini
lagi karena beliau punya jadwal di beberapa masjid bejomu Pak
Pak Masyaallah baik sehingga dalam kondisi ini yang salah siapa makmumnya
bukan imamnya.
Asalamualaikum Waalaikumsalam,
Apabila punya
hutang dosa kepada seseorang tapi yang diutangi sudah
meninggal, bagaimana cara membayar dan
menyelesaikannya?
jika kita punya dosa sama seseorang tapi yang bersangkutan sudah
meninggal sehingga kita tidak bisa minta ampun tidak bisa minta maaf kepadanya, bagaimana
caranya Anda sedekah atas nama yang
bersangkutan atau rajinlah untuk beramal saleh semoga nanti kalau dia nuntut di
akhirat kita punya bekal untuk
membalas kezaliman yang dituntut oleh dia ketika di akhirat. Saya mau minta
pahalamu, nah kita masih punya pahala bisa dikasihkan. Makanya kalau ada orang yang
sering mendzalimi orang lain dia akan banyak rugi ya. karena amalnya disedot
sama orang lain karena itu Imam assyafi'i pernah
mengatakan bisazzad Ilal ma'ad Al udwan Alal Ibad-sejelek-jelek bekal menuju akhirat adalah permusuhan dengan anggota
masyarakat. maka bayangkan kalau ada orang yang banyak punya musuh dia akan kehilangan
banyak amal
asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh
Kenapa setiap ada bacaan
surat Albaqarah ayat terakhir kok mesti diilakukan pada waktu tahlil bersama apa ada tuntunan se seperti itukah sebab
sampai saat ini mikir seperti itu nek rasa dipikir
pripun kok kepikiran. Ga usah dipikir ya akhir surah
al-baqarah yang dimaksudnya yang mana
Hah lillahi Ma Fis samawati wa Ma fil ARD Nggih yang dimaksud dilakukan itu
maksudnya gimana di
dilakukan Hah
dibaca lama begitu
masalahnya saya belum tahu
ee kegiatan Acaranya ini Kalau ngerti mungkin bisa ngasih
jawaban Ya intinya begini ya Em membaca Quran dilakukan selama tidak berlebihan
boleh ya sebagaimana yang sering kita dengar para imam-imam yang kita suka
dengan lagunya boleh tapi kalau berlebihan seperti dipanjang-panjangkan
berlebihan banyak ulama yang mengatakan makruh baik dari empat mazhab yang ada
maupun dari yang lainnya sampai ada satu buku khusus yang bahas tentang larangan
untuk melakukan tamtid tamtid itu baca Quran dengan model dipanjangkan sekali
ya bahasa kita seperti model qiraah itu pak ya Ada model jawabul jawab ada jiharkah
dan apa itu lagu-lagu seperti itu itu tidak pernah diajarkan oleh para ahli
qiraah ulama itu adanya belakangan
wallahuam baik mungkin demikian yang bisa kita sampaikan semoga bermanfaat dan semoga
Allah Taala menjadikan kita sebagai hambnya yang bisa menghargai waktu wasallallahu ala nabiina Muhammadin wa
ala alihi wasahbihi wasallam wa akhiru dawana anilhamdulillahi rabbil alamin
wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh