Meninggalnya Ka'ab bin Asyraf Al
Sirah Nabawiyah - Ustadz Rizki Amipon Dasa, Pendakwah Hafidzahullahu Ta'ala
Video Kajian
Jika video tidak dapat diputar, silakan Tonton di YouTube.
Tentang Kajian Ini
Kajian pertemuan ke-1 dalam seri Sirah Nabawiyah yang membahas tentang meninggalnya ka'ab bin asyraf al. Ustadz Rizki Amipon Dasa, Pendakwah memberikan penjelasan rinci terkait topik ini.
Isi Ceramah Lengkap
Allahumma sholli wasallim wabarik ala nabina Muhammadin wa ala alihi wasohbihisanin dan muslimah Alhamdulillah kita bermajelis ilmu dalam rangka untuk kemudian melanjutkan pembahasan kita tentang dengan kawasannya alam semesta
warahmatullahi wabarakatuh waaikumsalam inalhamdulillah nahmaduhu
wastainuhu waastagfiruh w naubillahi minuri anfusina w
sayiatialinaahdihillah Fala mudillalah W yudlil Fala hadialah wa asadu Alla ilahaillallah wahdahu la syarikalah wa
asadu Anna muhammadan abduhu waasuluhu la nabiya ba'dah Allahumma Shi wasallim
Wik ala Nabina Muhammadin waa alihi wasohbihi Wan tabiahum bisan yaumidin am
di pagi hari ini kita lanjutkan masih berkaitan tentang peristiwa-peristiwa paska Perang Badar kubra di mana
sebelumnya perlu kita ingat kembali bapak dan ibu sekalian di kota Madinah ketika itu terdapat ya Beberapa golongan
besar setelah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tiba di Madinah yang pertama adalah golongan kaum muslimin itu
sendiri kemudian yang kedua adalah golongan orang Yahudi di yang tinggal di
kota Madinah kemudian yang ketiga adalah golongan orang musyrik secara umum yang
ada di kota Madinah kemudian berikutnya adalah golongan orang munafik yang
kemudian menampakkan keimanan namun sebenarnya mereka menyembunyikan kekafiran terhadap Allah dan rasulnya
Sallallahu Alaihi Wasallam maka tiga golongan ini yaitu
golongan orang Yahudi kemudian orang musyrik dan orang munafik
ini di antara mereka yang paling berbahaya itu adalah golongan orang
munafik hanya saja di awal-awal ee kedatangan Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam mereka belum menampakkan taring mereka adapun yang berani menampakkan
taringnya itu adalah orang Yahudi sebagaimana yang kita baca di pertemuan
sebelumnya yaitu berkaitan tentang perang Bani qoinuqa di mana ni qinua ini adalah
orang-orang Yahudi Mereka kemudian ee sesumberar untuk kemudian menantang Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam tidak mengindahkan ee apa yang kemudian disampaikan oleh Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam sehingga Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam akhirnya memutuskan untuk mengepung mereka yang akhirnya
kemudian mereka menyerah dan diusir dari tempat tinggal mereka dan Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam beserta para sahabat mendapatkan Fai itu harta rampasan perang namun tanpa terjadinya
baku Hanta di kisah pada pagi hari ini adalah
kisah terbunuhnya orang yang termasuk gembongnya orang Yahudi ketika itu di
kota Madinah yaitu ka'ab bin Asyraf maka ka'ab bin Asyraf tergolong
orang yang kaya dia juga seorang penyair dan juga tergolong orang Yahudi
yang paling memusuhi kaum muslimin ia seringkali mencaci Rasulullah Sallallahu
Alaihi Wasallam dan para sahabat beliau melalui syair-syair yang dia buat Bahkan bukan hanya itu dia berani
untuk kemudian mencela kaum muslimah dan di sisi yang lain dengan
syairnya dia malah Puji musuh-musuh Islam dan kaum muslimin dan juga
menghasut e mereka untuk memerangi Islam dan kaum muslimin
maka kaab bin Asraf ini bukan orang sembarangan ya dia orang
terpandang secara umum di masyarakatnya dan secara khusus di golongan orang Yahudi maka dia punya kelebihan yang
pertama adalah dari sisi nasab yang kedua adalah dari sisi harta dan yang
ketiga itu adalah dia cukup teredukasi dengan baik karena dia adalah seorang
penyair karena penyair di zaman dulu itu itu menunjukkan bahwasanya Dia adalah orang yang
teredukasi tidak ada penyair yang kemudian e bodoh dalam artian enggak bisa baca Enggak bisa tulis kemudian
ee ngomong itu susah itu tidak ada maka
penyair di zaman dulu itu adalah orang yang berpendidikan tentunya dia berguru
kepada penyair sebelumnya e berguru tentang e bahasa tentang ke indahan
bahasa Arab kemudian Bagaimanakah ee sajak-sajak dalam syair
Arab maka ini tidak dimiliki oleh EE banyak orang Arab ketika
itu maka ada banyak kemudian ee keunggulan yang dimiliki oleh kaab BIN
Asraf yang merupakan ini sebenarnya adalah karunia Allah subhanahu wa taala kepada dirinya Namun ternyata dia
gunakan karunia ini untuk memusuhi Rasulullah Sallallahu
wasallam dan EE di antara ee bukti
bahwasanya kaab bin Asraf itu adalah begitu keji itu adalah dengan dia berani mencela wanita
muslimah di mana umumnya umumnya ya musuh-musuh Islam ini
ee musuh yang baik itu tidak tidak kemudian memanjangkan tangan mereka
terhadap kaum muslimah itu tidak mereka hanya mencela umum kaum muslimin tidak
kemudian secara spesifik menghina kaum muslimah itu tidak tapi ternyata kaab bin Asraf ini
berani sekali untuk kemudian ee menghina wanita kaum muslimah dengan
berbagai macam atribut ketakwaan yang e wanita muslimah sandang berupa rasa malu kemudian Pak
pakaian dan yang lainnya itu dihina habis-habisan oleh kaab BIN Asraf dengan syair yang dia
buat maka pasca Perang Badar kubra ka'ab bin Asyraf ini menemui kaum Quraisy
tujuannya satu menghasut mereka untuk memerangi kaum muslimin dengan dia
sampaikan syair-syair yang dia buat e untuk menyampaikan tujuan
ini maka berkata kepada orang-orang Quraisy membujuk orang Quraisy supaya
mau untuk kemudian dihasut memerangi Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dengan dia katakan kalian lebih dapat
petunjuk daripada mereka kalian ini orang yang lebih dapat
Hidayah dari Allah daripada mereka yaitu daripada Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dan pada dan daripada kaum
muslimin maka ee kaab ini tidak memetik pelajaran dari
kejadian yang menimpa Bani qinuqa padahal sama-sama Yahudi sama-sama
Yahudi ini bisa kita ambil pelajaran bapak dan ibu sekalian di antara karakteristik
ee buruk orang Yahudi ketika itu itu keras kepala
bandel sebagaimana yang pula kita jumpai dalam kisah Bani is Israil bersama dengan Nabi
Musa alaih salam Jadi sebenarnya mereka itu cerdas mereka itu kuat cuman kerena kecerdasan
dan kekuatan yang Allah berikan kepada mereka mereka muncul sifat buruk yaaitu
keras kepala e bandel kemudian suka membuati Buu
daya itu adalah sikap buruk yang mereka miliki atata sampai kemudian orang
Yahudi di zaman Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ini kita lihat sudah jelas-jelas ini Bani qinuo yang
sama-sama orang Yahudi itu kemudian diusir nabi kalah nah ini kaab bin Asraf
yang jelas-jelas dia pun Yahudi itu tidak kemudian takut tidak kemudian
mengambil hikmah dan pelajaran ini malah semakin
menjadi-jadi maka menghadapi ee sikap ee dari Kak bin
Asraf yang semakin menjadi-jadi ini Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam pun tidak tinggal diam maka Rasulullah Sallallahu Alaihi
Wasallam menawarkan kepada para sahabat beliau Siapa di antara para sahabat beliau yang bisa menangani kaab bin
Asraf maka Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bertanya kepada para sahabat beliau siapa di antara kalian yang mau
menghadapi ka'ab bin Asra maka ada beberapa sahabat maju
yaitu Muhammad bin Mas lamah kemudian Ubad Bin bisr Abu Nailah atau sulkan bin
Salamah saudara S sesusuannya kaab bin Asraf sendiri
ya kemudian harit Bin Aus dan abu abu Abbas bin Jabar radhiallahu anhum
ajmain maka ringkasnya di sini ada beberapa orang yang merupakan sahabat
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam penduduk asli Madinah Ya penduduk asli Madinah
berarti sahabat Ansar sahabat Ansar yang
menawarkan diri untuk kemudian menangani kaab Bin
asr dan ini adalah sebuah sikap dan kebijakan yang
tepat Kenapa karena sesama orang Madinah
asli jadi lebih tahu Bagaimanakah karakter sesama Penduduk Madinah dan
juga lebih tahu Bagaimana kemudian kondisi keluarga masing-masing kelebihan
dan kekurangan masing-masing maka sahabat-sahabat yang kemudian mengajukan diri untuk menangani
kaab bin Asraf itu adalah secara umum sahabat Ansar radhiallahu anhum ajmain
bahkan ada di antara mereka yang merupakan saudara sepersusuan kaam bin Asraf itu
sendiri maka setelah mengajukan diri untuk kemudian menangani kaab bin Asyraf ya Muhammad bin maslamah memintai izin
kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam untuk menyampaikan siasat untuk menangani
kaab maka ringkas cerita Muhammad bin maslamah mendatangi kaab bin
Asraf lalu mengatakan kepada kaab ya orang itu maksudnya Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam meminta kami bayar sedekah sungguh orang itu membuat kami
lelah maka ini siasat ataupun tipu daya di Muhammad bin maslamah
itu menampakkan seolah-olah tidak Pro dengan Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam dan kaab bin Asyraf tentunya mengetahui Muhammad bin
maslamah ternyata tidak Pro itu senang dikirain Pro dengan Muhammad
Sallallahu Alaihi Wasallam eh dari apa yang dikatakan malah ternyata tidak Pro ini Muhammad bin
maslamah maka karena senang dengan mendengar apa yang
dikatakan oleh Muhammad bin maslamah maka kaab mengatakan demi Allah kamu pasti akan bosan menghadapi orang itu
ini malah semakin menjadi-jadi menampakkan betapa permusuhannya terhadap Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam kemudian Muhammad bin maslamah meminta kaab bin al-asyraf ini
memberikan pinjaman bahan makanan atau kurma untuk membayar sedekah yang
dimaksudkan tadi untuk membayar zakat maksudnya akhirnya kaab menyepakati
pinjaman tersebut tapi dengan sistem gadai jaminannya itu adalah senjata ini
kaab bin Asraf mau ngasih bahan makanan pokok sedangkan Muhammad bin maslam
menggadaikan senjatanya kemudian ternyata Abu Nailah
juga lakukan hal yang sama seperti Muhammad bin maslamah Kara ini sudah direncanakan bersama dengan Muhammad bin
maslamah Abu Nailah mengatakan kepada kaab ada beberapa temanku yang memiliki
pikiran serupa Aku ingin membawa mereka untuk menemuimu maka perlakukan mereka dengan
baik ya pinjamkan kepada mereka bahan makanan maka kaab menerima permintaan
Abu Nailah ini dengan jjir yang sama yaitu dengan gadai barang yang digadaikan itu adalah
sama senjata maka pada malam tanggal 14 Rabiul Aal tahun 3 Hijriah orang muslim
yang namanya telah disebut di atas Muhammad bin maslamah kemudian Abu
Nailah dan beberapa sahabat Ansar yang lainnya e datang dengan membawa senjata
untuk digadaikan untuk sebagai jaminan kepada kaab bin
Asra mereka memanggil kaab dan ketika itu ka'ab baru menikah E dan tinggal di
istananya atau rumah besarnya maka kaab akhirnya turun
ya dan EE istri baru dari kaab ini memiliki
firasat buruk dia katakan kepada ka'ab malam seperti ini Kamu mau pergi ke mana
aku mendengar suara seakan meneteskan darah maka ini adalah firasat buruk dari
istri kaab sendiri ee mengkhawatirkan kondisi suaminya ini
malam-malam mau ke mana tapi kaab tidak menghirukan kata-kata
istrinya saat ia turun dan melihat senjata tentunya kaab tidak curiga
apapun Ya karena memang sudah perjanjian Muhammad bin maslamah dan kawan-kawannya
ini Mau ee menghutang berupa bahan makanan pokok
kemud kemudian ee senjatanya ini digadaikan jadi kaab tidak curiga
apapun maka mereka semuanya berjalan di tengah malam untuk kemudian menunaikan
apa yang telah dijanjikan Abu Nailah memuji aroma harum
kaab dan meminta izin untuk mencium kepalanya maka kaab tidak keberatan
dengan permintaan Abu Nailah ya Abu Nailah mencium rambut kaab kemudian
memasukkan tangannya ke dalam rambut kaab dan mempersilakkan teman-temannya
yang lain untuk ikut mencium juga rambut kaab ya setelah itu abu Nailah meminta
izin lagi untuk mencium rambut kaab dan melakukan hal serupa seperti sebelumnya bapak dan ibu sekalian yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa taala
satu hal yang perlu kita pahami adalah ee merupakan kebiasaan orang Arab
terutama di Jazirah ee yang kita kenal dengan Saudi sekarang ee itu tidak Tidak Ternilai meng Ee
tidak sopan Tidak Ternilai tidak sopan Misalkan ada orang ingin mencium kening
ee saudaranya itu tidak ternilai tidak sopan ini wajar bahkan ini adalah di antara bentuk
pemuliaan ulama Jadi kalau di tempat kita bentuk pemeliaan terhadap ulama itu kita Salim
dan cium tangan kalau di Saudi sana tidak pemuliaannya adalah dengan mencium
kening ulama Jadi kalau ada ulama maka banyak
muridnya kemudian meminta izin untuk mencium kening ulama tersebut dalam rangka memuliakan dan menghormati ulama
tersebut mungkin di tempat kita ee tidak lumrah ya tidak lumrah
misalkan anda punya Ustaz kemudian dicium keningnya itu tidak lumrah yang anda cium keningnya itu adalah anak
istri nah Ataupun mungkin orang tua ya kalau anda cium kening Ustaz wah Anda
bisa dianggap aneh ya maka ini beda budaya dan di sini kita lihat
ee Muhammad bin maslamah itu mencium aroma wangi dari kepalanya
kaab dan kaab enggak masalah ya silakan enggak apa-apa bahasa mudah kita mungkin dalam bahasa keseharian kita ya rambutmu
wangi ment to ahah coba tak cium nah kemudian sambil menundukkan kepala
bahkan dipegang ini kaab bin Asraf tidak tidak apa tidak masalah karena memang
sudah budayanya seperti itu kalau di tempat kita mungkin ini enggak lumrah ada dua orang laki-laki
kemudian E itu ngapain tentu kita akan bilang itu ngapain karena memang ini
beda budaya perlu kita pahami hal ini dan ini kemudian dijadikan sebagai
siasat eh oleh Muhammad bin maslama dan juga Abu Nailah untuk kemudian bisa
memegang e kepalanya ka'ab bin Asraf setelah dipegang kemudian mohon maaf
dihabisi Mari kita baca apa yang disampaikan oleh
penulis setelahnya setelah itu abu Nailah melakukan hal serupa untuk ketiga kalinya setelah buailah bisa menguasai
kepala kaab ia berkata kepada ee teman-temannya yang lain sambil
berteriak Ambillah ini wahai musuh Allah yang mana kemudian rekan-rekan Abu Nailah menyabetkan pedang ke sekitar
tubuh kaab namun tidak ada yang kena akhirnya Muhammad bin maslamah memungut
belatinya dan menusuk punggung kaab hingga perut bagian bawah ringkasnya akhirnya kaab tewas
telah berteriak keras hingga membangunkan orang-orang yang ada dalam bentengnya karena terian teriakan keras
ini ya mereka akhirnya menyal menyalakan lampu ya lampu di sini maksudnya adalah obor ee lampu minyak ataupun yang
semisalnya hanya saja ee ini sudah terlambat kaum muslimin ee yang berhasil
membunuh kaab ini sudah pulang sudah selesai melaksanakan tugas dengan
Selamat ya akhirnya dengan terbunuhnya kaab bin Asraf ini api fitnah yang
selama ini meresahkan kaum muslimin yang berasal dari orang Yahudi ini Akhirnya
bisa pada dengan terbunuhnya kaab bin Asraf
ini yang merupakan Gembong orang Yahudi itu akhirnya orang-orang Yahudi
yang lain yang punya ide semisal kaab bin Asraf untuk mengusik kaum muslim in akhirnya ee
takut mereka menyadari bahwasanya ini bukan dan mengkias EE mengumpamakan
bahwasanya ya ular-ular ini maksudnya adalah orang-orang yang sama sebagaimana
kaab bin Asraf dari golongan orang Yahudi Ini akhirnya mereka takut dengan terbunuhnya kaab bin Asraf ee akhirnya
mereka tidak e kemudian mengambil pelajaranlah intinya mengambil pelajaran
sehingga mereka mengurungkan niatnya untuk kemudian e mengusik kaum
muslimin P dan ibu sekalian yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa taala tentunya terjadinya peristiwa ini
bukan atas ide Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam semata namun itu adalah
atas Wahyu dari Allah subhanahu wa taala dan apa yang dilakukan oleh para
sahabat Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam yaitu Muhammad bin maslamah ah dan beberapa sahabat Ansar yang
lain ini adalah atas persetujuan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Kalau boleh kita bilang atas
persetujuan pemimpin resmi kaum muslimin bukan atas ee
ide pribadi dan juga ee ya atas inisiatif pribadi itu
tidak akan menjadi pelanggaran hukum ketika wa ini terjadi atas inisiatif
pribadi bukan atas persetujuan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ini yang perlu kita garis
bawahi maka segala bentuk ee mohon maaf kalau boleh kita katakan penghilangan
nyawa terhadap musuh kaum muslimin itu adalah atas persetujuan
dari Rasulullah Sallahu Alaihi Wasallam Jadi bukan atas inisiatif para
sahabat nabi pribadi maka tidak diperkenankan bagi kaum muslimin untuk atas inisiatif
pribadi entah itu secara individu ataupun secara kelompok golongan ataupun organisasi melakukan tindakan
penghilangan nyawa tanpa persetujuan dari pemerintah kaum muslimin tidak
boleh dan ini adalah pelanggaran pelanggaran
hukum maka bisa kita pahami bersama bahwasanya ee aksi-aksi yang kemudian
muncul dengan mengatasnakan Amar Makruf nahi mungkar Namun ternyata tidak atas
persetujuan pemerintah kaum muslimin ya maka ini adalah sebuah aksi
yang melanggar hukum Memang betul mungkin ada tempat
diskotek ataupun yang yang lainnya yang jelas-jelas ini adalah tempat ee dosa besar bahkan terjadi perzinaan dan juga
dosa-dosa yang lain kita ingkari tapi apakah kemudian
ee boleh dengan melakukan ee nahi mungkar langsung kemudian dengan fisik
tanpa persetujuan dari pemerintah yang resmi untuk melakukan perusakan dan yang lainnya maka tentunya tidak boleh
maka di zaman Nabi pun usaha-usaha yang seperti ini itu harus izin kepada Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam atau boleh kita katakan harus izin kepada pemimpin resmi kaum
muslimin dan bukan pemimpin bayangan dan bukan pemimpin bayangan pemimpin bawah
tanah itu bukan tapi memang resmi dialah Pemimpin kaum muslimin secara
umum maka tidak boleh bagi individu atau ataupun kelompok ataupun ormas ataupun
organisasi secara tersendiri kemudian melakukan usaha nahi mungkar dalam
bentuk penghilangan nyawa ataupun pengerusakan tanpa seizin dari pemerintah kaum
muslimin adapun yang kemudian dilakukan oleh EE pemerintah daerah
eh Aceh ya maka tentunya ini sudah atas izin dari pem
pemerintah mereka diberikan ee otoritas tersendiri untuk kemudian melaksanakan syariat Islam maka apabila di lakukan di
sana ee mungkin ada hukum sampai hukum penggal ataupun di cambuk e ataupun yang
lainnya maka kita katakan wah ini sudah sudah ada izin dari pemerintah pusat
mereka diberikan otoritas tersendiri maka tidak masalah ini berbeda halnya
ketika ada ormas tertentu mengatas namakan Amar Makruf nahi mungkar
kemudian melakukan usaha penghilangan nyawa tapi tanpa atas perintah dan
seizin pemimpin resmi kaum muslimin ini tetap dinilai tindakan yang melanggar
hukum meskipun tentunya karena di sini yang dihilangkan nyawanya misalkan
misalkan akhirnya ada nyawa yang hilang dan nyawa yang hilang itu adalah
nonmuslim Apakah tetap ada hukum h iya ada hukuman bagi yang membunuh karena
dia membunuh tanpa hak tapi hukumannya tidak sampai hukuman mati hukumannya tidak sampai hukuman mati ini berbeda halnya ketika yang
terbunuh itu adalah sesama kaum muslimin maka dia terbunuh tanpa hak maka yang
membunuh tanpa hak ini dihukum sampai hukuman
mati maka ini yang perlu kemudian kita garis bawahi jangan sampai kemudian
Ee kita berdalih dengan apa yang terjadi di antaranya adalah kisah terbunuhnya
kaab bin Asraf ini oleh beberapa para sahabat Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam sebagai dalih untuk bolehnya melakukan
ee ee main hakim sendiri maka kita sepakat bahwasanya itu
kemaksiatan itu dosa besar dan perlu ada nahi mungkar cuman caranya bagaimana nah
ini perlu kemudian Ee Kita jejak dan kita hikmah dalam melakukan nahi mungkar maka tidak semua Kemudian nahi mungkar
langsung kemudian babat habis ya kadang-kadang kita perlu untuk menyusun strategi dan siasat kadang-kadang perlu
kita Tegas kadang-kadang ee kita langsung datangi ee pelaku nahi
mungkarnya pelaku kemungkarannya kadang-kadang kita datangi orang yang berwenang untuk kemudian melakukan
hukuman kepada pelaku kemungkaran
tersebut sebagai penutup kajian kita di kesempatan pagi hari ini Mari kita baca
kisah satuan tempur kirda maka di bulan Jumadil akhirah
tahun ke-3 Hijriah kaum Quraisy mengirim kafilah dagang ke Syam sebagaimana
biasanya namun melalui rute Irak menembus wilayah nejet menuju Syam tanpa
melintas di kawasan Madinah karena Ya sudah sudah kapok ee dengan kejadian di
Perang Badar Kubro ini kalau lewat Madinah Wah ini dihadang lagi sama Muhammad Sallallahu Alaihi
Wasallam kafilah dagang ini dipimpin oleh Safwan Bin Umayyah dan Rasulullah Sallallahu Alaihi
Wasallam akhirnya mendengar informasi tentang kafilah dagang ini beliau mengir mengirim Zaid bin haritsah untuk
memimpin 100 pasukan berkuda untuk Menghadang dan menyergap kafilah dagang
ini maka akhirnya Zaid bin haritah radhiallahu anhu menyergap kafilah dagang ini saat singgah di sebuah mata
air di nejjet bernama mata air kirdah Zaid bin haritah berhasil
menguasai kafilah dagang ini dengan seluruh barang dagangannya para pengawal kafilah
melarikan diri ee kemudian pemandu jalannya yang bernama furat bin hayyan berhasil ditawan yang akhirnya setelah
itu dia masuk Islam radhiallahu Anhu rampasan perang ini ditaksir
mencapai 100.000 Dirham E dan serangan ini merupakan pukulan telak bagi kaum
Quraisy pasca Perang Badar Kubro maka ini adalah kekalahan yang kedua Nah
setelah perang Badar kubra yang dialami oleh eh orang
Quraisy dan ini sekali lagi bapak dan ibu sekalian atas izin Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bukan atas
ide pribadi Zaid bin haritah bahkan sebagaimana kisah yang
telah lewat ee di mana ada sebuah kejadian di mana
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mengirim e Syariah mengirim pasukan kecil hanya
bertugas untuk mengintai tapi ternyata terjadi pertempu
pertempuran nah nabi nabi salahkan nabi tetap salahkan ee pemimpin e pasukan
yang beliau kirim beliau tidak legalkan beliau tetap nilai salah ee keputusan
dari pemimpin Syariah tersebut ya Karena nabi perintahkan
hanya untuk mengintai tapi kalau ternyata sampai terjadi baku hantam maka ini Tentunya menyalahi
perintah maka semua kejadian ee yang kita baca berupa tadi ee penghilangan
nyawa pengepungan ee bahkan mungkin pengerusakan ini semuanya adalah atas izin dari
Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dan tentunya ini adalah berdasarkan Wahyu dari Allah subhanahu wa taala dan
kejadian yang dilakukan oleh kaum muslimin terhadap musuh-musuh Islam ini sebenarnya belum seberapa kalau
dibandingkan dengan apa yang dilakukan musuh-musuh Islam terhadap kaum muslimin
Terutama ketika Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam berada di Mekah Jadi jangan sampai dengan adanya
kisah-kisah semisal ini ya terbunuhnya kaab bin Asraf kemudian peperangan-peperangan yang kemudian terjadi setelah perang Badar kubra ini
kemudian ee membuat Ee kita berpikir ini ternyata kejam ya dan tidak ini belum
seberapa kalau dibandingkan dengan kekejaman kaum musyrikin Quraisy Ketika
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam berada di Makkah dan ini bukanlah kekejaman ee
yang apa yang dilakukan oleh kaum muslimin ini bukan kekejaman ini adalah ee bisa kita maknai adalah merupakan ee
siasat dan juga merupakan ee ee merupakan ee petunjuk dari Allah
subhanahu wa taala untuk kemudian akhirnya nanti sampai pada fase Fathul
Mekah penaklukan kota Mekah dan tentunya perlu kita garis
bawahi pula peperangan yang dilakukan oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dan para sahabat beliau itu
berdasarkan aturan yang ketat tidak kemudian sembarangan sebagaimana yang kah kita
bahas ya tidak boleh membunuh anak kecil wanita orang yang lanjut usia tidak boleh tidak boleh kemudian merusak
bangunan tidak boleh menebang pohon kecuali kalau memang
diperlukan maka ini adalah di antara aturan-aturan yang diberlakukan dalam jihad fisabilillah ketika itu dan ketika
ada di antara kaum muslimin sendiri yang melanggar nabi tetap hukum n nabi tetap
hukum tidak kemudian Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam legalkan bapak dan ibu sekalian yang dirahmati
oleh Allah subhanahu wa taala sekiranya demikian ee kisah yang kita baca di kesempatan pagi hari ini kita akan
lanjutkan ke kisah perang uhud di mana Di uhud ini Allah subhanahu wa taala memberikan pelajaran kepada kaum
muslimin dengan ee ya kisah cukup pahit yang dialami oleh kaum muslimin yang menunjukkan
bahwasanya kemenangan itu hanyalah dengan taat kepada Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam Adapun ketika kita
menyimpang dari beritah Nabi Sallallahu Alaihi wasam maka kekalahanlah yang kemudian akan ada di hadapan mata kita
kurang lebihnya demikian.
Wasallallahu ala Nabina Muhammadin waa alihi wasahbihi wasallam
Subhanakallahumma wabihamdik Ashadu alla ilaha illa anta astagfiruka wa atubu ilaik
Wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Mutiara Hari Ini
"Akan datang suatu hari kematian menjemputku, tinggallah segala apa yang telah kutulis. Oh andai saja setiap yang membacanya berdo'a untukku, agar Allah Ta'ala melimpahkan ampunan untukku, serta memaafkan kekurangan dan buruknya perbuatanku."
"Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung."