Menjelaskan batasan waktu yang diperbolehkan untuk menjual buah, yaitu setelah nampak tanda-tanda kematangan (buduwwul shalah) demi menghindari kerugian.
Menjual Buah Setelah Matang
Fiqih Muamalah (Kitab Asy Syarhu Al Mumti' 'Ala Zad Al Mustaqni) - Ustadz Muhammad Abu Rivai, Pendakwah Hafidzahullahu Ta'ala
Video Kajian
Jika video tidak dapat diputar, silakan Tonton di YouTube.
Tentang Kajian Ini
Kajian pertemuan ke-131 dalam seri Fiqih Muamalah (Kitab Asy Syarhu Al Mumti' 'Ala Zad Al Mustaqni) yang membahas tentang menjual buah setelah matang. Ustadz Muhammad Abu Rivai, Pendakwah memberikan penjelasan rinci terkait topik ini.
Isi Ceramah Lengkap
Belum ada isi.
Mutiara Hari Ini
"Akan datang suatu hari kematian menjemputku, tinggallah segala apa yang telah kutulis. Oh andai saja setiap yang membacanya berdo'a untukku, agar Allah Ta'ala melimpahkan ampunan untukku, serta memaafkan kekurangan dan buruknya perbuatanku."
"Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung."