بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم
Kitab Bahjatu Qulubil Abrar
Ustadz Feri Setianto حَفِظَهُ الله تعالى
🗓️ Rabu, 11 Juni 2025
🏢 Masjid Al Jamalah, Panggungan, Sleman
Hadits ke empat: sifat2 ahli surga
Ulasan pekan sebelumnya membahas hadist ke 3, hadits pertama tentang niat, hadits kedua adalah syarat diterimanya amal ibadah harus mengkuti petunjuk Nabi, hadits ketiga, agama adalah nasihat.
Bahwa agama berisi perintah dan kewajiban, kewajiban yang kita tunaikan kepada Allah apa, kewajiban yang kita tunaikan kepada KitabNya apa, kewajiban yang kita tunaikan kepada RasulNya apa, kewajiban yang kita tunaikan kepada pemimpin umat islam apa, dan kewajiban kepada sesama kaum muslimin apa.
Jadi annashihah itu maknanya, apa kewajiban yang perlu kita tunaikan kepada yang berhak. ada 5, Allah, kitabNya, Rasul, pemimpin kaum muslim dan sesama kaum muslimin.
Hadits ke empat: sifat2 ahli surga
Manusia nanti pada akhirnya hanya akan menempati Jannah atau narr (surga atau neraka)
Surga dengan segala nikmatnya dan neraka dengan adzab dan siksaannya.
Kenikmatan surga tidak pernah terbayangkan oleh manusia dan begitupun siksa neraka, siksa api neraka adalah siksa yang sangat perih, adzAb yang sangat menghinakan siapapun yang memasukinya.
Hadits dari Abu Hurairah Ra,
Nama aslinya: Abdurrahman bin Shakhr Ad-Dausi
Berasal dari yaman
Abu Hurairah pertama kali bertemu Nabi pada tahun 7H saat perang Khaibar
belajar bersama Nabi sekitar 3,5
menjadi Periwayat hadits terbanyak karena didoakan Nabi dan karena selama di Madinah tinggal di shuffah/tempat yang memang dikhususkan bagi sahabat Nabi yang memang tidak punya rumah
wafat sekitar tahun 158/159 H di Madinah.
dimakamkan di baqi
Malik bin Anas: Ilmu didatangi bukan kita yang didatangi ilmu.Ucapan Badui dari sohr (tempat yang jauh, Padang pasir panas) kepada Rasulullah, Wahai Rasulullah tolong ajari kepadaku tentang suatu amalan yang apabila aku kerjakan memasukanku ke surga.
Pintu surga ada 8 dan memasuki pintu surga dengan petunjuk wahyu Allah
Istiqomahlah sebagaimana engkau diperintahkan dan para ulama menyebutkan Allah tidak perintahkan istiqomahlah sesuai dengan apa yang kau inginkan. Berarti kalau kita mengamalkan sesuatu harus sesuai dengan apa yang Allah perintahkan.
Jawaban Nabi akan disesuaikan dengan siapa yang bertanya.
Jawaban amalan yang bisa membuat kita masuk surga, Yang paling mendasar:
1). Memurnikan ibadah hanya kepada Allah
-+> Beribadah hanya kepada Allah dan tidak menyekutukanNya dengan sesuatu apapun.
Semua Nabi membawa risalah yang sama yakni: mengesakan Allah, meskipun syariatnya berbeda2.
2). Engkau tegakkan sholat fardhu.
--> bukan hanya sekedar sholat tapi harus iqomathus sholat (betul2 memperhatikan sholatnya).
Mari rutinkan doa Nabi Ibrahim
"Rabbij'alni muqimash sholati wa min dzurriyyati, rabbana wa taqabbal du'a."
"Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat, ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku."
3). Menunaikan zakat
Baik zakat wajib maupun sunnah.
4). Siyam Ramadhan
Di hadits ini tidak disebutkan haji, ada beberapa kemungkinan bisa jadi hadits ini sebelum datang syariat haji, sebab syariat haji datang pada tahun 9 H.
Surga didapatkan dengan mengerjakan perintah Allah dan meninggalkan laranganNya.
Wallahu 'alam