1

Video Kajian

Tentang Kajian Ini

Kajian pertemuan ke-1 dalam seri Kajian Tematik yang membahas tentang wanita dibalik sejarah. Ammi Nur Baits, S.T., B.A. memberikan penjelasan rinci terkait topik ini.

2

Ringkasan

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

🗓️ Sabtu, 21 Juni 2025

🏢 PPTQ Al Furqon, Magelang

Pembahasan kajian siang ini adalah perihal Wanita Dibalik Sejarah, yang kita maksud adalah orang yang memberikan pengaruh besar dalam sejarah walaupun namanya tidak terdengar, jumlah umat Muhammad ﷺ banyak sekali namun dari sekian banyak umat tersebut, orang yang dikenal kebaikannya bisa dihitung dengan jari, semisal para ulama ahlus sunnah mulai dari Imam Syafi'i, Imam Ahmad, Imam Malik, Imam Abu Hanifah, Imam Bukhari, Imam Sufyan At Tsauri, dsb. Para ulama dikenal hingga kini karena prestasi mereka & kebermanfaatan mereka untuk umat islam.

Ternyata dibalik keberhasilan para ulama ahlus sunnah tersebut ada para ibu yang memiliki peran sangat besar dalam mendidik mereka hingga menjadi ulama. Sejarah seorang ulama Ar-Rabi’ah ar-Rayi, yang dididik oleh seorang ibu karena ditinggal jihad fi sabilillah oleh suaminya, oleh ibunya, ar-Rabi’ah diserahkan kepada guru-guru agar mendapatkan pendidikan dengan layak. Di samping itu, diundang pula pengajar dalam adab untuk mendidik budi pekertinya.

Kemudian kisah Ibunda Imam Malik, Imam Malik awalnya berkeinginan untuk menjadi penyanyi, tetapi ibunya menyarankan untuk menjadi ahli Fiqh. Karena penyanyi akan ditinggalkan jika wajahnya sudah jelek (tua).

Ibunda Imam Malik bin Anas bernama ‘Aliyah. Ia adalah ibu yang benar-benar memperhatikan tumbuh kembang anaknya. Ia juga memahami bagaimana cara mendidik anak dengan baik dan benar.

Dalam suatu riwayat, Imam Malik berkata, “Aku berpamitan pada Ibuku untuk pergi mencari dan mencatat ilmu. Ibu berkata, “Kemarilah Nak, kenakanlah pakaian yang pantas bagi seorang penuntut ilmu.”

Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Uwais, “Aku mendengar pamanku, Malik bin Anas, bercerita, ‘Dulu, sewaktu aku kecil, ibuku biasa memakaikanku pakaian dan mengenakan imamah untukku. Kemudian ia mengantarkanku kepada Rabi’ah bin Abi Abdirrahman. Ibuku mengatakan, ‘Anakku, datanglah ke majelisnya Rabi’ah. Pelajari akhlak dan adabnya sebelum engkau mempelajari hadits dan fikih darinya’.”

wallahu 'alam

Mutiara Hari Ini

Abu Zubair Hawaary

"Akan datang suatu hari kematian menjemputku, tinggallah segala apa yang telah kutulis. Oh andai saja setiap yang membacanya berdo'a untukku, agar Allah Ta'ala melimpahkan ampunan untukku, serta memaafkan kekurangan dan buruknya perbuatanku."

QS. Al-Jumu'ah (62:10)

"Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung."