بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم
🗓️ Senin, 24 Maret 2025
🏢 Studio ANB Channel, Yogyakarta
Melanjutkan kajian ramadhan terkait pembahasan tema sebab-sebab doa tidak terkabulkan, padahal Allah سبحانه و تعالى banyak menjanjikan dalam Al Quran akan mengabulkan doa hambaNya, sebagaimana firman Allah سبحانه و تعالى
إِذَا سَأَلَكَ عِبَادِى عَنِّى فَإِنِّى قَرِيبٌ ۖ أُجِيبُ دَعْوَةَ ٱلدَّاعِ إِذَا دَعَانِ ۖ فَلْيَسْتَجِيبُوا۟ لِى وَلْيُؤْمِنُوا۟ بِى لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ
Artinya: Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.[Surat Al-Baqarah Ayat 186]
Ijabah doa maknanya adalah Allah mendengar, atau Allah merespon, sehingga pasti akan terjadi jika ada doa sehingga yang namanya ijabah pasti akan terjadi ketika ada doa, tidak mungkin bisa dihindari sepanjang ada doa. Merespon itu bisa diberi sesuai yang diminta bisa juga diberi sesuatu yang lain atau ditolak. Allah tidak salah ketika tidak memberi apa yang diminta hamba.
Kemudian di ayat yang lainnya
قَالَ رَبُّكُمُ ٱدْعُونِىٓ أَسْتَجِبْ لَكُمْ ۚ إِنَّ ٱلَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِى سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ
Artinya: Dan Tuhanmu berfirman: "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina".[Surat Al-Mu’min Ayat 60]
Rasulullah ﷺ menjelaskan dalam sebuah hadits tentang pengabulan doa
نْ أَبِي سَعِيدٍ رضي الله عنه أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَدْعُو بِدَعْوَةٍ لَيْسَ فِيهَا إِثْمٌ، وَلَا قَطِيعَةُ رَحِمٍ، إِلَّا أَعْطَاهُ اللهُ بِهَا إِحْدَى ثَلَاثٍ: إِمَّا أَنْ تُعَجَّلَ لَهُ دَعْوَتُهُ، وَإِمَّا أَنْ يَدَّخِرَهَا لَهُ فِي الْآخِرَةِ، وَإِمَّا أَنْ يَصْرِفَ عَنْهُ مِنَ السُّوءِ مِثْلَهَا» قَالُوا: إِذنْ نُكْثِرُ، قَالَ: «اللهُ أَكْثَرُ».
[صحيح]