بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم
🗓️ Ahad, 27 Juli 2025
🏢 Taman Cibeunying Utara, Bandung
Pembahasan kajian hari ini tentang perbaiki shalatmu, perlu kita ketahui bahwasaya ilmu itu merupakan nutrisi untuk batin yang lebih dibutuhkan daripada makanan, Imam Ahmad bin Hambal telah menyebutkan makna ini, secara persis beliau berkata
لناس إلى العلم أحوج منهم إلى الطعام والشراب
“Manusia lebih butuh kepada ilmu dibandingkan kebutuhan terhadap makanan dan minuman.”
ان الطعام والشراب يحتاج اليه في اليوم مرة او مرتين
“Karena makan dan minum dibutuhkan dalam sehari sekali atau dua kali.”
العلم يحتاج اليه في كل وقت
“Sedangkan ilmu dibutuhkan setiap saat.”
Illmu akan menghidupkan ruh manusia, sebagaimana Allah سبحانه و تعالى berfirman;
كَذَٰلِكَ أَوْحَيْنَآ إِلَيْكَ رُوحًا مِّنْ أَمْرِنَا ۚ مَا كُنتَ تَدْرِى مَا ٱلْكِتَٰبُ وَلَا ٱلْإِيمَٰنُ وَلَٰكِن جَعَلْنَٰهُ نُورًا نَّهْدِى بِهِۦ مَن نَّشَآءُ مِنْ عِبَادِنَا ۚ وَإِنَّكَ لَتَهْدِىٓ إِلَىٰ صِرَٰطٍ مُّسْتَقِيمٍ
Artinya Dan demikianlah Kami wahyukan kepadamu wahyu (Al Quran) dengan perintah Kami. Sebelumnya kamu tidaklah mengetahui apakah Al Kitab (Al Quran) dan tidak pula mengetahui apakah iman itu, tetapi Kami menjadikan Al Quran itu cahaya, yang Kami tunjuki dengan dia siapa yang kami kehendaki di antara hamba-hamba Kami. Dan sesungguhnya kamu benar-benar memberi petunjuk kepada jalan yang lurus.[Surat Asy-Syura Ayat 52]
52. “dan demikianlah,” ketika kami mewahyukan kepada para rasul sebelummu,”kami mewahyukan kepadamu ruh dari perintah kami,” yaitu al-qur’an al-karim ini. Allah menamakannya ruh karena dengan ruh itulah jasad manusia hidup, dan hati serta ruh hanya bisa hidup dengan al-qu’an dan dengannya pula semua maslahat dunia dan agama menjadi hidup, karena di dalamnya terkandung banyak kebaikan dan ilmu.[Tafsir as-Sa'di]
Ibadah shalat memerlukan ilmu maka untuk memperbaiki shalat seorang hamba harus memperbaiki lahir dan batin, ada beberapa cara antara lain ;
1. Jadikan shalatmu berdalil, yakni mengikuti Rasulullah ﷺ sebagai wujud dari mentaati Allah, dalilnya firman Allah سبحانه و تعالى
ن يُطِعِ ٱلرَّسُولَ فَقَدْ أَطَاعَ ٱللَّهَ ۖ
Artinya Barangsiapa yang mentaati Rasul itu, sesungguhnya ia telah mentaati Allah.[Surat An-Nisa Ayat 80]
2. Merenungkan makna dari setiap bacaan & gerakan shalat
Dari Abu Hurairah, Nabi ﷺ ketika masuk masjid, maka masuklah seseorang lalu ia melaksanakan shalat. Setelah itu, ia datang dan memberi salam pada Nabi ﷺ, lalu beliau menjawab salamnya. Beliau berkata, “Ulangilah shalatmu karena sesungguhnya engkau tidaklah shalat.” Lalu ia pun shalat dan datang lalu memberi salam pada Nabi ﷺ. Beliau tetap berkata yang sama seperti sebelumnya, “Ulangilah shalatmu karena sesungguhnya engkau tidaklah shalat.” Sampai diulangi hingga tiga kali. Orang yang jelek shalatnya tersebut berkata, “Demi yang mengutusmu membawa kebenaran, aku tidak bisa melakukan shalat sebaik dari itu. Makanya ajarilah aku!” Rasulullah ﷺ lantas mengajarinya dan bersabda, “Jika engkau hendak shalat, maka bertakbirlah. Kemudian bacalah ayat Alquran yang mudah bagimu. Lalu rukuklah dan sertai thumakninah ketika rukuk. Lalu bangkitlah dan beriktidallah sambil berdiri. Kemudian sujudlah sertai thumakninah ketika sujud. Kemudian bangkitlah dan duduk antara dua sujud sambil thumakninah. Kemudian sujud kembali sambil disertai thumakninah ketika sujud. Lakukan seperti itu dalam setiap shalatmu.” (HR. Bukhari, no. 793 dan Muslim, no. 397).
Wallahu 'alam