بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم
Fiqih Berhias
Ustadz Ammi Nur Baits حَفِظَهُ الله تعالى
🗓️ Senin, 21 Juli 2025
🏢 Studio ANB Channel, Krajan, Yogyakarta
Pembahasan kajian sore ini adalah perihal penjelasan hukum berkaitan berhias bagi wanita, bahwa dalam Al Quran Allah menyebut berhias bagi wanita itu merupakan fitrah, sebagaimana Allah سبحانه و تعالى menjelaskan dalam firmanNya.
أَوَمَن يُنَشَّؤُا۟ فِى ٱلْحِلْيَةِ وَهُوَ فِى ٱلْخِصَامِ غَيْرُ مُبِينٍ
Artinya: Dan apakah patut (menjadi anak Allah) orang yang dibesarkan dalam keadaan berperhiasan sedang dia tidak dapat memberi alasan yang terang dalam pertengkaran.[Surat Az-Zukhruf Ayat 18]
Wanita berhias itu diperbolehkan, diperintahkan bagi para wanita untuk melakukan sunnah-sunnah fitrah, yang itu khusus berlaku bagi wanita dan sesuai kondisi wanita.
Berhias dapat dibagi menjadi ;
1. Khusus lelaki ; pakaian khusus bagi laki-laki
2. Khusus wanita
3. Berlaku bagi keduanya ; menunaikan sunnah-sunnah fitrah
Perintah berhias bagi laki-laki, sebagiamana firman Allah سبحانه و تعالى
۞ يَٰبَنِىٓ ءَادَمَ خُذُوا۟ زِينَتَكُمْ عِندَ كُلِّ مَسْجِدٍ وَكُلُوا۟ وَٱشْرَبُوا۟ وَلَا تُسْرِفُوٓا۟ ۚ إِنَّهُۥ لَا يُحِبُّ ٱلْمُسْرِفِينَ
Artinya: Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) mesjid, makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.[Surat Al-A’raf Ayat 31]
Dalil sunnah-sunnah fitrah adalah hadits berikut
ن أبِي هريرة رضي اللَّه عنه: سمعتُ النبِيّ صلى الله عليه وسلم يقول:«الفِطْرَةُ خمسٌ: الخِتَانُ والاستحدادُ وقصُّ الشَّارِبِ وتقليمُ الأظفارِ وَنَتْفُ الآبَاطِ».
[صحيح]
[Sahih]
ن عائشة رضي الله عنها مرفوعاً: «عَشْرٌ من الفِطْرة: قَصُّ الشَارب، وإعْفَاء اللِّحْية، والسِّواك، وَاسْتِنْشَاقُ الماء، وقص الأظْفَار، وغَسْل البَرَاجِم، ونَتْف الإبْط، وحلق العَانة، وانْتِقَاصُ الماء» قال الراوي: ونَسِيْتُ العاشرة إلا أن تكون المَضْمَضَة. قال وكِيع