1

Video Kajian

Jika video tidak dapat diputar, silakan Tonton di YouTube.

Tentang Kajian Ini

Kajian pertemuan ke-57 dalam seri Kitab Riyadhus Shalihin yang membahas tentang memberi yang terbaik untuk yang lain. Ammi Nur Baits, S.T., B.A. memberikan penjelasan rinci terkait topik ini.

2

Ringkasan

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

Memberi Yang Terbaik Untuk Yang Lain

Ustadz Ammi Nur Baits حَفِظَهُ الله تعالى

🗓️ Kamis, 28 Agustus 2025

🏢 Masjid As Salam, Minomartani, Yogyakarta

Melanjutkan pembahasan hadits dalam Kitab Riyadhus Shalihin, perihal memberi yang terbaik untuk yang lain,

183. Kedua: Dari jarir bin Abdullah radhiayallahu'anhu., katanya: "Saya membaiat kepada Rasulullah ﷺ untuk mendirikan shalat, memberikan zakat dan memberi nasihat kepada setiap orang Islam." (Muttafaq 'alaih)

نْ جَرِيرِِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ رضي الله عنه قَالَ:بَايَعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى شَهَادَةِ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ، وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ، وَإِقَامِ الصَّلاَةِ، وَإِيتَاءِ الزَّكَاةِ، وَالسَّمْعِ وَالطَّاعَةِ، وَالنُّصْحِ لِكُلِّ مُسْلِمٍ.

[صحيح] - [متفق عليه] - [صحيح البخاري: 2157]

Jarīr bin Abdullah -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan, ia berkata,"Aku berbaiat kepada Rasulullah ﷺ untuk mengucapkan syahadat lā ilāha illallāh-wa anna muḥammadar rasūlullāh, menegakkan shalat, membayar zakat, mendengar dan taat kepada pemimpin, dan nasihat untuk setiap muslim."[Sahih] - [Muttafaq 'alaihi] - [Sahih Bukhari - 2157]

Baiat adalah berjanji untuk melakukan sesuatu, mengakui bahwa Nabi ﷺ adalah pemimpin yang sah & Rasul, seorang sahabat berbeda isi baiatnya satu dengan lainnya. Dalam Al Quran telah dijelaskan beberapa isi baiat, yakni firman Allah سبحانه و تعالى dalam Surat Al-Mumtahanah Ayat 12;

أَيُّهَا ٱلنَّبِىُّ إِذَا جَآءَكَ ٱلْمُؤْمِنَٰتُ يُبَايِعْنَكَ عَلَىٰٓ أَن لَّا يُشْرِكْنَ بِٱللَّهِ شَيْـًٔا وَلَا يَسْرِقْنَ وَلَا يَزْنِينَ وَلَا يَقْتُلْنَ أَوْلَٰدَهُنَّ وَلَا يَأْتِينَ بِبُهْتَٰنٍ يَفْتَرِينَهُۥ بَيْنَ أَيْدِيهِنَّ وَأَرْجُلِهِنَّ وَلَا يَعْصِينَكَ فِى مَعْرُوفٍ ۙ فَبَايِعْهُنَّ وَٱسْتَغْفِرْ لَهُنَّ ٱللَّهَ ۖ إِنَّ ٱللَّهَ غَفُورٌ رَّحِيمٌ

Artinya: Hai Nabi, apabila datang kepadamu perempuan-perempuan yang beriman untuk mengadakan janji setia, bahwa mereka tiada akan menyekutukan Allah, tidak akan mencuri, tidak akan berzina, tidak akan membunuh anak-anaknya, tidak akan berbuat dusta yang mereka ada-adakan antara tangan dan kaki mereka dan tidak akan mendurhakaimu dalam urusan yang baik, maka terimalah janji setia mereka dan mohonkanlah ampunan kepada Allah untuk mereka. Sesungguhnya Allah maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Dari Abu Abdirrahman 'Auf bin Malik Al-Asyja'i -raḍiyallāhu 'anhu-, ia berkata, "Kami sedang duduk bersama Rasulullah ﷺ. Waktu itu jumlah kami sembilan atau delapan atau tujuh orang. Beliau bersabda, "Apakah kalian tidak mau membaiat Rasulullah ﷺ?" Padahal kami baru saja melakukan baiat. Kami berkata, "Bukankah kami sudah membaiatmu, wahai Rasulullah?" Beliau bersabda, "Apakah kalian tidak bersedia membaiat Rasulullah?" Lantas kami mengulurkan tangan sambil berkata, "Kami telah membaiatmu, dalam hal apa lagi kami harus membaiatmu?" Beliau bersabda, "Kalian harus menyembah Allah dan tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu apa pun, menunaikan shalat lima waktu dan menaati Allah," beliau membisikkan satu kalimat, "Janganlah kalian meminta sesuatu pun kepada manusia!". Sungguh aku saksikan bahwa salah seorang di antara kelompok tersebut ada yang cambuknya terjatuh dan ia tidak mau meminta kepada seseorang untuk mengambilkan cambuknya.

Wallahu 'alam

Mutiara Hari Ini

Abu Zubair Hawaary

"Akan datang suatu hari kematian menjemputku, tinggallah segala apa yang telah kutulis. Oh andai saja setiap yang membacanya berdo'a untukku, agar Allah Ta'ala melimpahkan ampunan untukku, serta memaafkan kekurangan dan buruknya perbuatanku."

QS. Al-Jumu'ah (62:10)

"Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung."