بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم
Fiqih Nasehat
Ustadz Ammi Nur Baits حَفِظَهُ الله تعالى
🗓️ Kamis, 14 Agustus 2025
🏢 Masjid As Salam, Minomartani, Yogyakarta
Melanjutkan pembahasan kitab Riyadhus Shalihin, pada bab Nasehat, Allah سبحانه و تعالى berfirman;
نَّمَا ٱلْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ فَأَصْلِحُوا۟ بَيْنَ أَخَوَيْكُمْ وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ
Artinya: Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara. Sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, supaya kamu mendapat rahmat.[Surat Al-Hujurat Ayat 10]
Sebagai pemberitahuan tentang keadaan Nuh 'alaihissalam, kemudian firman Allah سبحانه و تعالى
بَلِّغُكُمْ رِسَٰلَٰتِ رَبِّى وَأَنصَحُ لَكُمْ وَأَعْلَمُ مِنَ ٱللَّهِ مَا لَا تَعْلَمُونَ
Artinya: "Aku sampaikan kepadamu amanat-amanat Tuhanku dan aku memberi nasehat kepadamu. dan aku mengetahui dari Allah apa yang tidak kamu ketahui".[Surat Al-A’raf Ayat 62]
Dan tentang Hud 'alaihssalam Allah سبحانه و تعالى berfirman;
أُبَلِّغُكُمْ رِسَٰلَٰتِ رَبِّى وَأَنَا۠ لَكُمْ نَاصِحٌ أَمِينٌ
Artinya: Aku menyampaikan amanat-amanat Tuhanku kepadamu dan aku hanyalah pemberi nasehat yang terpercaya bagimu".[Surat Al-A’raf Ayat 68]
Orang yang baik adalah mereka yang memberikan nasehat kepada orang lain, diantaranya Nabi Nuh & Nabi Hud. Nasehat adalah semangat memberikan yang terbaik bagi orang lain, bisa berupa informasi, materi, saran masukan, & banyak hal dalam rangka terwujudnya kebaikan untuk orang lain.
Tidak sebagaimana iblis yang bersumpah memberi nasehat namun hakikatnya tidaklah demikian, sebagaimana firman Allah سبحانه و تعالى
قَاسَمَهُمَآ إِنِّى لَكُمَا لَمِنَ ٱلنَّصِحِينَ
Artinya: Dan dia (syaitan) bersumpah kepada keduanya. "Sesungguhnya saya adalah termasuk orang yang memberi nasehat kepada kamu berdua",[Surat Al-A’raf Ayat 21]
Kemudian dijelaskan hakikat iblis dalam firmanNya Surat Thaha Ayat 117;
قُلْنَا يَٰـَٔادَمُ إِنَّ هَٰذَا عَدُوٌّ لَّكَ وَلِزَوْجِكَ فَلَا يُخْرِجَنَّكُمَا مِنَ ٱلْجَنَّةِ فَتَشْقَىٰٓ
Artinya: Maka Kami berkata: "Hai Adam, sesungguhnya ini (iblis) adalah musuh bagimu dan bagi isterimu, maka sekali-kali janganlah sampai ia mengeluarkan kamu berdua dari surga, yang menyebabkan kamu menjadi celaka.
Masukan ada 2 yakni untuk urusan dunia dan urusan akhirat berupa perintah larangan. Dari keduanya yang lebih berharga adalah nasehat urusan akhirat.
Kemudian penulis membawakan hadits berikut ini
ن تميم الداري رضي الله عنه أن النبي صلى الله عليه وسلم قال:«الدِّينُ النَّصِيحَةُ» قُلْنَا: لِمَنْ؟ قَالَ: «لِلهِ وَلِكِتَابِهِ وَلِرَسُولِهِ وَلِأَئِمَّةِ الْمُسْلِمِينَ وَعَامَّتِهِمْ».
[صحيح] - [رواه مسلم] - [صحيح مسلم: 55]
Tamīm Ad-Dāriy raḍiallāhu 'anhu meriwayatkan bahwa Nabi ﷺ bersabda,"Agama itu nasihat (ketulusan)." Kami bertanya, "Kepada siapa?" Nabi menjawab, "Kepada Allah, kitab-Nya, Rasul-Nya, para pemimpin kaum muslimin dan semua kaum muslimin pada umumnya."
[Sahih] - [HR. Muslim] - [Sahih Muslim - 55]
Wallahu 'alam