1

Video Kajian

Jika video tidak dapat diputar, silakan Tonton di YouTube.

Tentang Kajian Ini

Kajian pertemuan ke-5 dalam seri Kitab Riyadhus Shalihin yang membahas tentang amar ma'ruf nahi mungkar. Ammi Nur Baits, S.T., B.A. memberikan penjelasan rinci terkait topik ini.

2

Ringkasan

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

Amar Ma'ruf Nahi Mungkar

Ustadz Ammi Nur Baits حَفِظَهُ الله تعالى

🗓️ Kamis, 4 September 2025

🏢 Masjid As Salam, Minomartani, Yogyakarta

Melanjutkan pembahasan Kitab Riyadhus Shalihin, pada bab Amar Ma'ruf Nahi Munkar, berikut beberapa dalil dari Al Quran, yakni firman Allah سبحانه و تعالى

لْتَكُن مِّنكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى ٱلْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِٱلْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ ٱلْمُنكَرِ ۚ وَأُو۟لَٰٓئِكَ هُمُ ٱلْمُفْلِحُونَ

Artinya: Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung.[Surat Ali ‘Imran Ayat 104]

Diantara keutamaan amar ma'ruf nahi munkar adalah akan membawa pada keberuntungan, kemudian firman Allah سبحانه و تعالى

نتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِٱلْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ ٱلْمُنكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِٱللَّهِ ۗ وَلَوْ ءَامَنَ أَهْلُ ٱلْكِتَٰبِ لَكَانَ خَيْرًا لَّهُم ۚ مِّنْهُمُ ٱلْمُؤْمِنُونَ وَأَكْثَرُهُمُ ٱلْفَٰسِقُونَ

Artinya: Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma'ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka, di antara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik.[Surat Ali ‘Imran Ayat 110]

Pujian kepada para sahabat radhiyallahu'anhum sebagai umat yang terbaik, karena ayat ini turun ketika masa para sahabat radhiyallahu'anhum.

Allah سبحانه و تعالى berfirman;

ذِ ٱلْعَفْوَ وَأْمُرْ بِٱلْعُرْفِ وَأَعْرِضْ عَنِ ٱلْجَٰهِلِينَ

Artinya: Jadilah engkau pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang ma'ruf, serta berpalinglah dari pada orang-orang yang bodoh.[Surat Al-A’raf Ayat 199]

Ini adalah 3 prinsip dakwah yang diajarkan Allah dalam Al Qur'an. Menjadi pemaaf maksudnya adalah bagaimana mungkin kita akan menjadi pendakwah apabila kita memiliki banyak masalah dengan masyarakat yang kita dakwahi. Kisah Nabi Musa yang memiliki sejarah kelam dengan Firaun, sebagaimana firman Allah سبحانه و تعالى

الَ أَلَمْ نُرَبِّكَ فِينَا وَلِيدًا وَلَبِثْتَ فِينَا مِنْ عُمُرِكَ سِنِينَ

Artinya: Fir'aun menjawab: "Bukankah kami telah mengasuhmu di antara (keluarga) kami, waktu kamu masih kanak-kanak dan kamu tinggal bersama kami beberapa tahun dari umurmu.[Surat Asy-Syu’ara Ayat 18];

فَعَلْتَ فَعْلَتَكَ ٱلَّتِى فَعَلْتَ وَأَنتَ مِنَ ٱلْكَٰفِرِينَ

Artinya: Dan kamu telah berbuat suatu perbuatan yang telah kamu lakukan itu dan kamu termasuk golongan orang-orang yang tidak membalas guna.[Surat Asy-Syu’ara Ayat 19]

الَ فَعَلْتُهَآ إِذًا وَأَنَا۠ مِنَ ٱلضَّآلِّينَ

Artinya: Berkata Musa: "Aku telah melakukannya, sedang aku di waktu itu termasuk orang-orang yang khilaf.[Surat Asy-Syu’ara Ayat 20]

فَرَرْتُ مِنكُمْ لَمَّا خِفْتُكُمْ فَوَهَبَ لِى رَبِّى حُكْمًا وَجَعَلَنِى مِنَ ٱلْمُرْسَلِينَ

Artinya: Lalu aku lari meninggalkan kamu ketika aku takut kepadamu, kemudian Tuhanku memberikan kepadaku ilmu serta Dia menjadikanku salah seorang di antara rasul-rasul.[Surat Asy-Syu’ara Ayat 21]

Komunikasi yang buruk di masa silam bisa menjadi penghalang dakwah, maka ketika kita pernah berbuat salah minta maaflah, sebaliknya jika kita pernah dizhalimi maafkanlah.

Wallahu 'alam

Mutiara Hari Ini

Abu Zubair Hawaary

"Akan datang suatu hari kematian menjemputku, tinggallah segala apa yang telah kutulis. Oh andai saja setiap yang membacanya berdo'a untukku, agar Allah Ta'ala melimpahkan ampunan untukku, serta memaafkan kekurangan dan buruknya perbuatanku."

QS. Al-Jumu'ah (62:10)

"Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung."