بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم
🗓 ️Rabu, 28 Mei 20255
🏢 Masjid Al Hidayah, Purwosari, Sleman
Melanjutkan pembahasan kitab Khudz Aqidataka karya Syaikh Muhammad Jamil Zainu رَحِمَهُ الله تعالى, perihal Syarat Diterimanya Amal
Soal Apa syarat diterimanya amal ibadah
Jawaban Syarat diterimanya amal ibadah disisi Allah ada tiga:
1. Beriman kepada Allah dan mentauhidkannya. Allah سبحانه و تعالى berfirman
نَّ ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَعَمِلُواْ ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ كَانَتۡ لَهُمۡ جَنَّـٰتُ ٱلۡفِرۡدَوۡسِ نُزُلاً
Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh, bagi mereka adalah surga Firdaus menjadi tempat tinggal. (QS. Al-Kahfi 107)
Rasulullah ﷺ bersabda Katakanlah, aku beriman kepada Allah kemudian istiqamahlah. (HR. Muslim)
2. Ikhlas yaitu beramal karena Allah tanpa riya’ (ingin dilihat orang) dan tanpa sum’ah (ingin didengar oleh manusia).
Allah سبحانه و تعالى berfirman
ٱعۡبُدِ ٱللَّهَ مُخۡلِصً۬ا لَّهُ ٱلدِّينَ
Maka sembahlah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya. (QS. Az-Zumar 2)
3. Mengikuti ajaran Rasulullah ﷺ.
وَمَآ ءَاتَٮٰكُمُ ٱلرَّسُولُ فَخُذُوهُ وَمَا نَہَٮٰكُمۡ عَنۡهُ فَٱنتَهُواْۚ
Apa yang diajarkan Rasul kepadamu, maka terimalah dan apa yang dilarangnya bagimu, maka tinggalkanlah. (QS. Al-Hasyr 7)
Rasulullah ﷺ bersabda Barangsiapa yang mengamalkan suatu amalan yang tidak sesuai dengan ajaran kami maka tertolak. (HR. Muslim)
Syarat diterima amal bisa dibagi ;:
a. Pelaku beriman & bertauhid, amal dari orang kafir tidak diterima walaupun amal sosial.
مَا مَنَعَهُمْ أَن تُقْبَلَ مِنْهُمْ نَفَقَٰتُهُمْ إِلَّآ أَنَّهُمْ كَفَرُوا۟ بِٱللَّهِ وَبِرَسُولِهِۦ وَلَا يَأْتُونَ ٱلصَّلَوٰةَ إِلَّا وَهُمْ كُسَالَىٰ وَلَا يُنفِقُونَ إِلَّا وَهُمْ كَٰرِهُونَ
Artinya Dan tidak ada yang menghalangi mereka untuk diterima dari mereka nafkah-nafkahnya melainkan karena mereka kafir kepada Allah dan Rasul-Nya dan mereka tidak mengerjakan sembahyang, melainkan dengan malas dan tidak (pula) menafkahkan (harta) mereka, melainkan dengan rasa enggan.
[At-Taubah Ayat 54]
Amal orang kafir mendapatkan balasannya di dunia (QS. Al-Ahqaf Ayat 20). Maka orang kafir di akhirat tidak memiliki jatah.
b. Perbuatan ;
ikhlas (murni), penyakit ikhlas ada 3, intinya jiwa ingin dapat jatah dari amal bisa berupa riya', sum'ah (mengejar pujian), ujub (merasa hebat dari orang lain dengan memuji diri sendiri), harapan dunia (balasan di dunia, minta bayaran).
Perihal minta bayaran dirinci ;
1. Ibadah mahdhah, tidak boleh
2. Ibadah yang memberi manfaat orang lain, boleh
Sesuai petunjuk Nabi ﷺ, ahli bid'ah berat menerima mutaba'ah Rasulullah ﷺ
Wallahu 'alam