1

Video Kajian

Tentang Kajian Ini

Kajian pertemuan ke-3 dalam seri Kitab Khudz Aqidatak yang membahas tentang sumber akidah yang menyimpang (kitab khudz aqidatak). Ammi Nur Baits, S.T., B.A. memberikan penjelasan rinci terkait topik ini.

2

Ringkasan

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

Melanjutkan pembahasan Buku Pengantar Aqidah, tentang Sumber Aqidah Menyimpang umumnya bersumber dari Logika & Budaya.

a) Logika ; yang bertentangan dengan kebenaran yang valid, menolak kebenaran dengan alasan tidak logis, seperti munculnya Dajjal di akhir zaman, turunnya Nabi Isa, munculnya Dabbah dll. Allah سبحانه و تعالى berfirman;

ضَرَبَ لَنَا مَثَلًا وَنَسِىَ خَلْقَهُۥ ۖ قَالَ مَن يُحْىِ ٱلْعِظَٰمَ وَهِىَ رَمِيمٌ

Artinya: Dan ia membuat perumpamaan bagi Kami; dan dia lupa kepada kejadiannya; ia berkata Siapakah yang dapat menghidupkan tulang belulang, yang telah hancur luluh[Yasin Ayat 78]

Kemudian firmanNya Surat Yasin Ayat 79;

لْ يُحْيِيهَا ٱلَّذِىٓ أَنشَأَهَآ أَوَّلَ مَرَّةٍ ۖ وَهُوَ بِكُلِّ خَلْقٍ عَلِيمٌ

Artinya: Katakanlah Ia akan dihidupkan oleh Tuhan yang menciptakannya kali yang pertama. Dan Dia Maha Mengetahui tentang segala makhluk.

Aqidah menyimpang bertentangan dengan realita, diantaranya ; meyakini ada padahal tidak ada (mitos, budaya), mengingkari sesuatu yang ada (logika).

Aqidah yang lurus meyakini yang ada & mengingkari yang tidak ada (berdasarkan wahyu)

Kaum pemuja akal, merasa dirinya lebih cerdas, lebih berkemajuan, karena tidak gampang percaya dengan apa yang disampaikan Nabi Nuh 'alaihissalam. Allah سبحانه و تعالى berfirman;

قَالَ ٱلْمَلَأُ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ مِن قَوْمِهِۦ مَا نَرَىٰكَ إِلَّا بَشَرًا مِّثْلَنَا وَمَا نَرَىٰكَ ٱتَّبَعَكَ إِلَّا ٱلَّذِينَ هُمْ أَرَاذِلُنَا بَادِىَ ٱلرَّأْىِ وَمَا نَرَىٰ لَكُمْ عَلَيْنَا مِن فَضْلٍۭ بَلْ نَظُنُّكُمْ كَٰذِبِينَ

Artinya: Maka berkatalah pemimpin-pemimpin yang kafir dari kaumnya Kami tidak melihat kamu, melainkan (sebagai) seorang manusia (biasa) seperti kami, dan kami tidak melihat orang-orang yang mengikuti kamu, melainkan orang-orang yang hina dina di antara kami yang lekas percaya saja, dan kami tidak melihat kamu memiliki sesuatu kelebihan apapun atas kami, bahkan kami yakin bahwa kamu adalah orang-orang yang dusta.[Hud Ayat 27]

Jika kecerdasan & kekayaan bisa mengantarkan kepada ketakwaan maka inilah kelebihan dunia yang bermanfaat untuk akhirat.

Dialog antara Nuh dengan anaknya ketika datang banjir besar, dalilnya firman Allah سبحانه و تعالى ;

الَ سَـَٔاوِىٓ إِلَىٰ جَبَلٍ يَعْصِمُنِى مِنَ ٱلْمَآءِ ۚ قَالَ لَا عَاصِمَ ٱلْيَوْمَ مِنْ أَمْرِ ٱللَّهِ إِلَّا مَن رَّحِمَ ۚ وَحَالَ بَيْنَهُمَا ٱلْمَوْجُ فَكَانَ مِنَ ٱلْمُغْرَقِينَ

Artinya: Anaknya menjawab Aku akan mencari perlindungan ke gunung yang dapat memeliharaku dari air bah! Nuh berkata Tidak ada yang melindungi hari ini dari azab Allah selain Allah (saja) Yang Maha Penyayang. Dan gelombang menjadi penghalang antara keduanya; maka jadilah anak itu termasuk orang-orang yang ditenggelamkan.(QS.Hud Ayat 43)

b) Budaya ; yang dijadikan ajaran agama & aqidah, semisal hari geblak, nyi roro kidul, dewi lanjar, suro bulan sial.

إِذَا قِيلَ لَهُمُ ٱتَّبِعُوا۟ مَآ أَنزَلَ ٱللَّهُ قَالُوا۟ بَلْ نَتَّبِعُ مَآ أَلْفَيْنَا عَلَيْهِ ءَابَآءَنَآ ۗ أَوَلَوْ كَانَ ءَابَآؤُهُمْ لَا يَعْقِلُونَ شَيْـًٔا وَلَا يَهْتَدُونَ

Artinya: Dan apabila dikatakan kepada mereka Ikutilah apa yang telah diturunkan Allah, mereka menjawab (Tidak), tetapi kami hanya mengikuti apa yang telah kami dapati dari (perbuatan) nenek moyang kami. (Apakah mereka akan mengikuti juga), walaupun nenek moyang mereka itu tidak mengetahui suatu apapun, dan tidak mendapat petunjuk.[Al-Baqarah Ayat 170]

Wallahu 'alam

Mutiara Hari Ini

Abu Zubair Hawaary

"Akan datang suatu hari kematian menjemputku, tinggallah segala apa yang telah kutulis. Oh andai saja setiap yang membacanya berdo'a untukku, agar Allah Ta'ala melimpahkan ampunan untukku, serta memaafkan kekurangan dan buruknya perbuatanku."

QS. Al-Jumu'ah (62:10)

"Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung."