1

Video Kajian

Tentang Kajian Ini

Kajian pertemuan ke-133 dalam seri Kitab Bulughul Maram 2 yang membahas tentang shalat hari raya. Ammi Nur Baits, S.T., B.A. memberikan penjelasan rinci terkait topik ini.

2

Ringkasan

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

Shalat Hari Raya

Ustadz Ammi Nur Baits حَفِظَهُ الله تعالى

🗓️ Selasa, 1 Juli 2025

🏢 Masjid Ulil Albab UII Yogyakarta

Melanjutkan pembahasan Kitab Bulughul Maram, perihal shalat hari raya, dalam bahasa arab disebut 'Id, maknanya kembali, karena dilakukan secara berulang oleh masyarakat setiap tahun, 'Id bisa bentuknya waktu atau tempat, semisal merayakan di momen tertentu dengan tempat bebas seperti idul fitri dan idul adha, 'Id tempat adalah perayaan yang dilakukan di tempat tertentu secara berulang seperti perayaan yang dilakukan sekte dalam islam walaupun tidak direstui, semisal perayaan Syiah di Karbala, perayaan kaum sufi di kuburan yang dianggap wali

Nabi ﷺ berdoa agar makamnya tidak dijadikan tempat perayaan, sebagaimana sabda beliau ﷺ

ن علي بن الحسين أنه رأى رجلا يجيء إلى فُرْجَةٍ كانت عند قبر النبي صلى الله عليه وسلم فيدخل فيها فيدعو، فنهاه، وقال ألا أحدثكم حديثا سمعته من أبي عن جدي عن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال« لا تتخذوا قبري عيدا، ولا بيوتكم قبورا، وصلوا علي، فإن تسليمكم يبلغني أين كنتم».

[صحيح بطرقه وشواهده]

  • [رواه ابن أبي شيبة]
  • Dari Ali bin Al-Husain, bahwasanya dia melihat seorang lelaki mendatangi lubang yang ada di sisi kuburan Nabi Muhammad ﷺ, lalu masuk ke dalamnya kemudian menyerunya. Lantas Ali bin Al-Husain melarangnya dan berkata, Maukah aku ceritakan kepada kalian sebuah hadis yang pernah aku dengar dari bapakku dari kakekku dari Rasulullah ﷺ, beliau bersabda, Janganlah kalian menjadikan kuburanku sebagai tempat perayaan, dan janganlah jadikan rumah kalian sebagai kuburan-kuburan, dan bershalawatlah kalian kepadaku, karena salam kalian akan sampai padaku di mana saja kalian berada![Sahih dengan jalan-jalan periwayatan dan syahid-syahidnya]
  • [Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Syaibah]
  • Dalam islam tidak ada perayaan di kuburan tertentu, jika makam orang termulia Nabi ﷺ saja tidak disyariatkan maka apalagi selain beliau yang tidak lebih mulia.

    Dalam Islam hanya ada 3 hari raya yakni ;

    1. Idul Fitri

    2. Idul Adha

    3. Hari Jumat

    Berikut ini dalilnya Anas radhiyallahu ‘anhu berkata,

    دِمَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم الْمَدِينَةَ وَلأَهْلِ الْمَدِينَةِ يَوْمَانِ يَلْعَبُونَ فِيهِمَا فَقَالَ « قَدِمْتُ عَلَيْكُمْ وَلَكُمْ يَوْمَانِ تَلْعَبُونَ فِيهِمَا فَإِنَّ اللَّهَ قَدْ أَبْدَلَكُمْ يَوْمَيْنِ خَيْراً مِنْهُمَا يَوْمَ الْفِطْرِ وَيَوْمَ النَّحْرِ

    “Ketika Nabi ﷺ datang ke Madinah, penduduk Madinah memiliki dua hari raya untuk bersenang-senang dan bermain-main di masa jahiliyah. Maka beliau berkata, “Aku datang kepada kalian dan kalian mempunyai dua hari raya di masa Jahiliyah yang kalian isi dengan bermain-main. Allah telah mengganti keduanya dengan yang lebih baik bagi kalian, yaitu hari raya Idul Fithri dan Idul Adha (hari Nahr)” (HR. An Nasai no. 1556 dan Ahmad 3 178, sanadnya shahih sesuai syarat Bukhari-Muslim sebagaimana kata Syaikh Syu’aib Al Arnauth).

    Hadis dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah ﷺ pernah berkhutbah ketika hari id yang bertepatan dengan hari jumat,

    دِ اجْتَمَعَ فِي يَوْمِكُمْ هَذَا عِيدَانِ، فَمَنْ شَاءَ أَجْزَأَهُ مِنَ الْجُمُعَةِ، وَإِنَّا مُجَمِّعُونَ

    Di hari ini ada dua hari raya. Siapa yang telah hadir shalat id, dia boleh tidak jumatan. Tapi kami akan menyelenggarakan jumatan. (HR. Abu Daud 1073, al-Hakim 1064, al-Baihaqi dalam al-Kubro, dan dishahihkan al-Albani).

    Hari raya kaum muslimin ditepatkan oleh Allah, tidak bertepatan dengan peristiwa sejarah tertentu.

    Wallahu 'alam

    Mutiara Hari Ini

    Abu Zubair Hawaary

    "Akan datang suatu hari kematian menjemputku, tinggallah segala apa yang telah kutulis. Oh andai saja setiap yang membacanya berdo'a untukku, agar Allah Ta'ala melimpahkan ampunan untukku, serta memaafkan kekurangan dan buruknya perbuatanku."

    QS. Al-Jumu'ah (62:10)

    "Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung."