1

Video Kajian

Tentang Kajian Ini

Kajian pertemuan ke-112 dalam seri Kitab Bulughul Maram 2 yang membahas tentang hukum shalat bagi yang sakit. Ammi Nur Baits, S.T., B.A. memberikan penjelasan rinci terkait topik ini.

2

Ringkasan

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

Hukum Shalat Bagi yang Sakit

Ustadz Ammi Nur Baits حَفِظَهُ الله تعالى

🗓️ Selasa, 22 September 2024

🏢 Masjid Ulil Albab UII Yogyakarta

Melanjutkan pembahasan hadits pada kitab Bulughul Maram berkaitan dengan hukum shalat bagi orang yang sedang sakit, termasuk udzur dalam ibadah sebagaimana firman Allah Surat Al-Hajj Ayat 78;

َوَجَٰهِدُوا۟ فِى ٱللَّهِ حَقَّ جِهَادِهِۦ ۚ هُوَ ٱجْتَبَىٰكُمْ وَمَا جَعَلَ عَلَيْكُمْ فِى ٱلدِّينِ مِنْ حَرَجٍ ۚ مِّلَّةَ أَبِيكُمْ إِبْرَٰهِيمَ ۚ هُوَ سَمَّىٰكُمُ ٱلْمُسْلِمِينَ مِن قَبْلُ وَفِى هَٰذَا لِيَكُونَ ٱلرَّسُولُ شَهِيدًا عَلَيْكُمْ وَتَكُونُوا۟ شُهَدَآءَ عَلَى ٱلنَّاسِ ۚ فَأَقِيمُوا۟ ٱلصَّلَوٰةَ وَءَاتُوا۟ ٱلزَّكَوٰةَ وَٱعْتَصِمُوا۟ بِٱللَّهِ هُوَ مَوْلَىٰكُمْ ۖ فَنِعْمَ ٱلْمَوْلَىٰ وَنِعْمَ ٱلنَّصِيرُ

Artinya Dan berjihadlah kamu pada jalan Allah dengan jihad yang sebenar-benarnya. Dia telah memilih kamu dan Dia sekali-kali tidak menjadikan untuk kamu dalam agama suatu kesempitan. (Ikutilah) agama orang tuamu Ibrahim. Dia (Allah) telah menamai kamu sekalian orang-orang muslim dari dahulu, dan (begitu pula) dalam (Al Quran) ini, supaya Rasul itu menjadi saksi atas dirimu dan supaya kamu semua menjadi saksi atas segenap manusia, maka dirikanlah sembahyang, tunaikanlah zakat dan berpeganglah kamu pada tali Allah. Dia adalah Pelindungmu, maka Dialah sebaik-baik Pelindung dan sebaik-baik Penolong.

Berkaitan dengan perkara ibadah maka kerjakan semampunya sebagaimana firman Allah dalam Surat At-Taghabun Ayat 16;

ٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ مَا ٱسْتَطَعْتُمْ وَٱسْمَعُوا۟ وَأَطِيعُوا۟ وَأَنفِقُوا۟ خَيْرًا لِّأَنفُسِكُمْ ۗ وَمَن يُوقَ شُحَّ نَفْسِهِۦ فَأُو۟لَٰٓئِكَ هُمُ ٱلْمُفْلِحُونَ

Artinya Maka bertakwalah kamu kepada Allah menurut kesanggupanmu dan dengarlah serta taatlah dan nafkahkanlah nafkah yang baik untuk dirimu. Dan barangsiapa yang dipelihara dari kekikiran dirinya, maka mereka itulah orang-orang yang beruntung.

3 hal terkait ibadah orang yang sakit ;

1. Lemah fisik

2. Butuh istirahat

3. Najis

Maka orang yang sakit hendaknya menyadari bahwa sakitnya itu bisa jadi menjadi saat-saat terakhir hidupnya sehingga semampunya beribadah sesuai tuntunan Nabi ﷺ, maka menjadi orang sakit yang bertakwa hingga akhir hayat.

Jangan sampai musibah dunia menjadi sebab musibah bagi agama, karena musibah agama lebih berbahaya, tidak ada gantinya. Semisal ketika sakit namun meninggalkan shalat dengan alasan najis, naudzubillah mindzalik.

Imam Ibnu Hushoin Radliyallaahu 'anhu berkata Aku mempunyai penyakit bawasir, bila aku menanyakan kepada Nabi ﷺ tentang cara sholat. Beliau bersabda Sholatlah dengan berdiri, jika tidak mampu maka dengan duduk, dan jika tidak mampu maka dengan berbaring. Riwayat Bukhari.

Wallahu 'alam

Mutiara Hari Ini

Abu Zubair Hawaary

"Akan datang suatu hari kematian menjemputku, tinggallah segala apa yang telah kutulis. Oh andai saja setiap yang membacanya berdo'a untukku, agar Allah Ta'ala melimpahkan ampunan untukku, serta memaafkan kekurangan dan buruknya perbuatanku."

QS. Al-Jumu'ah (62:10)

"Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung."