1

Video Kajian

Jika video tidak dapat diputar, silakan Tonton di YouTube.

Tentang Kajian Ini

Kajian pertemuan ke-29 dalam seri Kitab Al Minah Al Aliyah Fi Bayani As Sunan Al Yaumiyyah yang membahas tentang sunnah waktu dzuhur | ustadz amminur baits. Ammi Nur Baits, S.T., B.A. memberikan penjelasan rinci terkait topik ini.

2

Ringkasan Kajian

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم


Melanjutkan kajian rutin pembahasan tentang bab sunnah waktu dzuhur, yakni kegiatan yang diajarkan Nabi ﷺ di waktu dzuhur, terutama hal-hal yang banyak dilupakan manusia, diantaranya,


1. Shalat sunnah dzuhur baik qabliyah dan badiyah


Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, beliau berkata:


أنَّ النَّبيَّ – صلى الله عليه وسلم – كَانَ لا يَدَعُ أرْبَعًا قَبْلَ الظُّهْرِ

“Bahwasanya Nabi ﷺ tidak pernah meninggalkan shalat 4 rakaat sebelum (qabliyah) Dzuhur.” (H.R. Bukhari)


عَنْ أُمِّ حَبِيبَةَ أُمِّ المُؤْمِنِينَ رَضِيَ اللهُ عَنْهَا قَالَتْ: سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: «مَنْ صَلَّى اثْنَتَيْ عَشَرَةَ رَكْعَةً فِي يَومٍ وَلَيْلَةٍ بُنِيَ لَهُ بِهِنَّ بَيْتٌ فِي الْجَنَّةِ». رَوَاهُ مُسْلِمٌ.


فِي رِوَايَةٍ: «تَطَوُّعاً».

Dari Ummu Habibah, Ummul Mukminin radhiyallahu ‘anha, ia berkata, “Aku mendengar Nabi ﷺ bersabda, ‘Barang siapa melakukan shalat dua belas rakaat dalam sehari semalam niscaya dibangunkan sebuah rumah baginya di surga.” (HR. Muslim. Dalam suatu riwayat disebut, “Shalat tathawwu’, shalat sunnah”). [HR. Muslim, no. 728, 101]


2. Termasuk Sunnah adalah memperpanjang rakaat pertama pada shalat dzuhur

3. Sunnah tidur untuk istirahat dipertengahan siang. Demikian diperintahkan oleh Rasulullah ﷺ, beliau bersabda,


يْلُوا فَإِنَّ الشَّيَاطِيْنَ لاَ تَقِيْلُ

“Qailulah-lah (istirahat sianglah) kalian, sesungguhnya setan-setan itu tidak pernah istirahat siang.” [6] [6] HR. Abu Nu’aim dalam Ath-Thibb, dikatakan oleh Al-Imam Al-Albani dalam Ash-Shahihah no. 1637: isnadnya shahih


4. Dianjurkan ketika panas untuk mengakhirkan shalat dzuhur, berdasarkan hadits


ن عبد الله بن عُمَرَ وأبي هُرَيْرَةَ وأبي ذر رضي الله عنهم عن النبي - صلى الله عليه وسلم - أنه قال: «إذا اشْتَدَّ الْحَرُّ فَأَبْرِدُوا بالصلاة. فإن شدة الْحَرِّ من فَيْحِ جَهَنَّمَ».


[صحيح] - [متفق عليه عن أبي هريرة وأبي ذر -رضي الله عنهما-، ورواه البخاري عن ابن عمر -رضي الله عنهما]

Dari Abdullah bin Umar, Abu Hurairah dan Abu Żar -raḍiyallāhu 'anhum-, dari Nabi ﷺ, bahwasanya beliau bersabda, "Apabila cuaca sangat panas, maka akhirkan shalat Zuhur sampai waktu dingin, karena panas yang sangat terik itu merupakan hembusan hawa panas neraka Jahanam."[Hadis sahih] - [Diriwayatkan oleh Bukhari - Muttafaq 'alaih]


Wallahu'alam

Mutiara Hari Ini

Abu Zubair Hawaary

"Akan datang suatu hari kematian menjemputku, tinggallah segala apa yang telah kutulis. Oh andai saja setiap yang membacanya berdo'a untukku, agar Allah Ta'ala melimpahkan ampunan untukku, serta memaafkan kekurangan dan buruknya perbuatanku."

QS. Al-Jumu'ah (62:10)

"Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung."