بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم
🗓️ Selasa 2 September 2025
🏢 Studio ANB Channel, Krajan, Sleman
Pembahasan kajian sore ini adalah perihal hukum penggunaan parfum, misk adalah parfum yang paling wangi sebagaimana dijelaskan dalma sebuah hadits memakai minyak misik, sesungguhnya ia adalah sebaik-baik wewangian
دَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ عَنْ شُعْبَةَ حَدَّثَنِي خُلَيْدُ بْنُ جَعْفَرٍ عَنْ أَبِي نَضْرَةَ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ كَانَتْ امْرَأَةٌ مِنْ بَنِي إِسْرَائِيلَ قَصِيرَةٌ تَمْشِي مَعَ امْرَأَتَيْنِ طَوِيلَتَيْنِ فَاتَّخَذَتْ رِجْلَيْنِ مِنْ خَشَبٍ وَخَاتَمًا مِنْ ذَهَبٍ مُغْلَقٌ مُطْبَقٌ ثُمَّ حَشَتْهُ مِسْكًا وَهُوَ أَطْيَبُ الطِّيبِ فَمَرَّتْ بَيْنَ الْمَرْأَتَيْنِ فَلَمْ يَعْرِفُوهَا فَقَالَتْ بِيَدِهَا هَكَذَا وَنَفَضَ شُعْبَةُ يَدَهُ حَدَّثَنَا عَمْرٌو النَّاقِدُ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ عَنْ شُعْبَةَ عَنْ خُلَيْدِ بْنِ جَعْفَرٍ وَالْمُسْتَمِرِّ قَالَا سَمِعْنَا أَبَا نَضْرَةَ يُحَدِّثُ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ذَكَرَ امْرَأَةً مِنْ بَنِي إِسْرَائِيلَ حَشَتْ خَاتَمَهَا مِسْكًا وَالْمِسْكُ أَطْيَبُ الطِّيبِ
Telah menceritakan kepada kami Abu Bakr bin Abu Syaibah; Telah menceritakan kepada kami Abu Usamah dari Syu'bah; Telah menceritakan kepadaku Khulaid bin Ja'far dari Abu Nadhr dari Abu Sa'id Al Khudri dari Nabi ﷺ beliau bersabda: "Pada masa bani Isra`il ada seorang wanita yang pendek badannya berjalan bersama dua orang wanita yang tinggi badannya. lalu ia membuat kaki palsu dari kayu untuk kedua kakinya, dan memakai cincin emas yang dia buatnya. Lalu diberi minyak wangi kesturi, sebaik-baik minyak wangi. Kemudian dia berjalan di antara dua wanita tersebut hingga orang-orang pun tidak mengenalnya. Dia berkata sambil kedua tangannya seperti ini. Syu'bah sambil menggerak-gerakkan tangannya. Telah menceritakan kepada kami 'Amru An Naqid; Telah menceritakan kepada kami Yazid bin Harun dari Syu'bah dari Khulaid bin Ja'far dan Al Mustamir keduanya berkata; Aku mendengar Abu Nadhrah bercerita dari Abu Sa'id Al Khudri bahwa Rasulullah ﷺ menyebutkan tentang seorang wanita dari bani Israil yang memberi minyak kesturi pada cincinnya. Minyak kesturi adalah sebaik-baik minyak wangi.[Hadits Shahih Muslim No. 4182 - Kitab Lafadz termasuk dari adab dan yang lainnya]
Kemudian dalam hadits lainnya dalil dibolehkannya adalah hadits Aisyah Radhiyallahu ‘anha.
انَ رَسُوْلُ اللهِ إِذَا أَرَادَ أَنْ يُحْرِمَ يَتَطَيَّبُ بِأَطْيَبِ مَا يَجِدُ ثُمَّ أَرَى وَبِيْصَ الدَّهْنِ فِيْ رَأْسِهِ وَ لِحْيَتِهِ بَعْدَ ذَلِكَ رواه مسلم
“Rasulullah ﷺ kalau ingin berihram memakai wangi- wangian yang paling wangi yang beliau dapatkan kemudian aku melihat kilatan minyak di kepalanya dan jenggotnya setelah itu“.[HR.Muslim no.2830 ].
Ketika sebelum ihram di hotel/di miqot jangan sampai baju dipakaikan parfum/pewangi baik bagi laki-laki maupun perempuan, jika sudah terlanjur wangi maka dicuci ulang sampai tidak ada aroma wanginya, sementara di badan boleh memakai parfum hanya khusus untuk laki-laki.
Setelah mulai ihram tidak boleh ada parfum apapun baik di badan maupun di pakaian.
Seorang ulama tabi’in, Tsumamah bin Abdillah bercerita,
انَ أَنَسٌ لاَ يَرُدُّ الطِّيبَ. وَقَالَ أَنَسٌ إِنَّ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- كَانَ لاَ يَرُدُّ الطِّيبَ
Anas tidak pernah menolak pemberian minyak wangi. Anas mengatakan, bahwa Nabi ﷺ tidak menolak minyak wangi. (HR. Bukhari 2582, Turmudzi 3019 dan yang lainnya).
Wallahu'alam
Silakan dibantu share
Semoga bermanfaat
Barakallahu fiikum