1

Video Kajian

Tentang Kajian Ini

Kajian pertemuan ke-1 dalam seri Kajian Tematik yang membahas tentang keutamaan arafah. Ammi Nur Baits, S.T., B.A. memberikan penjelasan rinci terkait topik ini.

2

Ringkasan

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

Keutamaan Arafah

Ustadz Ammi Nur Baits حَفِظَهُ الله تعالى

🗓️ Rabu, 4 Juni 2025

🏢 Masjid Al Marhamah, Candi Gebang, Yogyakarta

Pembahasan kajian pagi ini adalah tentang keutamaan arafah, sebuah lembah timur kota Mekkah sejauh kurang lebih 23 km, ini termasuk tanah halal, dimana dalam kegiatan haji ada tanah haram dan tanah halal, tanah haram dimulai dari Mudzalifah, Mina, dan Masjidil Haram. Dulu orang musyrik tidak mau wukuf di arafah namun di Mudzalifah, disebut kaum ahmas, Quraisy yang ketika haji tidak wukuf di arafah, setelah Nabi ﷺ diutus maka inti haji adalah wukuf di arafah. Nabi ﷺ ditanya oleh sekelompok orang dari Nejed tentang haji, maka beliau ﷺ menjawab :

الْحَجُّ عَرَفَةُ

Haji itu adalah Arafah.

[HR. at-Tirmidzi no. 889, an-Nasâ’i no. 3016 dan Ibnu Mâjah no. 3015 , dihukumi shahih oleh al-Albâni]

Maksud hadits ini adalah bahwa wukuf di Arafah merupakan tiang haji dan rukunnya yang terpenting. Barang siapa meninggalkannya, maka hajinya batal, dan barangsiapa melakukannya, maka telah aman hajinya.

Sebagian sumber menyebutkan nama “Arafah/Arafat diambil dari kata “to’aruf yang berarti saling mengenal, di mana dahulunya tempat ini adalah tempat bertemunya kembali Nabi Adam dan Hawa. Adapula yang mengatakan bahwa Jibril-‘alaihissalam

  • mengajarkan Nabi Ibrahim tentang manasik haji di tempat ini, seusai mengajar Jibril bertanya, “Arafta?” (Apa Anda sudah tahu?) dalilnya adalah ketika Nabi Ibrahim alaihissalam berdoa ,
  • رَبَّنَا وَٱجْعَلْنَا مُسْلِمَيْنِ لَكَ وَمِن ذُرِّيَّتِنَآ أُمَّةً مُّسْلِمَةً لَّكَ وَأَرِنَا مَنَاسِكَنَا وَتُبْ عَلَيْنَآ إِنَّكَ أَنتَ ٱلتَّوَّابُ ٱلرَّحِيمُ

    Artinya: Ya Tuhan kami, jadikanlah kami berdua orang yang tunduk patuh kepada Engkau dan (jadikanlah) diantara anak cucu kami umat yang tunduk patuh kepada Engkau dan tunjukkanlah kepada kami cara-cara dan tempat-tempat ibadat haji kami, dan terimalah taubat kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.[Al-Baqarah Ayat 128]

    Jubair bin Muth’im Radhiyallahu anhu meriwayatkan dari Rasûlullâh ﷺ ;

    لُّ عَرَفَاتٍ مَوْقِفٌ وَارْفَعُوا عَنْ بَطْنِ عُرَنَةَ

    Seluruh Arafah adalah tempat wukuf, dan jauhilah tengah lembah ‘Uranah [HR. Ahmad no. 16.797, dihukumi shahih oleh al-Albâni dan Syuaib al-Arnauth]/p> Dari ‘Amr bin Syu’aib dari ayahnya dari kakeknya, Nabi ﷺ bersabda,

    يْرُ الدُّعَاءِ دُعَاءُ يَوْمِ عَرَفَةَ

    “Sebaik-baik do’a adalah do’a pada hari Arafah.” (HR. Tirmidzi no. 3585. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan). Maksudnya

    Dari ‘Aisyah, ia berkata bahwa Rasulullah ﷺ bersabda,

    ا مِنْ يَوْمٍ أَكْثَرَ مِنْ أَنْ يُعْتِقَ اللَّهُ فِيهِ عَبْدًا مِنَ النَّارِ مِنْ يَوْمِ عَرَفَةَ وَإِنَّهُ لَيَدْنُو ثُمَّ يُبَاهِى بِهِمُ الْمَلاَئِكَةَ فَيَقُولُ مَا أَرَادَ هَؤُلاَءِ

    “Di antara hari yang Allah banyak membebaskan seseorang dari neraka adalah hari Arafah. Dia akan mendekati mereka lalu akan menampakkan keutamaan mereka pada para malaikat. Kemudian Allah berfirman: Apa yang diinginkan oleh mereka?” (HR. Muslim no. 1348).

    wallahu a'lam

    Mutiara Hari Ini

    Abu Zubair Hawaary

    "Akan datang suatu hari kematian menjemputku, tinggallah segala apa yang telah kutulis. Oh andai saja setiap yang membacanya berdo'a untukku, agar Allah Ta'ala melimpahkan ampunan untukku, serta memaafkan kekurangan dan buruknya perbuatanku."

    QS. Al-Jumu'ah (62:10)

    "Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung."