بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم
🗓️ Kamis, 28 Agustus 2025
🏢 The Nice Playland, Yogyakarta
Bahwasanya bumi ini butuh air hujan sehingga dengan adanya siraman air hujan maka bumi menjadi tumbuh subur, dengan itu bumi akan hidup demikianlah ilustrasi yang diberiikan oleh Allah antara ilmu dengan hati manusia, hamba hatinya butuh disirami ilmu seperti permukaan bumi butuh pada air hujan, sehingga hati hamba akan menjadi sehat bila sering mendapatkan siraman rohani baik yang bersumber dari Al Quran dan As Sunnah
ن أبي موسى الأشعري رضي الله عنه مرفوعاً: «إنَّ مَثَلَ مَا بَعَثَنِي اللهُ بِهِ مِنَ الهُدَى والعِلْمَ كَمَثَلِ غَيْثٍ أَصَابَ أَرْضًا فكانتْ مِنها طَائِفَةٌ طَيِّبَةٌ، قَبِلَتْ الماءَ فَأَنْبَتَتِ الكَلَأَ والعُشْبَ الكَثِيرَ، وكَان مِنها أَجَادِبُ أَمْسَكَتِ الماءَ فَنَفَعَ اللهُ بها النَّاسَ، فَشَرِبُوا مِنْهَا وسَقَوا وَزَرَعُوا، وأَصَابَ طَائِفَةً مِنها أُخْرَى إنَّما هِي قِيعَانٌ لا تُمْسِكُ مَاءً ولا تُنْبِتُ كَلَأً، فذلك مَثَلُ مَنْ فَقُهَ في دِينِ اللهِ وَنَفَعَهُ بِما بَعَثَنِي اللهُ بِهِ فَعَلِمَ وعَلَّمَ، ومَثَلُ مَنْ لم يَرْفَعْ بِذَلِكَ رَأْسًا ولم يَقْبَلْ هُدَى اللهِ الذي أُرْسِلْتُ بِهِ».
[صحيح]
۞ إِنَّ ٱللَّهَ يَأْمُرُكُمْ أَن تُؤَدُّوا۟ ٱلْأَمَٰنَٰتِ إِلَىٰٓ أَهْلِهَا وَإِذَا حَكَمْتُم بَيْنَ ٱلنَّاسِ أَن تَحْكُمُوا۟ بِٱلْعَدْلِ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ نِعِمَّا يَعِظُكُم بِهِۦٓ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ كَانَ سَمِيعًۢا بَصِيرًا
Artinya: Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil. Sesungguhnya Allah memberi pengajaran yang sebaik-baiknya kepadamu. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.
Salah satu bentuk amanah adalah tugas yang diberikan kepada seseorang sebagai konsekuensi akad yang telah disepakati. Maka menunaikan amanah adalah bagian dari menjalankan perintah Allah, sehingga bekerja dapat mendapatkan pahala ketika ada niat menunaikan perintah Allah, yakni saat menjalankan amanah.
Kita dapat mengambil faidah dari kisah Nabi Musa 'alaihissalam ketika dicalonkan menjadi pekerja, dijelaskan dalam firman Allah سبحانه و تعالى dalam Surat Al-Qashash Ayat 26;
الَتْ إِحْدَىٰهُمَا يَٰٓأَبَتِ ٱسْتَـْٔجِرْهُ ۖ إِنَّ خَيْرَ مَنِ ٱسْتَـْٔجَرْتَ ٱلْقَوِىُّ ٱلْأَمِينُ
Artinya: Salah seorang dari kedua wanita itu berkata: "Ya bapakku ambillah ia sebagai orang yang bekerja (pada kita), karena sesungguhnya orang yang paling baik yang kamu ambil untuk bekerja (pada kita) ialah orang yang kuat lagi dapat dipercaya".
Wallahu 'alam