1

Video Kajian

Jika video tidak dapat diputar, silakan Tonton di YouTube.

Tentang Kajian Ini

Kajian pertemuan ke-3 dalam seri Fiqih Bermadzhab yang membahas tentang belajar metodologi bermadzhab. Ammi Nur Baits, S.T., B.A. memberikan penjelasan rinci terkait topik ini.

2

Ringkasan Kajian

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
Melanjutkan pembahasan Buku Fiqih Bermadzhab, pada bab metodologi madzhab dan bagaimana cara orang awam bermadzhab, para ulama menisbatkan pada madzhab tertentu karena menempuh sistematika madzhab tertentu diantaranya Imam Nawawi, Imam Ibnu Rajab, dll. Muncul pertanyaan kenapa mereka bermadzhabapakah mereka taklidjawabnya mereka bermadzhab namun tidak taklid


Ibarat sebuah pohon maka perlu teknis tertentu mengambil buah dari pohon tersebut, pohon adalah dalil, buah adalah hukum, mereka yang bisa memetik adalah ulama mujtahid, untuk kemudian buahnya (hukum) disampaikan kepada masyarakat luas. Masing-masing ulama memiliki memiliki metode yang berbeda satu dengan lainnya untuk mengambil hukum tersebut.


Maka ada 2 pihak dalam kondisi tersebut:

1. Belajar metode ; inilah para ulama mujtahid yang bermadzhab namun tidak taklid, mereka mengikuti metodologi madzhab tertentu

2. Menikmati hasilnya


Para ulama menisbatkan kepada madzhab tertentu sebatas sebagai identitas bukan karena taklid, karena ulama sepakat taklid itu haram, kecuali dalam kondisi tertentu yang memaksa untuk taklid. Kewajiban kita ketika terjadi perbedaan pendapat adalah memilih pendapat yang mendekati kebenaran.


Allah سبحانه و تعالى berfirman;


اتَّبِعُوا مَا أُنْزِلَ إِلَيْكُمْ مِنْ رَبِّكُمْ وَلَا تَتَّبِعُوا مِنْ دُونِهِ أَوْلِيَاءَ ۗ قَلِيلًا مَا تَذَكَّرُونَ


Ikutilah apa yang diturunkan kepadamu dari Rabbmu dan janganlah kamu mengikuti pemimpin-pemimpin selain-Nya. Amat sedikitlah kamu mengambil pelajaran (darinya). [al-A’râf73]


Perbedaan antara taklid dengan bermadzhab diantaranya

- Taklid itu mengambil pendapat baik dari mujtahid maupun bukan mujtahid

- Bermadzhab, mengambil pendapat ulama mujtahid. Bermadzhab itu mengikuti proses pengambilan dalil mulai dari fiqih, ushul fiqih dan kaidah fiqihnya


Cara orang awam bermadzhab:

1. Mengikuti metodologi dalam memahami dalil walaupun bisa jadi berbeda hasil kesimpulan hukum dengan ulamanya

2 Mengambil hukum di kasus cabang tanpa memahami metodologi berdalil


Kedua tingkatan tersebut masih dalam lingkup belajar, tidak berlaku bagi mereka yang tidak belajar. Siapapun yang mengambil guru dia harus mempertanggungjawabkannya di hari kiamat.


Wallahu 'alam

Youtube: Belajar Metodologi Bermadzhab | Ustadz Ammi Nur Baits

Facebook: Belajar Metodologi Bermadzhab | Ustadz Ammi Nur Baits

#fiqih #madzhab #belajar #metodologi

Mutiara Hari Ini

Abu Zubair Hawaary

"Akan datang suatu hari kematian menjemputku, tinggallah segala apa yang telah kutulis. Oh andai saja setiap yang membacanya berdo'a untukku, agar Allah Ta'ala melimpahkan ampunan untukku, serta memaafkan kekurangan dan buruknya perbuatanku."

QS. Al-Jumu'ah (62:10)

"Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung."