بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم
🗓️ Sabtu 19 Juli 2025
🏢 Masjid Rahmatan lil 'Alamin, Padang
Pembahasan kajian pagi ini seputar dialog muamalah, perlu diketahui bahwasanya majlis ilmu adalah majlis dzikir dimana dalam majlis tersebut disebut nama Allah, peringatan dari Allah, perintah & larangan dari Allah, sebagaimana firman Allah سبحانه و تعالى
أَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ إِذَا نُودِىَ لِلصَّلَوٰةِ مِن يَوْمِ ٱلْجُمُعَةِ فَٱسْعَوْا۟ إِلَىٰ ذِكْرِ ٱللَّهِ وَذَرُوا۟ ٱلْبَيْعَ ۚ ذَٰلِكُمْ خَيْرٌ لَّكُمْ إِن كُنتُمْ تَعْلَمُونَ
Artinya: Hai orang-orang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat Jum'at, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.[Surat Al-Jumu’ah Ayat 9]
Kita sepakat bahwasanya ilmu yang paling tinggi adalah ilmu tentang keimanan berupa aqidah tauhid sebagai syarat masuk surga namun demikian terdapat juga ilmu lainnya yang wajib untuk dipelajari, yakni perihal ahkam syariat, berupa halal haram dalam muamalah, sebab fenomena di akhir zaman dimana manusia tidak peduli dari mana mereka memperoleh harta apakah halal ataukah haram.
Nabi ﷺ jauh-jauh hari sudah mengatakan,
يَأْتِيَنَّ عَلَى النَّاسِ زَمَانٌ لاَ يُبَالِى الْمَرْءُ بِمَا أَخَذَ الْمَالَ ، أَمِنْ حَلاَلٍ أَمْ مِنْ حَرَامٍ
“Akan datang suatu zaman di mana manusia tidak lagi peduli dari mana mereka mendapatkan harta, apakah dari usaha yang halal atau yang haram.” (HR. Bukhari no. 2083, dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu).
Makna tidak peduli adalah ;
1. Berpaling atau tidak mau belajar
2. Tidak peduli aturan & dampak perbuatannya walaupun sudah tahu hukumnya, namun masa bodoh
seperti praktek suap menyuap yang masih ada di tengah masyarakat, maupun praktek riba yang tersebar dimana mana
ن الزبير بن عدي، قال: أَتَيْنَا أنسَ بنَ مَالِكٍ رضي الله عنه فَشَكَوْنَا إليه ما نَلْقَى من الحَجَّاجِ، فقال: «اصْبِرُوا، فإنه لا يأتي زمانٌ إلا والذي بعده شَرٌّ منه حَتَّى تَلْقَوا رَبَّكُم» سمعتُه من نَبِيِّكُم صلى الله عليه وسلم .
[صحيح]
Dari Az-Zubair Ibn 'Adi, dia berkata, "Kami mendatangi Anas bin Mālik -raḍiyallāhu 'anhu