Dialah dzat yang menurunkan as sakinah di hati hamba-hambanya yang beriman, agar iman mereka semakian bertambah, di samping mereka juga sudah memiliki iman. Maka Anda duduk di sini dalam rangka untuk belajar, insya Allah forum ini bisa dijadikan untuk forum nge-charge iman
Berikutnya Tema kajian kita sebagaimana yang tadi disampaikan dalam pengumuman adalah amal sholeh vs (versus) amal salah
Allah perintahkan kita untuk beramal dan Allah subhanahu wa ta'ala berikan panduan. Oleh karena itu siapapun yang beramal di luar dari panduan maka amalnya salah.
Panduan secara umum Allah tegaskan dalam Alquran: mereka tidaklah diperintahkan kecuali agar mereka beribadah kepada Allah dengan mengikhlaskan ibadah kepadaNya, condong kepada tauhid, condong kepada kebenaran dan meninggalkan kesyirikan. Sehingga dalam hal ini Allah ta'ala menjelaskan bahwa tujuan kenapa Allah perintahkan manusia beribadah agar dia mentauhidkan Allah, agar dia menyembah hanya kepada Allah.
Kemudian di ayat yang lain Allah ta'ala berfirman: ikutilah apa yang telah diturunkan kepada kalian oleh Rabb kalian dan jangan mengikuti yang lain, dalam masalah agama. Sehingga Allah subhanahu wa ta'ala kasih bimbingan, dalam urusan agama ikutilah panduan yang diberikan oleh Allah ta'ala.
Maka berdasarkan kaidah ini kita bisa memberikan kesimpulan, disebut sebagai amal saleh jika terpenuhi dua kriteria:
1. Benar tata caranya
2. Benar tujuannya
Benar tata caranya dan benar tujuannya
Gagal salah satu tidak bisa kita sebut sebagai amal saleh, karena itu pasangan syahadatt adalah syahadat lailahaillallah satunya apa Muhammad Rasulullah menggambarkan tentang masalah tauhid kepada siapa tujuan kita beramal, sedangkan syahadat Muhammad Rasulullah menjelaskan tentang bagaimana tata cara kita dalam beramal, sebab disebut sebagai amal saleh apabila memenuhi dua kriteria, yang pertama benar tata caranya yang kedua benar tujuannya
Ada orang yang amalnya benar secara tata cara, salatnya sesuai dengan rukun, wajib dia kerjakan semua syaratnya dia penuhi seluruh amalnya benar dari sisi tata cara, tapi ketika dia punya tujuan yang menyimpang, misalnya dia punya harapan untuk dipuji orang, dia bukan dalam rangka untuk beribadah kepada Allah, namun cari perhatian yang lain, maka amal semacam ini tidak diterima oleh Allah.
Allah berikan gambaran seperti amalnya orang munafik, Allah ta'ala berfirman: orang-orang munafik itu menipu Allah dan Allah membalas tipuan mereka dan ketika mereka mengerjakan shalat, mereka malas-malasan mencari perhatian orang lain dan mereka tidak ingat Allah kecuali sedikit.
Maka orang munafik ketika beramal salah tata cara dan salah tujuan berkaitan dengan tata cara orang munafik itu ketika beramal malas-malasan maka disebut oleh Allah ketika salat orang munafik itu paling enggak betah, kapan selesai kapan selesai kapan salam, itu karakter orang munafik paling enggak kerasan ketika shalat
Yang kedua dia salah tujuan sehingga maksud dia mengerjakan salat adalah biar diakui sebagai Muslim ada sejatinya dia sangat membenci agama Islam maka salat yang dia kerjaka disebut oleh Allah ta'ala Allah mereka menipu Allah dan Allah membalas tipuan mereka dan ketika orang munafik itu salat mereka tidak mengingat Allah kecuali hanya sedikit.
Itu contoh gambaran orang yang amalnya dinilai salah oleh Allah orang munafik menjalankan shalat tapi shalatnya salah salah dari sisi tata cara dan salah dari sisi tujuan demikian pula ada orang yang ketika beramal dia salah karena dia banyak melakukan pelanggaran di tengah amal.
Contohnya yang sering digambarkan Nabi shallallahu alaihi wasallam berkaitan dengan orang yang puasa tapi puasanya tidak berkualitas Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda atas betapa banyak orang yang puasa tapi yang dia dapatkan hanya lapar dan haus, artinya dia nggak dapat pahala kenapa karena amalnya salah sepanjang dia beramal Dia rajin maksiat Anda bisa lihat ya ada yang waktunya terbatas ada yang waktunya panjang amal yang waktunya terbatas saat
Tapi ada ibadah yang rentang waktunya panjang
Sayyidinalinnas hubbu syahwat minannisa'i Wal banin walqanatiril munkar diberi hiasan bagi manusia sehingga mereka mencintai deretan kenikmatan dunia mulai dari wanita anak kemudian perhiasan emas dan perak dan aneka harta-harta yang lainnya karena itu umumnya manusia mereka memperbanyak dan mengejar kehidupan dunia syariat itu turun menjadi penyeimbang biar mereka ingat hidup tidak sekali karena andaikan tidak ada agama maka manusia hanya mikir kehidupan sekarang ketika ada agama manusia diajak untuk mikir setelah ini kalau akan bangkit kembali akan mati dan tak akan dihidupkan kembali untuk kehidupan yang kedua di kehidupan yang kedua ini enggak ada ujungnya pilihannya cuman dua bahagia abadi atau kecelakaan tadi kemudian manusia diingatkan oleh Allah subhanahu wa ta'ala dengan keberadaan kehidupan yang kedua ini kalian harus persiapan maka kita diajarkan ketika mau menghadapi kehidupan yang kedua carilah bekal dan bekal itu wujudnya adalah ketaatan kepada Allah subhanahu wa ta'ala karena ketika di akhirat seorang hamba hanya bisa selamat ketika dia dirahmati oleh Allah dan untuk bisa mendapatkan rahmat Allah berarti dia harus melakukan ketaatan kepada Allah ini konsep dasarnya jadi berawal dari kalimat tadi ya andaikan tidak ada agama maka yang dipikirkan oleh manusia itu apa hanya kehidupan yang dia jalan Allah berikan agama kepada manusia dan Allah tunjukkan bahwa hidup tidak sekali akan ada kehidupan yang kedua di kehidupan yang kedua manusia akan menjalani kita di sana isinya hanya bahagia abadi atau sengsara abadi baik selanjutnya mereka diajarkan carilah bekal untuk menghadapi kehidupan yang kedua ini Allah subhanahu wa ta'ala berfirman akhirat dunia semangatlah untuk mencari apa yang Allah sediakan bagi kalian berupa balasan di akhirat namun jangan sampai kau lupakan jatah hidupmu di dunia jadi kita diajarkan semangat untuk nyari akhirat untuk kehidupan yang kedua tanpa ujung tadi tapi untuk urusan dunia jangan sampai kau lupakan yang terjadi sebaliknya orang terlalu semangat mencari dunia sampai merupakan akhirat hingga amalan untuk akhirat dipakai untuk dunia kita kasih ilustrasi ya orang kalau kerja sebagai karyawan dia kerja berapa jam 8 jam rata-rata baik dia kerja 8 jam itu nyari apa nyari duit jadi harta selesai kerja 8 jam dia ngapain oh dia piknik jalan-jalan atau bermain ya sehari itu mungkin butuh waktu 23 jam untuk mainan hp berikut total kegiatan kerja dan mainan hp 11 jam selanjutnya dia tidur berapa jam anggaplah 8 jam jadinya berapa 19 jam kurang 5 jam 5 jam ini dipakai apa kadang dipakai jalan-jalan kadang sibuk di jalan ya karena macet dan seterusnya anggaplah total 2 jam sehingga tinggal 3 jam apakah 3 jam dipakai ibadah kemungkinan besar tidak dipakai aktivitas yang lain yang enggak ada nilai ibadahnya total barangkali ibadah dia cuman satu jam untuk mulai dari salat lima waktu ditambah zikir anggaplah satu setengah jam sehingga dari aktivitas dia selama 24 anggap tidur enggak dihitung berarti sepertiga enggak dihitung tinggal 2/3 2/3 itu yang dipakai untuk ibadah hanya
Aktivitas dunia yang lainnya jalan-jalan belanja kemudian macet di jalan dan seterusnya totalnya 15 jam 8 jam dipakai tidur 15 jam untuk aktivitas dunia dia hanya punya waktu kurang lebih 2 jam 2 jam ibadah yang dia lakukan itu diniatkan untuk nyari dunia nah terus akhirnya yang dikasih jatah berapa makanya kita sangat heran kalau ada orang misalnya kamu harus rajin salat biar rezekimu lancar Kamu rajin puasa biar nanti utangmu cepat lunas kau harus lakukan ini lakukan ini biar nanti duniamu semuanya lancar itu ibaratnya dia habiskan waktunya untuk kepentingan dunia ibadahnya tinggal 2 jam tapi dipakai untuk nyari dunia terus akhiratnya dikasih jatah berapa kan konsepnya nggak kayak gitu ya kita ini andaikan enggak ada agama yang dipikirkan cuma dunia Allah kasih agama sebagai penyeimbang sehingga manusia dikasih kesadaran ada kehidupan yang kedua pasca ini dan kau harus persiapan nyari bekal untuk itu karena ini lebih panjang tanpa ujung hidup di dunia hanya kurang lebih 670 tahun sesuai dengan umur yang Allah berikan tapi di sana enggak ada ujungnya untuk kehidupan tanpa ujung butuh modal dan bekal yang lebih banyak lalu Allah subhanahu wa ta'ala tunjukkan seperti apa bekalnya cuman yang sangat disayangkan ternyata yang enggak aja ujungnya ini terlupakan makanya Nabi sallallahu alaihi wasallam ketika memberikan nasihat kepada para sahabat berkaitan dengan sedekah walaupun sedikit orientasinya akhirat Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda kita benar walaupun takutlah kalian terhadap neraka walaupun hanya dengan sedekah secuil kurma demikianlah semangat yang diajarkan oleh beliau jadi kalaupun kamu sedekah walaupun hanya secuil Karena niatkan untuk akhirat takutlah kalian terhadap neraka walaupun dengan sedekah sesuai norma sedekah sedikit orientasinya akhirat apalagi yang sedekahnya nilainya banyak
Apalagi yang sedekahnya nilainya apa karena itu Allah sebutkan di surat al-isra ayat 18 mangkana yuridul azilata adzalna lahu limanuridura menghendaki balasan yang disegerakan dan yang dimaksud adalah balasan duniawi maka kami segerakan Dia balasannya di dunia sesuai dengan apa yang kami kehendaki siapa saja yang kami inginkan kemudian kami jadikan untuknya neraka jahanam yang selama yang akan diamakiro dalam kondisi mereka tercela terhina coba kita lihat di sini penjelasan yang disampaikan oleh Al Hafidz Ibnu Katsir dalam tafsirnya beliau mengatakan Allah menyampaikan bahwa semua yang diharapkan oleh manusia terhadap kehidupan dunia itu tidak semuanya diwujudkan oleh Allah namun sebagian diwujudkan sesuai dengan apa yang dia kehendaki bagi siapa saja apa yang diinginkan oleh hamba apa yang menjadi harapan hamba terhadap urusan dunia tidak semuanya diwujudkan oleh Allah namun Allah wujudkan sebagian itupun bagi siapa yang Allah sehingga dari 100 orang semuanya beramal dengan harapan untuk dapat dunia 100 itu nggak semuanya dikasih anggaplah indikasi 60 orang 60 orang ini punya harapan yang beragam tapi harapannya tidak semuanya dikasih anggaplah misalnya masing-masing punya harapan 5 ada yang dikasih tiga ada yang dikasih dua ada yang dikasih cuma satu demikianlah Alquran menjelaskan barang siapa yang menghendaki kehidupan dunia maka kami segerakan balasannya itu pun hanya apa yang kami kehendaki bagi siapa yang kami kehendaki sehingga sangat terbatas sangat terbatas baik sehingga dalam hal ini jamaah bagaimanakah yang beramal namun harapan yang dia inginkan satu-satunya hanya harapan duniawi maka amal yang dia lakukan bisa jadi tidak diterima karena dia salah sasaran sebab dalam beramal Allah hanya menghendaki amal yang ikhlas sekarang kita buat peta yang kedua boleh nggak Pak orang punya keinginan untuk mendapatkan kekayaan duniawi sehingga Dia pengen punya harta yang banyak Dia pingin punya dunia yang banyak dan sesuatu yang mubah bisa berubah hukum tergantung niat Saya ulang ya menjalankan sesuatu yang mubah bisa berubah hukum tergantung jika dia ingin kekayaan dengan harapan agar saya nanti bisa berangkat haji Saya ingin umroh Saya pengin bayar zakat Saya ingin menyantuni anak yatim Saya pengen menyantuni orang miskin di sekitar saya Pak banyak orang yang berharap ingin utang dari saya tapi saya enggak punya duit untuk diutangkan andaikan Saya punya duit saya bisa mengutangi banyak orang enggak dikembalikan enggak apa-apa sudah yang penting mereka tidak sampai melakukan transaksi riba misalnya maka insya Allah dengan niat seperti ini harapan dia jadi sebaliknya ketika dia berniat ingin kaya dan seterusnya hanya sebatas biar status sosialnya naik di masyarakat biar dia punya kehidupan yang
Bin ubadah yang beliau adalah sayyidul hadirat pemimpin suku khazraj Madinah ada berapa suku yang besar 2 1 siapa namanya suku Aus yang kedua suku khazraj said bin ubadah sayidul hajrat memimpin suku khazraj pernah berdoa kepada Allah allahumma aku nggak mau jadi orang miskin dan aku nggak layak jadi orang miskin Ya Allah aku enggak mau jadi orang miskin meskipun takdirnya miskin Insya Allah tidak ya alhamdulillah kenapa beliau berdoa seperti itu enggak mau jadi orang yang kekurangan ada sebagian sahabat yang punya harapan jadi orang yang pas-pasan hidupnya terbatas contohnya Abu Dzar radiallahu anhu beliau pernah mengatakan al-faqqurul al-hab Al Fathul Al habbu ila ya minal Aina Walmart miskin Nabi saya sukai daripada ya itu Abdullah karena bagi beliau ketika saya miskin ketika saya membutuhkan saya lebih bisa khusyuk berdoa kepada Allah anda ketika hidupnya selalu serba nyaman terfasilitasi dengan baik kayak sejak lahir sehingga dia dari mulai lahir sampai gede enggak pernah mengalami situasi enggak mampu mungkin tidak pernah merasakan nikmatnya berdoa yang dirasakan oleh mereka yang punya banyak hutang sampai dia bisa meneteskan air mata Ya Allah nanti duit ya Allah sehingga saat dia berdoa begitu besar ketergantungan hatinya kepada Allah di saat dia membutuhkan pertolongan Allah rasa nikmat gitu nah itu ngejar itu Abu Dzar mengejar bagian ini maka dalam posisi ketika orang itu serba kekurangan kemudian dia punya ketergantungan nanti kepada Allah untuk berdoa kepada allah minta tolong kepada Allah itu bagi sebagian sahabat yang belum tentu bisa dirasakan oleh mereka yang hidupnya selalu nyaman yang tidak pernah di bawah garis kemiskinan makanya beliau mengatakan daripada kaya baik kembali ke sini lalu kenapa saat ini berada berdoa seperti itu karena beliau punya komitmen ingin mencukupi kebutuhan para sahabat Muhajirin ahlussunnah dan keluarga Nabi shallallahu alaihi wasallam sehingga beliau berharap dengan kekayaan yang belum memiliki bisa ngasih makan kepada sahabat-sahabat Muhajirin sahabat Muhajirin itu kan datang dari luar Madinah ke kota Madinah mereka enggak punya keluarga enggak punya rumah sehingga oleh Nabi sallallahu alaihi wasallam disediakan sebuah tempat di salah satu sudut masjid dikasih balkon namanya apa yang tinggal di situ di bawah itu tidur di situ disebut ahlusufah dan jumlah ratusan keluar masuk kadang datang sekian orang kemudian pulang datang lagi sekian orang kemudian pulang itulah tamu-tamunya Madinah dan di waktu itu Pak suasananya enggak seperti kita pak kalau di tempat kita kan karena pecel lele soto lamongan kemudian warung tegal kharisma itu di tempat kita di zaman itu enggak ada Pak kemudian orang buka dodolan warung itu enggak ada maka dari mana mereka bisa dapat makan dari sumbangan sahabat Ansor sehingga di depan masjid Nabawi itu ada sampah orang dulu kalau nyimpan makan di mana ditaruh di ampas seperti nampan tapi terbuat dari bambu lalu digantung di atas biar enggak dimakan kucing biar enggak dimakan ayam biar anak-anak kecil enggak bisa ngambil itu orang dulu di depan masjid Nabawi ada seperti itu gantungan
Naruh makanan siapapun boleh ngambil masalahnya yang ngambil lebih banyak daripada yang naruh di kosong terus nah terkadang mereka naruh kurma di situ mereka naruh zabid anggur kering di situ mereka naruh apa di situ jadi orang-orang yang lagi lapar ngambil makanan di situ dan itu butuh modal maka saat bin ubadah berharap ketika Allah ngasih kekayaan saya bisa mencukupi kebutuhan mereka doanya dikabulkan oleh Allah dan disebutkan dalam sebagian riwayat kalau malam hari para sahabat itu mengundang ashabu suffah pulang ke rumahnya untuk makan sahabat bisa membawa satu orang dua orang tiga orang sangat bin ubadah bisa membawa 80 orang makan di rumahnya malam hari ayo 80 orang ke rumah sekian puluh orang ke rumah makan di rumah itu nggak cuman sekali Pak berhari-hari kayak gitu maka demikianlah seorang sahabat ketika mereka kaya bukan kaya untuk pribadi tapi kaya dalam rangka memberi manfaat bagi umat sehingga kalau orang bertanya boleh nggak Pak kita berharap jadi orang kaya silakan cuman masalahnya apa tujuan mungkin jadi kaya ya biar nanti saya bisa nikah lagi oh itu beda ya beda hukum sudah ya nanti insyaallah kita lanjutkan setelah mendengarkan adzan isya dengan membaca beberapa keterangan ulama berkaitan dengan masalah niat untuk nyari dunia wassala ala nabiyyina Muhammadin wa ala alihi wa sahbihi wasallam
Tadi kita sempat memisahkan perihal masalah ibadah dan urusan dunia kita membahas boleh nggak orang punya harapan dunia jawabannya boleh namun nilai pahalanya tergantung dari niatnya kalau dia berharap dunia dengan niat agar bisa melakukan ibadah dengan hartanya Insya Allah bernilai pahala dan sebaliknya selanjutnya sekarang kita akan membahas tentang ibadah yang diniatkan untuk dunia Bapak Ibu yang dimuliakan Allah saya kasih rincian biar bisa dicatat dengan baik ya ibadah secara umum bisa kita bagi menjadi dua dikaitkan dengan keberadaan urusan dunia di sana saya ulang dikaitkan dengan keberadaan urusan dunia ibadah bisa kita bagi menjadi dua yang pertama ibadah yang sama sekali enggak ada hubungannya dengan dunia contohnya salat sehingga enggak ada Pak penjelasan siapa yang salat maka anaknya makin banyak atau siapa yang salat maka nanti penghasilannya makin besar rezekinya makin luas kami tidak menjumpai seperti itu ya yang kedua ada ibadah yang ketika dilakukan di sana ada manfaat duniawi yang didapatkan misalnya orang jadi adem berarti dingin yang dia rasakan ketika wudhu adalah manfaat duniawi yang dia dapatkan adem karena badan kita tersentuh air ketika wudhu dalam hal ini adalah amalan yang ada sisi manfaat duniawinya contoh yang lain sehat kalau menang maka kaum muslimin dapat apa zonima sehingga dengan jihad bisa menjadi wasilah orang dapat harta berupa zona contoh yang lain puasa puasa terkadang bisa menjadi sebab orang sembuh dari penyakitnya di mana penyakit itu bisa turun dengan cara berpuasa maka puasa ini ada sisi manfaat duniawi selanjutnya berkaitan dengan niat dari tiga dari dua rincian tadi selanjutnya kita pindah ke niat yang pertama apabila ada orang yang beramal apapun wujud amalnya dan dia tidak punya niat kecuali dunia maka dia enggak punya pahala di akhirat baik amal jenis pertama yang enggak ada hubungannya dengan dunia maupun awal jenis yang kedua misalnya orang puasa tujuannya cuman satu biar sehat nggak ada harapan untuk dapat pahala di akhirat maka dia nggak punya pahala sebagaimana disebutkan dalam hadis dari ubayyidin radiallahu anhu yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dan yang lainnya Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda siapa di antara mereka yang melakukan amalan akhirat tapi untuk tujuan dunia pun lahu fil akhirat maka besok di akhirat dia enggak punya jatah besok di akhirat dia nggak punya data Saya ulang siapa di antara mereka yang beramal akhirat beramal akhirat berarti amal apa ibadah tapi untuk tujuan murni dunia maka besok di akhirat kamu ya yang kedua rincian yang kedua ada orang yang beramal jenis yang pertama jenis yang pertama namanya enggak ada hubungannya dengan dunia dengan niat campur ingin salat biar rezekinya lancar jadi ada dua nian di situ
Kenapa karena nggak ada manfaat sisi duniawi untuk salat artinya salat itu kamu harus fokus untuk akhirat tidak nyari yang lain karena tidak ada manfaat sisi duniawi untuk salat yang ketiga orang yang beramal jenis yang kedua amal jenis yang kedua amalan yang punya sisi manfaat dunia dan niatnya campur ingin beramal sekaligus ingin mendapatkan manfaat duniawi misalnya mungkin dia enggak mampir mesin ya tapi karena kepanasan Mas panas apalagi puasa jam 1 dia mampir mesjid dia sisa ngadem sisan salat terus dia wudhu untuk mendinginkan badannya dia berkumur dia mencuci muka dan seterusnya hingga badannya terasa dingin terasa adem dengan kegiatan muda yang dia dapatkan baik driver ini wudhu untuk apa untuk syarat Salat tapi di saat yang sama dia juga wudu biar apa adem yang seperti ini hukumnya boleh sehingga niat duniawi tadi tidak membatalkan amal wudunya paham baik termasuk contoh yang lain ada orang yang berpuasa Pak saya itu punya penyakit misalnya kadar gulanya tinggi nah itu terapinya puasa sehingga kalau saya berpuasa saya sekaligus berharap biar kadar gula Saya turun orang ini masuk Ramadan kemudian dia puasa Ramadan dan dia senang karena saat Ramadan dia bisa berpuasa selama 1 bulan dan sekaligus untuk menurunkan kadar kadar gula berarti niatnya gimana double niat menjalankan kewajiban dan niat menurunkan kadar gula yang seperti ini hukumnya boleh sebagaimana orang sehat dia bersiap dengan niat untuk memperjuangkan Islam dan sekaligus nyari 25 hukumnya boleh sekarang saya bacakan keterangan yang disampaikan oleh al-karoti rahimahullah pernah mengatakan
Bagus untuk nyari ghonimah maka seperti ini tidak membahayakan ibadahnya bahkan tidak diharamkan dengan ijmak ulama karena memang Allah sediakan ghanimah untuk jihad Allah sediakan ghanimah untuk apa jihad sehingga orang yang jihad kalau dia menang dia dapat ghanimah dan itu Allah halalkan maka ketika itu Allah halalkan dijadikan harapan boleh Aulia marah bin minal amrat walaupun
Demikian pula orang yang puasa dengan niat agar badannya sehat atau dengan niat biar penyakitnya hilang yang itu hanya bisa terkikis dengan puasa maka saat dia berpuasa dengan niat campur menjalankan puasa sekaligus untuk mengurangi kadar sakitnya kata beliau semacam ini tidak merusak puasanya lihat semacam ini tidak merusak puasanya hukumnya apa boleh dengan sabda Nabi shallallahu alaihi wasallam Nabi shallallahu alaihi wasallam perintahkan bagi pemuda yang belum sanggup menikah untuk apa puasa tujuannya apa menurunkan syahwat remaja pemuda yang belum sanggup menikah turunkan syahwatnya dengan puasa sebagaimana sabda Nabi shallallahu alaihi wasallam yang enggak mampu nikah silahkan jalani puasa Pak innahullah karena ini bisa menurunkan syahwat berarti puasa dengan double niat niat puasa sekaligus dalam rangka menurunkan syahwat itu bahkan diperintahkan oleh Nabi shallallahu alaihi wasallam wallahualam demikian rinciannya berkaitan dengan niat yang campur antara niat akhirat dengan niat dunia namun kalau dia fokuskan untuk melihat akhirat nilai pahalanya akan lebih besar seperti orang yang sehat fokus untuk akhirat orang yang puasa fokus untuk puasa bahkan nilai pahalanya lebih besar demikian yang bisa kita sampaikan semoga menjadi pengantar yang bermanfaat wassalam Muhammadin wa ala alihi wa sahlihi wasallam
Waalaikumsalam warahmatullah wabarakatuh
Ingin kebaikan di dunia misalnya niatnya apa dimudahkan kerjaan dapat anak yang sholeh dan seterusnya diluaskan rezekinya dan jodohnya ada nggak hubungan antara tahajud dengan bertambahnya rezeki kalau jihad dengan ghoni hubungannya jelas ya kalau kamu menang nanti kamu dapat itu sudah menjadi aturan perang antar agama orang kafir ketika perang melawan kaum muslimin kalau mereka menang mereka akan merampas hartanya kaum muslimin maka demikian pula sebaliknya ketika kaum muslimin yang benar maka kaum muslimin punya hak untuk menikmati harta orang kafir demikian aturan perang tidak hanya berlaku dalam Islam tapi berlaku menjadi konsensus dunia wudu atau mandi misalnya mandi besar ketika hari Jumat di situ ada niat ibadah sekaligus niat beragam bisa biar bersih biar enggak gatelan badannya biar wangi biar adem dan seterusnya ini semuanya dalam niat dunia boleh enggak kayak gini boleh karena ada korelasinya memang orang kalau mandi dia akan seperti itu makanya duniawi seperti ini hukumnya boleh nah sekarang kita lihat apakah tahajud itu ada korelasinya dengan bertambahnya harta bertambahnya anak bertambahnya istri ada hah ada enggak ada ketika tahajud tidak ada korelasi dengan itu maka menjadikan tahajud untuk niat itu enggak boleh karena enggak ada korelasinya beda dengan puasa tadi puasa dengan sehat ada korelasinya enggak ada ya orang yang sakit kanker tertentu itu terapinya puasa sehingga saat dia menjalankan puasa dengan niat ibadah sekaligus biar menurunkan potensi kanker berarti di situ ada niatnya double tidak dilarang karena memang puasanya ada korelasi bisa menurunkan potensi misalnya ada pertanyaan kayak gini Pak kalau kita punya harapan dunia sementara ibadah kita tidak boleh digunakan untuk nyari dunia misalnya puasa biar nanti karirnya naik itu kan enggak ada hubungannya ya rasa dengan karir ada hubungannya nggak ada kalau puasa dengan sehat ya kalau dengan karir enggak ada hubungan nya misalnya kita puasa dengan harapan biar karet kita naik atau kita puasa biar nanti anak kita sukses karena banyak orang tua yang terkadang ada kayak gitu banyak banyak orang tua sampai tirakat dengan harapan anaknya sukses banyak sehingga dia berpuasa untuk tujuan kesuksesan bagi anaknya bukan dirinya tapi sukses anaknya itulah contoh Pak saking semangatnya orangnya di dunia sampai ibadahnya dikorbankan tuh kayak gitu baik terus kalau seperti ini gimana Pak ustaz saya itu pengin anak saya berhasil Saya pingin rezeki saya lancar Saya ingin ini tapi ibadah enggak boleh diarahkan ke situ terus caranya gimana solusinya anda kerjakan ibadah dengan ikhlas lillahi ta'ala dan silahkan minta dunia yang anda inginkan dalam doa sehingga harapan itu diwujudkan dalam bentuk doa ya Allah saya minta ini minta ini minta ini dan seterusnya dan Allah maha kaya untuk memberi apapun yang dia berikan kepada hambaNya sesuai dengan apa yang dia kehendaki maka bukan berarti bahasanya orang kehilangan kesempatan untuk mendapatkan harapan dunia namun jangan korbankan ibadah untuk nyari dunia sedangkan dunia silahkan anda minta kepada Allah melalui doa minta
Sehingga ketika berdoa orang boleh minta
Menyukai hamba Allah kemudian kita berdoa agar ditakdirkan menikah dengannya apakah itu tercela di mata Allah ya sama sebagaimana harapan kita yang lain pada asalnya kita boleh berdoa apapun selama isinya bukan dua hal satu maksiat yang kedua mutu silaturahmi Nabi shallallahu alaihi wasallam pernah mengatakan oleh Allah sepanjang dia tidak meminta yang isinya maksiat Ya Allah mudahkanlah aku untuk minum khamr ya Allah berilah kelancaran bagiku karena saya mau transaksi riba biar nanti utangnya cepet cair ada orang berangkat ke bank dari rumah itu berdoa tawakal semoga nanti ketika bayi checking lulus kepada Allah dengan harapan maksiatnya lancar ini doa maksiat yang kedua mutu silaturahmi kebencian seseorang kepada salah satu anggota keluarganya sudah sampai menyebabkan dia itu berdoa agar putus silaturahmi Ya Allah Saya benci banget sama dia maka matikan Dia segera Ya Allah dan itu contoh doa yang putus nah yang seperti ini enggak boleh sementara untuk hal-hal mubah yang lainnya silakan dan mencari pasangan itu mudah nggak mudah selama tidak melanggar larangan kalau dia non muslim misalnya saya mencintai seorang non muslim Pak ustaz seorang wanita muslimah mencintai non muslim boleh nggak nikah boleh enggak nih kan enggak boleh ada Honda home para wanita muslimah tidak halal bagi lelaki non muslim maka berdoa kepada Allah agar dilancarkan doa maksiat tapi kalau minta kepada Allah berikan hidayah kepadanya Ya Allah agar dia jadi muslim kemudian nikahkan dia denganku silahkan sehingga pakai syarat terpenuhi dulu meskipun belum tentu terwujud makanya barangkali doanya lebih baik adalah Ya Allah berikanlah pasangan bagiku yang lebih baik daripada dia tapi orang kuat Pak ustad dan tresno tuh barangkali Anda enggak ketemu di dunia Anda bisa ketemu di akhirat Masya Allah cinta dunia akhirat silakan
Anda berwasilah dengan ibadah biar doanya mustajab boleh nggak boleh dan itu yang pernah dicontohkannya tiga orang Saleh yang terjebak di dalam gua sehingga misalnya ibu melakukan puasa sunnah Dawud atau puasa sunah Senin Kamis atau yang lainnya dengan harapan punya kesempatan untuk berdoa mustajab karena banyak kesempatan mustajab kita sia-siakan sepertiga malam yang terakhir antara azan dan iqomah sampai masjid sudah satu rakaat ketika puasa sunnah Pak malas Pak puasa dan kesempatanmu saja kita sia-siakan begitu ada temannya mau umroh titip ya tolong dong sehingga dia sendiri punya kesempatan doamu saja enggak dipakai disia-siakan begitu ada orang mau berangkat umroh titip itu nah belum tentu pak dibacakan terus Anda berdoa dalam kesempatan puasa minta agar putrinya segera dipertemukan dengan jodoh insyaallah tidak masalah dan sekaligus diiringi dengan ikhtiar maka contoh ikhtiarnya adalah hadir di kajian mba Karena di sini banyak jomblo mana bikers yang masih jomblo tanda tangan ada lagi silakan langsung saja enggak sampai asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Niatnya pengen ketemu ketemu teman baik
Baik yang pertama kajian dengan harapan pengen ketemu temen antara kajian dengan ketemu teman ada korelasinya nggak ada sehingga misalnya kajian Mba i anda akan ketemu satu komplotan sesama NBI sehingga kalau itu dijadikan niat di samping nyari ilmu juga ketemu teman insyaallah tidak masalah apalagi ketika ketemu teman di situ sifatnya bukan sebatas teman tapi ini adalah untuk membangun persaudaraan dan ukhuwah Islam insyaallah tidak masalah bahkan beberapa masa iya ketika ada orang di batu daurah di Malang atau dauro di Trawas tuh sebagian di antara mereka ngasih pesan seperti itu andaikan kalian hadir di sini enggak dapat ilmu karena mungkin ketika ngaji ngantuk ustaz ngaji ngantuk juga sama seperti jamaahnya andaikan kalian hadir di sini enggak dapat faedah ilmu tapi faedahnya ketemu saudara-saudara kalian sesama dai yang punya misi yang sama untuk memperjuangkan akidah ahlussunnah itu sudah cukup karena ketemu teman seperti ini teman seperjuangan termasuk ibadah Allah subhanahu wa taala besok di hari kiamat membanggakan orang yang bersaudara membangun ukhuwah karena latar belakang kesamaan akidah dalam hadis riwayat Bukhari bisa di hari kiamat Allah berfirman ainal mutahaa bin Ali jali mana orang-orang yang dulu ketika di dunia mereka saling mencintai karena keagunganku saling mencintai karena keagungannya maksudnya gimana dia mencintai karena hubungan agama satu iman satu agama satu akidah satu manhaj dan seterusnya beliau mah Udin luhum bidzin yauma ladzilla illa billi aku akan berikan naungan kepada mereka di hari ini di mana tidak ada naungan kecuali naungan dari itu saya insyaallah ketemu teman dalam rangka untuk menjalin ukhuwah bukan merusak niat beda dengan ketemu istri teman itu beda ya kalau itu enggak boleh ya baik juga berkaitan dengan dzikir pagi dan sore kalau zikir pagi dan sore gimana Pak waktu yang ideal meskipun ulama beda pendapat tentang waktu pagi dan waktu sore itu yang benar yang mana batasannya ulama berbeda pendapat dan pendapat yang benar Allah sebutkan dalam Alquran ada dua ayat yang menjelaskan tentang penempatan dzikir pagi dan sore pertama di surat Thaha ayat 130 WhatsApp sucikanlah dengan memuji namamu qoblatul aisyamsi sebelum terbit matahari Warkop dan sebelum terbenam matahari ini ayat yang pertama surat apa tadi 130 ayat yang kedua ayat 39 bersabarlah kamu terhadap celaan yang mereka ucapkan dan sucikanlah nama robmu sebelum terbit matahari waktu dan sebelum terbenam matahari itu petunjuk Quran berkaitan dengan waktu zikir pagi petang sehingga dijadikan ini yang paling ideal dibaca sebelum terbit matahari dan sebelum maghrib kalau telat gimana Pak baca seingatnya sehingga Pak tadi pagi saya habis subuh tidur lagi bangun-bangun sudah jam 10.00 belum dikir pagi anda baca walaupun sudah siang hal yang sama juga ketika malam ya sore Anda enggak sempat sampai asar sampai magrib Anda belum sempat membacanya silakan bacalah walaupun sudah di waktu malam
Alhamdulillahirobbilalamin, demikian yang bisa kita sampaikan semoga bermanfaat