1

Video Kajian

Tentang Kajian Ini

Kajian pertemuan ke-1 dalam seri Kajian Tematik yang membahas tentang akhlak mulia cermin iman seorang muslim. Ammi Nur Baits, S.T., B.A. memberikan penjelasan rinci terkait topik ini.

2

Ringkasan

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم Akhlak Mulia Cermin Iman Seorang Muslim Ustadz Ammi Nur Baits حَفِظَهُ الله تعالى 🗓️ Ahad, 29 Juni 2025 🏢 Masjid Al Muhajirin, Bojongrenged

Pembahasan kajian di waktu sore ini adalah akhlak mulia cermin iman seorang muslim, kita tahu bahwasanya manusia yang paling mulia Akhlaknya adalah Rasulullah ﷺ

إِنَّكَ لَعَلَىٰ خُلُقٍ عَظِيمٍ Artinya: Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung.[Surat Al-Qalam Ayat 4]

Nabi ﷺ bersabda: إِنَّمَا بُعِثْتُ ِلأُتَمِّمَ صَالِحَ اْلأَخْلاَقِ. “Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak yang baik.”[3] [3] HR. Al-Bukhari dalam al-Adabul Mufrad no. 273

Sehingga akhlaknya beliau ﷺ termasuk mukjizat sehingga akan sulit menyamai akhlaknya beliau, sebagaimana diriwayatkan dari sahabat Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi ﷺ bersabda, عَابَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ طَعَامًا قَطُّ إِنْ اشْتَهَاهُ أَكَلَهُ وَإِنْ كَرِهَهُ تَرَكَهُ “Nabi ﷺ tidak pernah mencela makanan sekali pun. Apabila beliau berselera (suka), beliau memakannya. Apabila beliau tidak suka, beliau pun meninggalkannya (tidak memakannya).” (HR. Bukhari no. 5409 dan Muslim no. 2064)

Bahkan sekalipun ketika makan bawang putih pun beliau ﷺ tidak mencela namun memperingatkannya, Jābir bin Abdillah -raḍiyallāhu 'anhumā

  • meriwayatkan bahwa Nabi ﷺ bersabda,"Siapa yang memakan bawang putih atau bawang merah, hendaknya ia menjauhi kami -atau hendaknya ia menjauhi masjid kami- dan duduk saja di rumahnya." Suatu waktu, Nabi ﷺ pernah disuguhi periuk berisi sayuran hijau, beliau pun mencium baunya lalu menanyakannya. Beliau lantas diberitahu isinya yang terdiri dari sayuran. Maka beliau bersabda, "Dekatkanlah." Yaitu kepada seorang sahabat yang bersamanya. Ketika sahabat itu melihat beliau tidak mau memakannya, beliau bersabda memberitahunya, "Makanlah, sesungguhnya aku berbicara dengan orang yang tidak engkau ajak bicara." [Muttafaq 'alaihi] - [Sahih Bukhari - 855]
  • Akhlak Nabi ﷺ yang sangat mulia diletakkan dalam lingkungan yang akhlaknya rusak dari berbagai sisi, namun Nabi ﷺ mampu mengubah semuanya. Maka bekal akhlak mulia hendaknya dimiliki kaum muslimin dalam rangka mendakwahkan islam.

    Akhlak mulia adalah sebab masuk surga عن أبي هريرة رضي الله عنه قال:سُئِلَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ أَكْثَرِ مَا يُدْخِلُ النَّاسَ الْجَنَّةَ، فَقَالَ: «تَقْوَى اللهِ وَحُسْنُ الْخُلُقِ»، وَسُئِلَ عَنْ أَكْثَرِ مَا يُدْخِلُ النَّاسَ النَّارَ فَقَالَ: «الْفَمُ وَالْفَرْجُ». [حسن صحيح]

  • [رواه الترمذي وابن ماجه وأحمد] - [سنن الترمذي: 2004]
  • Abu Hurairah -raḍiyallāhu 'anhu
  • meriwayatkan,
  • Rasulullah ﷺ ditanya tentang apa yang paling banyak memasukkan manusia ke dalam surga. Lantas beliau menjawab, "Bertakwa kepada Allah dan akhlak baik." Beliau juga ditanya tentang apa yang paling banyak memasukkan manusia ke dalam neraka. Lantas beliau menjawab, "Mulut dan kemaluan."[Hasan Sahih]
  • [HR. Tirmizi, Ibnu Majah, dan Ahmad] - [Sunan Tirmizi - 2004]
  • Sehebat apapun akhlak seseorang namun apabila tidak memiliki iman maka ini sia-sia, sebab iman adalah pondasi amal bagi seorang muslim, sehingga prioritas utama adalah harus memiliki Akhlak Kepada Allah.

    wallahu 'alam

    Mutiara Hari Ini

    Abu Zubair Hawaary

    "Akan datang suatu hari kematian menjemputku, tinggallah segala apa yang telah kutulis. Oh andai saja setiap yang membacanya berdo'a untukku, agar Allah Ta'ala melimpahkan ampunan untukku, serta memaafkan kekurangan dan buruknya perbuatanku."

    QS. Al-Jumu'ah (62:10)

    "Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung."