Kajian tematik ini membahas korelasi antara penyakit hati—khususnya sifat marah dan dendam yang berkepanjangan—dengan kesehatan fisik seseorang, yang puncaknya dapat menjadi sebab kematian. Ustadz Abdurrahman Dani, sebagai pakar Thibbun Nabawi, menjelaskan bahwa emosi negatif adalah racun bagi tubuh dan darah, sesuai dengan tuntunan pengobatan yang diajarkan oleh Rasulullah ﷺ.
Meninggal karena Marah dan Dendam
Kajian Tematik - Ustadz Abdurrahman Dani Hafidzahullahu Ta'ala
1
Video Kajian
Tentang Kajian Ini
Kajian materi ke-1 dalam seri Kajian Tematik yang membahas tentang meninggal karena marah dan dendam. Ustadz Abdurrahman Dani memberikan penjelasan rinci terkait topik ini.
3
Isi Ceramah Lengkap
Pokok Bahasan:
- Penyakit Hati sebagai Akar Penyakit Fisik: Bagaimana rasa marah dan dendam secara medis dan syar'i merusak organ vital (jantung, hati, ginjal).
- Anjuran Syariat untuk Menahan Amarah: Dalil-dalil dari Al-Qur'an dan Sunnah yang memerintahkan kita untuk menahan amarah (Al-Kazhmul Ghaizh) dan keutamaan pemaaf.
- Terapi Ala Nabi untuk Amarah: Langkah-langkah praktis dalam Thibbun Nabawi dan Islam untuk meredam amarah, seperti mengambil wudhu, mengubah posisi, dan memperbanyak dzikir.
- Kisah-kisah Hikmah: Contoh-contoh orang terdahulu yang wafat karena tidak mampu mengendalikan amarah atau dendam, sebagai pelajaran bagi kita.
Mutiara Hari Ini
Abu Zubair Hawaary
"Akan datang suatu hari kematian menjemputku, tinggallah segala apa yang telah kutulis. Oh andai saja setiap yang membacanya berdo'a untukku, agar Allah Ta'ala melimpahkan ampunan untukku, serta memaafkan kekurangan dan buruknya perbuatanku."
QS. Al-Jumu'ah (62:10)
"Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung."